Tailor Made Your Halal Tour

Anda ingin paket tour halal atau paket umroh spesial sesuai yang anda ingin kan sendiri atau Spesial Customize Request / Private Halal Tour

Dengan senang hati Cheria Holiday akan membantu mewujudkannya, silahkan jangan ragu untuk segera menghubungi staf marketing kami.
Melihat Serunya Tradisi Budaya Khas Palangkaraya

Melihat Serunya Tradisi Budaya Khas Palangkaraya

Melihat Tradisi Budaya Khas Palangkaraya Dan Berwisata Seru

Palangkaraya kota yang sangat indah di sini tradisi budaya khas nya masih melekat di kota yang canti ini, bukan hanya kota nya yang cantik wisata wisata di sini juga sangat seru loh seperti Museum Balanga anda akan dapat ilmu dan kenang kenangan seru bila anda berkunjung ke kota ini.

Asal Usul Pahandut


Kampung Pahandut yang merupakan cikal bakal berdirinya Kota Palangka Raya, Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, merupakan salah satu kampung tertua di daerah aliran sungai Kahayan bagian hilir, seperti halnya kampung Maliku, Pulang Pisau, Buntoi, Penda Alai dan Gohong.

Kampung Pahandut
Kampung Pahandut
Diceritakan bahwa terdapat seorang tokoh yang disegani oleh seluruh warga masyarakat Dukuh Bayuh karena mempunyai kelebihan yang sangat menonjol. Sang Tokoh tersebut mempunyai anak- sulung laki-laki yang bernama Handut, dan sesuai adat orang Dayak Ngaju yang menganut "Teknonimi", yaitu pemberian nama kepada ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya, maka tokoh

Desa Bayuh yang "berilmu" itu sangat akrab disapa Bapa Handut atau Pa Handut. Setelah meninggal, guna mengenang dan menghormati sang tokoh yang sangat berpengaruh tersebut, semua warga masyarakat setuju Desa Bayuh diubah namanya menjadi Desa PAHANDUT.

Museum Balanga

Museum menjadi tempat terbaik untuk belajar budaya. Jika ingin mengenal budaya Suku Dayak, berkunjunglah ke Museum Balanga di Palangkaraya. Diresmikan pada tahun 1990, museum yang terletak di Jalan Tjilik Riwut KM 2 Palangkaraya ini memang belum begitu populer. Bahkan masyarakat Kalimantan Tengah pun belum banyak yang sadar akan keberadaannya. Museum yang dikelola oleh pihak Pemrov Kalteng ini menampilkan berbagai koleksi barang hingga sejarah Suku Dayak.

Museum Balanga
Museum Balanga
Mulai dari awal masuk ke ruang pameran, pengunjung akan disuguhkan dengan suasana tradisional ala Suku Dayak. Fase kehidupan seorang Dayak dari awal lahir sampai mati pun diceritakan dengan jelas lewat sejumlah barang yang mewakili. Namun tidak hanya itu, terdapat juga sejumlah alat upacara adat hingga senjata tradisional Dayak seperti Sumpit, Duhung dan Mandau. Tak lupa juga, miniatur Rumah Betang yang merupakan rumah tradisional Suku Dayak yang memanjang dan berbentuk rumah panggung.

Selain itu, dapat dilihat juga ribuan buah senjata sitaan yang digunakan saat terjadi konflik etnis di Sampit pada tahun 2001 silam. Senjata itu pun menjadi saksi bisu dari kejadian berdarah kala itu. Wisatawan yang datang berkunjung juga bisa mampir ke bagian perpustakaan untuk mencari info lebih detil. Jika ingin lebih, bisa juga menyewa jasa pemandu museum. Museum Balanga pun buka setiap hari kecuali Minggu. Pada hari Senin-Kamis buka dari pukul 07.00-14.00 WIB, Jumat pada pukul 07.00-11.30 dan Sabtu pada pukul 07.00-12.30 WIB. Harga tiket masuknya cukup Rp 2.500/orang.

Rumah Sandung

Masyarakat Dayak Kaharingan merupakan masyarakat yang sangat menjaga dan memelihara tradisi tersebut sampai dengan saat ini. Kepercayaan yang dianut sejak dulu adalah Agama Kaharingan. Salah satu upacara ritual adat yang masih dijalankan dan dilestarikan adalah acara memindahkan tulang belulang nenek moyang ke dalam sandung yang dinamakan acaranya dengan Ritul Tiwah.

Sandung berbentuk seperti rumah namun ukurannya kecil bila dibandingkan dengan ukuran rumah yang biasanya. Pada sandung inilah tulang belulang nenek moyang yang telah meninggal beberapa tahun atau bahkan puluhan tahun yang lalu disimpan dengan aman. Pada saat pemindahan tulang ke dalam sandung sarat dengan pembacaan doa-doa yang dilakukan oleh seorang pemimpin Acara Tiwah yang dinamakan dengan basir dan dibantu dengan beberapa fisor.

Rumah Sandung
Rumah Sandung
Bahan untuk pembuatan sandung biasanya berasal dari kayu yang keras sekali seperti kayu ulin (kayu besi) yang sangat kuat terhadap hujan dan panas matahari, ini apabila sandung yang masih belum diberi semacam pendopo untuk pelindungnya dan masih banyak ditemukan pada sandung- sandung yang sudah tua. Namun sandung sekarang sudah diberi atap sehingga dapat terhindar dari hujan dan panas. Dipilih kayu ulin karena umurnya dapat mencapai ratusan tahun.

Pada zaman sekarang sandung juga tidak hanya terbuat dari kayu ulin tetapi sudah banyak yang terbuat dari bahan beton dengan cara dicor. Mengingat mungkin kayu ulin sudah semakin sulit ditemukan akibat semakin berkurangnya hutan Kalimantan dari hari ke hari.

Bukit Tangkiling

Bukit Tangkiling terletak di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Bagi sebagian wisatawan yang pernah atau kerap berkunjung ke tempat ini, pemandangan dari atas Bukit Tangkiling memang lebih indah dinikmati sehabis hujan. Alam di sekitar bukit ini begitu memesona. Bukit Tangkiling yang berjarak 34 kilometer dari pusat Kota Palangkaraya sudah ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan. Anda juga bisa melihat beberapa jenis satwa, melakukan wisata religi, dan menikmati kegiatan outbound.

Untuk mencapai titik pemandangan terindah di Bukit Tangkiling dengan tinggi sekitar 500mdpl Anda harus menempuh setengah jam perjalanan mendaki. Di tempat yang termasuk Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Tangkiling itu, tampaklah ikon Palangkaraya, yakni Jembatan Kahayan, berwarna jingga.

Bukit Tangkiling
Bukit Tangkiling
Di sisi lain terlihat Bukit Baranahu, Kalalawit, Tabala, Tunggal, Bulan, Buhis, Lisin, dan Liau yang masih termasuk kawasan TWA Bukit Tangkiling. Tentunya, Tangkiling merupakan bukit paling populer di kawasan tersebut.

Kisah mengenai asal-usul Bukit Tangkiling mirip dengan Sangkuriang di Jawa Barat. Suasana di Batu Banama memang penuh aura "mistis", hal ini makin diperkuat dengan berdirinya beberapa Pasah Patahu atau rumah-rumahan kecil tempat meletakan sesajen berupa makanan, minuman atau rokok, yang dibangun di sekitar Batu Banama. Bukit Tangkiling ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata terpadu unggulan karena di sana juga terdapat tujuan wisata religi. Biara Pertapaan Karmel dan Pura Hindu Kaharingan dibangun di kawasan itu. Pesona alam kian lengkap dengan kebun binatang mini. Berbagai satwa bisa dilihat, antara lain binturung, landak, dan kera.

Susur Sungai

Wisata susur sungai ini adalah suatu aktifitas yang sangat menyenangkan untuk dijadikan salah satu aktifitas dan tujuan wisata. Sarana transportasi susur sungai ini menggunakan kapal besar, kapal kecil ataupun kelotok wisata yang bersandar disekitar pelabuhan tugu.

Di sekitar pinggiran sungai kahayan yang membelah kota Palangka Raya banyak terdapat Rumah- rumah terapung, toko, warung, dan keramba ikan yang serba terapung. Inilah salah satu daya tarik yang khas dimana kita dapat melihat keseharian kehidupan masyarakat pinggiran sungai yang dinamis dan produktif.

 susur sungai
 susur sungai 
Bila menyusuri sungai ke arah hulu dan melintasi persimpangan antara sungai kahayan dan rungan. Maka akan dilihat hutan-hutan mangrove, semi belantara khas sungai. Dengan beberapa perimata yang kadang terlihat di pinggiran pepohonan sungai seperti bekantan, monyet hutan, burung bangau, biawak dan lainnya.

Adapun Lokasi tempat pelepasan sementara orang utan adalah di hampapak, bapalas dan pulau kaja tangkiling. Rute ketiga tempat inilah yang menjadi tujuan dengan daya tarik yang menarik minat wisatawan lokal, domestik dan mancanegara. Dan beberapa objek seperti pasah keramat, danau takapan, desa wisata petuk katimpun, danau rawet dan lain-lain adalah berada di jalur dari muara sungai rungan hingga ke tangkiling kecamatan bukit batu.

Kampung Lauk

Berkunjung ke Palangkaraya belum lengkap jika belum melihat ikonya yaitu, Jembatan Kahayan dan tetap belum lengkap juga klo belum merasakan rumah makan khasnya. Tidak begitu jauh dari Jembatan Kahayan, cukup melewati jembatan tersebut sambil menikmati pemandangan kota Palangkaraya dari atas jembatan sekitar 5menit ke arah luar kota ada sebuah rumah makan yang cukup unik.

 Kampung Lauk
 Kampung Lauk
Terpampang di depannya tulisan, Kampung Lauk dan tentunya berderet2 mobil. Dari namanya saja kita pasti sudah bisa menyimpulkan kalau rumah makan ini bakal mengkhususkan makanan bernama ikan. Yup, kampung lauk ini khusus menyajikan makanan dari ikan mulai dari Nila, Bawal,Patin, Emas, JelawAt termasuk juga Udang. Ikannya disajikan mulai dari yg digoreng sampai dibakar.

Berada di pinggir sungai Kahayan yang berupa pondok-pondok berpanggung, sehingga kita bisa menikmati aktivitas sungai kahayan, kapal/klotok lewat, pesawat capung mendarat, memancing, dll. Dan yang lebih unik lagi, ikan2nya segar dikarenakan langsung ditangkap di kolamnya baru dimasak, karena sebelumnya lokasi ini tempat pembenihan ikan. Dan uniknya lagi kita bayar ikannya bukan berdasarkan jumlah dimakan, tp berdasarkan berat ikannya.

Taman Naman Nasional Sebangau

Taman Nasional Sebangau memiliki kekayaan keanekaragaman hayati. Hutan ini juga dikenal dengan ekosistem khusus air hitam. Selain menjadi rumah bagi orangutan, Taman Nasional Sebangau juga menjadi habitat untuk 25 jenis mamalia, 116 jenis burung borneo, 36 jenis ikan, serta sekitar 166 jenis flora.

Beberapa fauna penghuni Taman Nasional Sebangau antara lain: orangutan (Pongopygmaeus), beruk (Macaca nemestrina), kelasi (Presbytis rubicunda), bekantan (Nasalislarvatus), beruang madu (Helarctos malayanus), kucing hutan (Felis bangalensis), bajing (Exilisciurus axilis), enggang gunung (A. undulatus), dan masih banyak lagi.

Taman Nasional Sebangau
Taman Nasional Sebangau
Sementara flora yang dapat Anda jumpai ada di taman ini antara lain: jelutung (Dyera lowii), belangeran (Shorea belangeran), pulai (Alstonia angustifolia), pohon ulin, anggrek hitam dan anggrek tanduk rusa.

Pastinya jangan lupa membawa kamera dan teropong. Ada banyak satwa liar lainnya termasuk di sepanjang perjalanan yang menanti bidikan lensa Anda. Beberapa binatang yang mudah ditemui di beberapa lokasi sepanjang sungai adalah bekantan, elang bondol, dan monyet ekor panjang.

Wisata Ke Palangkaraya


Nah wisata ini cocok untuk di jadikan destinasi wisata liburan anda dan keluarga tercinta jadi tunggu apa lagi untuk bergabung bersama Cheria Halal Holiday Dengan Wisata Ke Palangkaraya di jamin wisata anda meyenangkan.



Salam +Cheria Holiday jika berminat hubungi cs kami.
Wisata Menantang Di Jogja

Wisata Menantang Di Jogja

Wisata Menantang Di Jogja

Jogja adalah Daerah Istimewa setingkat provinsi di Indonesia yang merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman. di jogja anda akan menemukan pemandangan yang begitu indah sampai tidak bisa di lupakan dan di sana juga mempuyai wisata wisata yang tentu nya menatang seperti Kawah Sikidang berikut kami simak di bawah,

Dieng Plateau

Dataran Tinggi yang dikelilingi Gunung-gunung Hijau Khas Pegunungan ini namanya kian bergaung, bukan hanya di sebatas negeri sendiri namun juga hingga nun jauh ke negeri seberang. Beberapa wisatawan menyebutnya Surga Tersembunyi di Pulau Jawa. Tentu saja yang dimaksud surga tersebut hanyalah Kiasan untuk menggambarkan Keindahan alam Dieng yang memiliki berbagai Obyek wisata menarik ini.

Dieng
Dieng
Ketinggian Rata-Rata Dataran Tinggi Dieng sekitar 2000m DPL ( diatas permukaan Laut), dengan suhu relatif antara 8-22°C. Di Musim Kemarau, suhu dapat menurun drastis hingga mencapai 0°C di pagi hari sehingga muncul apa yang oleh masyarakat Dieng disebut bun upas ( embun Beku). Bun Upas ini tidak berbahaya bagi manusia namun dapat menyebabkan kerusakan tanaman pertanian.

Dataran Tinggi Dieng terbagi menjadi dua Wilayah Kabupaten. Dieng Kulon masuk Wilayah Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara, Sedang Dieng Wetan masuk wilayah kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo. Banyak Pilihan destinasi yang bisa anda kunjungi di Dieng. Mulai dari Kawah, Telaga, Candi, Bukit dan gunung disekitaran Dieng, masing-masing memiliki daya tarik tersendiri.

Candi Pandawa

Di Dataran Tinggi Dieng terdapat 19 candi tetapi hanya delapan yang masih utuh berdiri. Umumnya Candi-Candi di Dieng memiliki nama sesuai dengan nama tokoh Pewayangan. Sampai hari ini belum diketahui secara pasti siapa yang memberi nama pada candi-candi tersebut.

Kelompok Candi yang terletak di tengah-tengah wilayah Dieng ini dipercaya sebagai candi tertua dibanding candi-candi yang lain. Candi yang dibangun pada masa Dinasti Sanjaya ini konon hanyalah sebagian dari Puing-puing Candi yang dulunya jauh lebih megah dan besar.

Candi Pandawa
Candi Pandawa
Komplek Candi Arjuna terdiri atas lima Candi, empat Candi berjejer menghadap ke arah barat, yaitu; Candi Sembadra, Candi Srikandi, dan Candi Puntadewa, dan satu Candi menghadap ke arah timur, yaitu Candi Semar.

Kelima candi yang berada berdekatan di Kompleks Candi Arjuna memiliki perbedaan bentuk satu dengan yang lainnya. Candi Arjuna, sebagai candi utama, merupakan sebuah candi yang berdenah dasar persegi dengan luas ukuran sekitar 6 m².

Bentuk kelima candi tersebut memiliki ciri masing-masing. Candi Arjuna memiliki dasar persegi dengan luas sekitar 6 meter persegi, atap berbentuke kerucut. Candi Puntadewa, sembadra, dan Srikandi yang terletak disamping Candi Arjuna berbentuk kubus dengan desain yang berbeda satu dengan yang lain.

Kawah Sikidang

Kawah Sikidang Dieng Wonosobo, Wisata Unggulan di Dieng, Tempat Wisata Terindah - Ada berbagai macam tempat wisata di Kawasan Dataran TInggi Dieng. Salah satu obyek wisata di Dieng yang banyak diminati oleh para wisatawan adalah Kawah Sikidang. Bersama dengan Candi Arjuna dan Telaga warna, Kawah Sikidang Wonosobo ini menjadi Destinasi wisata unggulan di Dieng Plateau. Kawah Sikidang merupakan cekungan berisi kawah yang timbul karena aktivitas Gunung Berapi di Dataran TInggi Dieng. Lokasi dari kawah Sikidang ini berada di tanah yang lumayan datar,

Wisata Menantang Di Jogja
Wisata Menantang Di Jogja

sehingga pengunjung dapat dengan jelas melihat gumpalan asap yang keluar dari Kawah Sikidang ini. Hal ini lah yang kemudian menarik perhatian dari para pengunjung karena dapat melihat secara langsung fenomena aneh yang tidak mungkin dapat disaksikan di daerah lain.

Namun perlu diingat bahwa seperti pada kawah-kawah yang lain, Kawah Sikidang ini mengandung kandungan belerang yang tinggi sehingga gah yang keluar juga mengandung belerang sehingga sangat beracun dan dapat berbahaya bagi kesehatan. Untuk tujuan keamanan bagi pengunjung di sekitar kawah Sikidang sudah dibangun pagar yang terbuat dari kayu, yang fungsinya sebagai pembatas agar tidak ada pengunjung yang tercebur dalam kawah atau terkena dampak dari gas beracun Kawah Sikidang. Sebagai tindakan pencegahan sebaiknya anda tidak berada melewati batas pagar kayu serta selalu gunakan masker pelindung hidung yang banyak dijual di sekitar parkiran Kawasan Wisata Kawah Sikidang Dieng.

Telaga Warna

Telaga Warna, merupakan salah satu tempat wisata andalan yang terletak di Dieng wonosobo, jawa tengah. Danau ini mempunyai nama Telaga warna pun bukan tanpa sebab, yaitu karena telaga ini mempunyai warna yang bisa berubah ubah. Telaga ini kadang berwarna hijau, kuning dan pelangi.

Hal tersebut karena telaga tersebut terdapat kandungan sulfur yang cukup banyak dan ketika tersorot sinar matahari maka warna air tersebut akan berubah warna.

Telaga warna juga merupakan telaga terluas yang ada di dataran tinggi diantara telaga telaga yang lain seperti telaga pengilon, telaga merdada dan masih banyak lagi. Telaga warna sendiri mempunyai luas kira 3 kali lapangan sepak bola.

Telaga Warna
Telaga Warna
Telaga warna dieng terletak di ketinggian 2000 meter diatas permkaan laut. Telaga tersebut juga dikelilingi oleh bukit bukit yang indah yang cocok sebagai tempat untuk refreshing. Jika anda ingin mendapat sensai keindahan yang lebih, anda bisa menaiki salah satu bukit yang ada di telaga warana. Dan yang paling populer yaitu bukit ratapan angin. Dari situ lah anda bisa duduk di sebuah batu sambil menikmati telaga warna dari atas bukit.

Waktu yang paling di rekomendsaikan untuk mengunjungi telaga warna adalah pada waktu pagi hingga siang hari. Soalanya kalo anda berkunjung di sore hari kemungkinan kawasan telaga di selimuti dengan kabut. Jika anda berkunjung ke telaga tersebut pada waktu pagi hingga siang maka anda akan bisa melihat telaga yang benar benar berwarna, karena pada waktu tersebut pancaran sinar matahari sedang terik teriknya.

Candi Borobudur

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia,

candi Borobudur
candi Borobudur
sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia. Borobudur adalah salah satu tempat wisata peninggalan sejarah yang mendunia , tidak sedikit wisatawan dari luar negri yang mengunjungi tempat wisata candi Borobudur , bahkan candi Borobudur sudah tidak asing lagi di mata dunia maupun di Indonesia, dengan ke indahan candi yang di buat dengan batu tanpa menggunakan sement, candi Borobudur berdiri tegak dan tidak pernah roboh.

Candi Borobudur sungguh benar-benar ke ajaiban dunia yang berada di Indonesia , dengan ke indahan candi yang mengelilingi bisa menjadikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan candi Borobudur, bahkan setelah keluar dari lokasi candi Borobudur , wisatawan bisa melihat langsung ke ragaman budaya music asli jawa dan dengan ruangan sejarah – sejarah.

Add caption
Bahkan wisatawan di sajikan ke unikan dan kerajinan asli buatan Yogyakarta dengan beraneka ragam bentuk dan barang , wisatawan bisa membeli nya ketika hendak keluar dari lokasi wisata candi Borobudur, bahkan bisa memilih aksesoriess batik dan lainya di lokasi pasar keluar tempat wisata candi Borobudur.

Borobudur merupakan mahakarya seni rupa Buddha Indonesia, sebagai contoh puncak pencapaian keselarasan teknik arsitektur dan estetika seni rupa Buddha di Jawa. Bangunan ini diilhami gagasan dharma dari India, antara lain stupa, dan mandala, tetapi dipercaya juga merupakan kelanjutan unsur lokal; struktur megalitik punden berundak atau piramida bertingkat yang ditemukan dari periode prasejarah Indonesia. Sebagai perpaduan antara pemujaan leluhur asli Indonesia dan perjuangan mencapai Nirwana dalam ajaran Buddha.

Keraton Mangkunegaran

Museum Pura Mangkunegaran (Museum Rekso Pustaka) merupakan tempat dimana kita dapat menggali sejarah tentang abdi dalem Keratonan Surakarta dari Zamannya. Bangunan ini dibangun pada tahun 1757 oleh Raden Mas Said yang dulu dikenal sebagai Pangeran Samber Nyawa. Pura Mangkunegaran terdiri dari dua bagian utama : pendopo dan dalem yang diapit oleh tempat tinggal keluarga raja. Hal yang menarik adalah keseluruhan istana dibuat dari kayu jati yang bulat/utub.

Pendopo disini yaitu sebuah ruangan terbuka yang digunakan oleh para abdi dalem untuk mengadakan latihan pertunjukan tari maupun latihan pertunjukan wayang kulit yang merupakan termasuk kebudayaan asli Jawa dan Jawa tengah Khususnya. Pendopo ini terdiri dari dua tiang penyangga utama yang berfungsi menopang bangunan agar tetap berdiri kokoh.

Museum Pura Mangkunegaran
Museum Pura Mangkunegaran
Dan di dalamnya terdapat beberapa macam gamelan jawa yang sering mereka gunakan. Gamelan-gamelan inilah yang akan mengiringi mereka dalam melakukan pertunjukan kesenian di Pura Mangkunegaran, ada seperangkat gamelan yang dinamai sebagai Kyai Kanyut Mesem.

Pura MangkunegaranNah selanjutnya adalah di dalem, disini dimanfaatkan untuk memajang beberapa lukisan karya dari Basuki Abdullah atau lebih dikenal dengan sebutan Dullah, seorang pelukis terkenal di Solo. Di dalam DALEM terdapat Pringgitan, ruang dimana keluarga menerima pejabat. Ruangan ini juga digunakan untuk mementaskan wayang kulit. Dalem juga digunakan untuk memajang berbagai koleksi barang peninggalan berharga yang bernilai seni dan sejarah yang tinggi. Pura Mangkunegaran dibuka untuk umum setiap hari jam 09.00-14.00, Jumat jam 09.00-12.00, Minggu jam 09.00-14.00. Ada juga beberapa koleksi kereta yang digunakan untuk upacara-upacara tradisional.

Pasar Ansar Antik Triwindu

Nah, bila Anda sedang berada di Solo, sempatkanlah untuk mengunjungi pasar barang antik Triwindu, Solo. Lokasinya persis di depan Mangkunegara. Karena, pasar antik ini lokasinya berada di tengah kota, Anda tinggal naik becak sambil menyebutkan nama pasar tersebut, tukang becak pasti tahu dan langsung mengantarkan Anda kesana.

Suasananya cukup nyaman, bersih dan rapi. Para pedagang juga cukup ramah melayani para pengunjung yang hendak membeli atau sekadar bertanya-tanya. Bagi mereka, melayani pengunjung dengan baik adalah mencerminkan budaya dari orang Solo.

pasar barang antik Triwindu, Solo
pasar barang antik Triwindu, Solo
Layaknya sebuah pasar, hampir setiap hari pasar barang antik ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Turis-turis asing, dari berbagai negara pernah datang kesini. Turis lokal pun tidak mau ketinggalan atau kolektor barang-barang antik juga sengaja datang kesini untuk berburu barang-barang kuno. Tidak jarang beberapa orang ternama juga pernah mampir dan berbelanja ke pasar ini.

ZV Sepertinya pasar barang antik Triwindu ini cukup komplit. Apa yang Anda butuhkan mungkin ada disini. mulai dari mata uang kuno, topeng kayu, keris, seterika kuno, mesin tik, kamera kuno, piring antik, gelas antik, koper berbahan tembaga, yang sangat vintage hingga sepeda atau apa saja yang masuk ke dalam kategori antik.

Jadi, buat Anda penggila barang antik, sangat sayang jika melewatkan lokasi ini tanpa membeli satu atau dua, bahkan lebih barang antik sebagai penambah koleksi Anda. Kalau soal harga, tergantung kepiawaian Anda menawarnya. Karena tidak ada patokan harga khusus disini.

Pasar Batik Klewer

Salah satu yang khas di Pasar Klewer adalah batik. Pasar klewer adalah pasar batik. Image ini sudah melekat dan susah dipisahkan dengan pasar klewer. Kalau masuk pasar ini akan terlihat batik di mana-mana. Model dan coraknya bermacam-macam. Dan yang penting hampir setiap minggu ada model baru. Satu model tidak bertahan lebih dari satu bulan.

Banyak ciri khas batik jawa. Batik dari pesisir seperti dari Pekalongan memiliki motif yang berbeda dengan motif batik dari pedalaman, seperti jogja atau solo. Batik pesisir umumnya berwarna cerah dan banyak kombinasi warna. Batik dari solo berwarna netral dengan kombinasi warna-warna keluarga (analog). Tetapi menunjukkan kewibawaan, keangungan, dan kesatria, tatapi tetap sederhana, Njawani banget.

Seperti yang sudah saya sampaikan di depan, di pasar ini dapat ditemukan batik dengan motiif dari mana saja. Motif solo atau jogja banyak. Motif pesisiran pun banyak sekali. Mode batik sekarang sangat beragam. Kalau jaman dulu hanya untuk ‘jarik’, sekarang digunakan untuk apa saja. Kemeja, celana, piyama, kolor, daster, gamis, baju koko, kaos, selimut, sarung bantal, dan lain-lain. Mulai dari baju bayi, anak-anak, remaja, hingga baju kakek-nenek.

Pasar Klewer Batik
Pasar Klewer Batik
Ini salah satu yang paling menarik di pasar klewer: hardanya super miring alias murah banget. Tapi ada catatannya juga: harus pandai menawar. Harga mulai sepuluh ribuan sampai lima puluh ribuan. Rasanya jarang banget yang harganya di atas 50rb. Sebagai contoh baju hem lengan panjang cuma 35rb. Ini yang kualitas bagus banget. Yang biasa-biasa saja cuma 25rb. Gile murahnya.

Batik dengan kualitas sama kalau di luar pasar klewer bisa di atas 100rb. Di solo grosir saja bisa dua kali lipatnya. Bahkan di toko-toko sekitar alun alun harganya tidak kira-kira. Maklum konsumennya beda.

Meskipun harganya murah, bukan berarti kualitasnya murah. Kualitasnya tidak kalah dengan batik dari butik: Danar Hadi misalnya. Kainnya halus, tidak luntur, dan kalau dipakai dingin.

Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah salah satu kompleks candi yang terkenal di Indonesia dan ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia pada tahun 1991 selain Candi Borobudur. Tidak sama dengan Candi Borobudur yang merupakan candi Buddha, Candi Prambanan adalah sebuah kompleks candi Hindu.

Meskipun demikian, Lokasi keduanya yang berada di Jawa Tengah juga membuktikan bahwa dahulu umat Buddha dan Hindu hidup berdampingan dengan rukun. Kedua candi besar ini juga menjadi bukti kemajuan peradaban manusia pada saat itu karena mampu membangun candi-candi dengan seni arsitektur yang luar biasa tanpa bantuan teknologi canggih.

Kompleks Candi Prambanan juga disebut memiliki seribu buah candi karena adanya cerita rakyat Roro Jonggrang, namun sebenarnya hanya ada sekitar 240 candi di kompleks tempat wisata ini. Tempat wisata ini menghadap timur, tetapi terdapat empat pintu masuk di masing-masing mata angin. Gerbang utama candi ini adalah yang berada di sebelah timur.

Candi Prambanan
Candi Prambanan
Candi ini merupakan persembahan bagi Dewa Siwa yang dalam ajaran Hindu dikenal sebagai Dewa Penghancur. Menurut prasasti Siwaghra yang saat ini disimpan di Museum Nasional Indonesia, nama asli kompleks candi ini adalah Siwaghra yang berasal dari bahasa Sansekerta, yang mempunyai arti Rumah Siwa.

Karena statusnya sebagai candi persembahan untuk Dewa Siwa, maka candi induk di kompleks ini adalah candi Dewa Siwa yang mempunyai tinggi 47 meter. Candi induk ini diapit dua candi yaitu candi Dewa Wishnu dan candi Dewa Brahma yang masing-masing setinggi 33 meter. Candi ketiga dewa ini disebut dengan Candi Trimurti. Di dalam Candi Trimurti terdapat arca masing-masing dewa. Di depan ketiga candi dewa terdapat tiga Candi Wahana yang mewakili kendaraan masing-masing dewa. Wahana Nandi untuk Dewa Siwa, Angsa untuk Dewa Wishnu dan Garuda untuk Dewa Brahma.

Selain candi-candi tersebut, masih ada banyak sekali candi lain di kompleks ini, yaitu Candi Kelir, Candi Apit, Candi Patok, dan Candi Perwara. Semua candi ini mengelilingi Candi Trimurti. Untuk Candi Perwara, peletakan candi dibagi menjadi empat lapisan atau zona yang disebut sebagai gambaran empat kasta manusia dalam ajaran Hindu. Lapisan terluar diperuntukkan untuk sembahyang kasta sudra, lapisan yang lebih dalam untuk waisya dan dua lapisan berikutnya masing- masing untuk ksatrya dan brahmana.

Candi Prambanan
Candi Prambanan
Selain berbagai tipe candi tersebut, di tempat wisata ini juga terdapat relief yang menceritakan tentang dua kisah fenomenal dalam Hindu yaitu Ramayana dan Krishnayana. Relief ini berada di dinding bagian dalam dari pagar yang mengelilingi Candi Trimurti. Relief Ramayana menceritakan tentang perjuangan Rama yang dibantu oleh Hanoman untuk merebut Shinta, istrinya yang diculik oleh Rahwana. Untuk Krishnayana, relief ini menceritakan tentang perjalanan hidup Krishna sebagai awatara atau reinkarnasi dari Dewa Wishnu.

Di kompleks Candi Prambanan terdapat sebuah museum berbentuk rumah joglo. Museum ini berisi koleksi benda-benda yang berhasil ditemukan di sekitar candi dahulu seperti arca dan bebatuan purbakala.

Keratom Yogyakarta

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat atau sering juga di sebut keraton jogja merupakan istana resmi dari Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang ada dan berlokasi tepat di jantung kota Yogyakarta. Walaupun kesultanan Ngayogyakarto sidah secara resmi bergabung ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 1950, namun di komplek keratin Ngayogyakarta ini masih tetap berfungsi sebagai rumah/tempat tinggal sultan dan di dalam rumah tangga istananya sampai saat masih menjalankan tradisi kerajaan kesultanan . Kraton ngayogyakarta ini kini juga merupakan salah satu objek wisata yang favorit dan paling sering dikunjungi para wisatawan saat berkunjung di kota Jogja.

Sebagian besar kompleks kraton juga merupakan museum yang menyimpan berbagai macam koleksi benda benda kuno milik kesultanan, juga termasuk berbagai pemberian yang diberikabn oleh raja-raja Eropa, pada replika pusaka keraton,terdapat sebuah kereta kencana dan alat musik gamelan. Dari segi bangunannya sendiri, di keraton ini merupakan salah satu contoh bangunan arsitektur istana Jawa yang mempunyai kualitas terbaik, memiliki beberapa balairung mewah,

lapangan serta paviliun yang lumayan luas. Kraton Yogyakarta ini didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I di tahun 1755. Lokasi keraton ini konon katanya dulunya merupakan bekas sebuah pesanggarahan yang bernama Garjitawati. Pesanggrahan ini juga digunakan untuk tempat istirahat iring-iringan jenazah raja-raja Mataram yang saat itu akan dikebumikan di daerah Imogiri..

Keraton Ngayogyakarta
Keraton Ngayogyakarta
Dan ada juga alun-alun Kidul , alun alun tersebut merupakan alun-alun di bagian Selatan Keraton jogjakarta. Alun-alun Kidul juga sering disebut sebagai Pengkeran. Pengkeran itu sediri berasal dari kata pengker atau bentuk bahasa karma/ bahasa jawa halus dari mburi (yang dalam bahasa indonesia berarti “belakang” ).

saat ini kraton ngayogyakarta banyak dikunjungi oleh wisatawan local maupun asing yang ingin mengetahui sejarah karena di tempat ini kita dapat melihat barang yang sangat bersejarah dan merupakan koleksi asli dari keraton Yogyakarta, seperti kereta kencana para raja Yogyakarta pada zaman dahulu, koleksi lukisan lukisan bersejarah yang memiliki nilai historis tinggi, dan benda benda pusaka seperti keris, tombak dilengkapi dengan nama-namanya, perangkat musik seperti gamelan dan gong.

Dan disini juga anda bisa puas berfoto ria dengan background benda-benda koleksi keraton Yogyakarta yang terdapat di dalam museum dan tentunya tidak bisa orang lain dapatkan di tempat tempat lainnya . untuk dapat mengambil foto di lingkungan keraton sepuasnya, Anda harus membayar tiket izin/ charge untuk mengambil gambar di sekitaran istana seharga Rp.1000,-. Sangat murah sekali bagi wisatawan yang hobi berfoto foto di area museum.

Selain pengunjung dapat melihat langsung bagaimana para abdi dalem di keraton Yogyakarta menyambut para pengunjung dengan ber busana ala adat Keraton Jogja, Anda pun juga bisa melihat pagelaran pentas seni tradisional yang selalu digelar setiap hari untuk para wisatawan.

Istana Air Taman Sari


Satu dari sekian banyak tempat wisata sejarah yang ada di Yogyakarta adalah Istana Air Taman Sari Yogyakarta yang terletak di Jalan Taman, Yogyakarta. Taman Sari terletak sangat dekat dengan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 15 menit dari alun-alun utara keraton. Tempat ini dulunya merupakan tempat rekreasi bagi keluarga kerajaan sekaligus sebagai benteng pertahanan yang dibangun pada tahun 1758-1765 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I. Sekarang, Istana Air Taman Sari merupakan salah satu cagar budaya di Yogyakarta yang telah menjadi tempat wisata populer di kota ini.

Istana Air Taman Sari
Istana Air Taman Sari
Bangunan yang mempunyai luas awal 10 hektar ini mempunyai 57 bangunan, yang terdiri dari kompleks kolam pemandian, danau buatan, pulau buatan, jembatan gantung, kanal air, taman, lorong bawah tanah, serta beberapa gedung dengan arsitektur Eropa, China, Jawa, Hindu, Buddha, dan Islam. Pembangunan Istana Air Taman Sari ini dibiayai oleh Tumenggung Prawirosentiko, yang merupakan Bupati Madiun dan menggunakan jasa Demang Tegis, seorang arsitek dari Portugis. Saat ini, luas Istana Air Taman Sari sudah berkurang drastis karena beberapa kompleksnya telah dijadikan pemukiman penduduk.

Kerajinan Perak Kotagede

Lokasi pengrajin perak ada di hampir setiap sudut Kotagede, Yogyakarta. Mulai dari pasar Kotagede hingga Masjid Agung dan bekas Istana Mataram Islam. Kerajinan perak Kotagede merupakan budaya turun temurun yang pada awalnya berupa kerajinan emas, perak dan tembaga. Pada akhirnya, kerajinan peraklah yang berkembang.

Produksi kerajinan perak Kotagede sudah diekspor ke manca negara terutama Eropa. Barang-barang tersebut berupa benda-benda keperluan rumah tangga orang Eropa seperti tempat lilin, perabot makan dan minum, serta perhiasan gaya Eropa dengan motif tradisional Kotagede.

Seni kerajinan perak Kotagede muncul bersamaan dengan Kerajaan Mataram Islam pada abad ke-16. Pada masa pemerintahan Panembahan Senopati, abdi dalem kriya diperintahkan untuk membuat perhiasan dari emas dan perak. Kemudian di masa pemerintahan Sultan Hamengku Buwono VIII, beliau sangat terpikat dengan keindahan kerajinan logam ini kemudian memerintahkan abdi dalem kriya untuk meneruskan dan mengembangkan seni kerajinan logam tersebut.

Kerajinan Perak Kotagede
Kerajinan Perak Kotagede
Salah satu perusahaan pengrajin perak di Kotagede adalah Bapak dan Ibu Harto Suhardjo, yang memang sangat tertarik dengan perhiasan sehingga membuka toko pertamanya dengan nama “Terang Bulan” pada tahun 1950.

Usahanya memproduksi perhiasan perak yang unik-unik. Beberapa tahun kemudian, nama usahanya berubah menjadi HS Silver, yang merupakan inisial namanya. HS Silver menawarkan perhiasan bermotif Jawa. Pada tahun 1975, mereka membuka cabang pertamanya di Denpasar, Bali Motif kerajinan perak Kotagede biasanya bercorak tumbuh-tumbuhan, motif daun dan bunga

teratai. Ciri khas yang tetap dipertahankan adalah pengerjaan produksi kerajinan secara manual dengan tetap mengandalkan ketrampilan tangan. Baik kerajinan perak lempengan atau kerajinan perak filigri (seutas kawat perak tipis dipilih satu persatu dan dirangkai sedemikian rupa untuk memperoleh bentuk yang dikehendaki) dikerjakan dengan penuh ketelitian. Sebagian lagi memerlukan proses yang berbeda, misalnya dengan melalui proses pembakaran untuk memperoleh perak bakar yang juga banyak digemari.

Tour Ke Jogja

Bukankah wisata ini sangat cocok untuk anda yang sangat suka untuk berpetuwalangan pasti wisata ini sangat menantang buat anda, jika anda kesana anda tidak akan merasa meyesal karena di sana pemandangannya begitu indah, jangan lupa untuk mengajak kerabat terdekat anda yang suka berpetuwalangan seperti anda dan menghabiskan waktu liburandan di Wisata Ke Jogja bersama Cheria Halal Holiday.


Salam +Cheria Holiday jika berminat hubungi cs kami.
9 Wisata Alam Sumbawa, Yang Membuat Anda Jatuh Hati

9 Wisata Alam Sumbawa, Yang Membuat Anda Jatuh Hati

9 Wisata Alam Sumbawa, Yang Membuat Anda Jatuh Hati


Wisata sumbawa adalah wisata yang sanggat menarik perhatian anda untuk dijadikan sebagai referensi liburan bersama keluarga, anda akan melihat alam-alam yang sanggat indah dan menawan sekali yang akan membuat Anda terpikat untuk menjelajahi Sumbawa. Disana Anda juga akan menemukan pantai-pantai yang tak kalah berbeda loh! sebagai berikut :

Wisata Menarik Alam Sumbawa


Pulau Paserang

Pulau Paserang
Pulau Paserang

Pulau Paserang memiliki pemandangan dan pantai yang tidak kalah menarik. Keindahan bawah lautnya sangat sayang untuk dilewatkan. Berbagai jenis ikan dan terumbu karang siap memanjakan wisatawan yang ingin menyelam. Saat sampai di pulau ini, pengunjung akan disambut oleh hamparan pasir putih.

Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan di pulau cantik ini. Pengunjung dapat mengitari dan menjelajahi pulau, hingga menemukan laguna (danau air tawar) tepat di sekitar pulau, lalu menyaksikan matahari terbit dan tenggelam dari atas bukit, sampai mencari ikan atau kerang untuk dimakan. Pengunjung juga dapat mendirikan tenda dan bermalam di dalam suasana yang sangat mengasyikkan.
Melihat Bawah Laut Pulau Paserang
Melihat Bawah Laut Pulau Paserang

Bukan hanya itu saja, pengunjung juga dapat bermain dengan ikan-ikan kecil, penyu dan lainnya saat menyelam. Tidak perlu jauh dari bibir pantai, di tepi pantai pun pengunjung sudah menemukan pemandangan bawah laut yang sangat cantik. Jangan pernah lupa dengan kamera bawah laut, serta alat menyelam lengkap dengan sepatu katak dan maskernya jika tidak ingin melewatkan keindahan terumbu karang dan cantiknya ragam biota laut Pulau Paserang.

Pulau  Kenawa

Pulau Kenawa
Pulau Kenawa

Pulau Kenawa merupakan sebuah pulau kecil yang berada di Kabupaten Sumbawa Barat. Dari kejauhan, pulau ini terlihat begitu cantik dengan warna hijau yang begitu dominan. Ya, Pulau Kenawa merupakan sebuah pulau kecil yang dipenuhi oleh padang rumput. Di tengah-tengah pulau ini ada gundukan bukit tempat dimana kita bisa menyaksikan keindahan pemandangan laut di sekitarnya.

Pulau ini tidak berpenghuni. Perjalanan ke Pulau Kenawa dapat dimulai dari Pelabuhan Pototano di Sumbawa Barat. Perjalanan ke Sumbawa Barat sendiri bisa dimulai dari Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur.

Untuk menuju ke Pulau Kenawa kita bisa menyewa perahu dari para nelayan di Pototano karna belum ada kapal khusus yang membawa ke Pulau Kenawa Pulau Kenawa dikelilingi oleh pantai berpasir putih dengan ombak yang cenderung tenang. Para pantai yang dalamnya tidak seberapa. Beberapa meter dari bibir pantai kita sudah bisa menikmati keindahan bawah laut di Pulau Kenawa.

Tiga Gili Sumbawa


Obyek wisata tiga pulau atau tiga gili yakni Gili Bedil, Temudong dan Keramat, yang terletak di Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa ini selalu ramai dikunjungi wisatawan baik lokal maupun wisatawan mancanegara, untuk mengisi liburan bersama teman dan keluarga.

Gili pertama yang bisa kita kunjungi adalah Gili Bedil. Perjalanan menuju Pulau Bedil bisa ditempuh menggu akan berbagai jenis kendaraan, selama satu jam dari Kota Sumbawa Besar dan satu jam dari pelabuhan penyeberangan Poto Tano, Sumbawa Barat.

Saat kita tiba, maka keindahan dasar laut jelas terlihat dari atas perahu serta hamparan pasir putih yang begitu indah. Keindahan pulau mungil ini biasanya dimanfaatkan oleh para wisatawan untuk foto bareng di pantai pasir putih serta di bawah pohon kelapa yang banyak terdapat di tengah pulau.

Setelah sekitar dua jam berada di Gili Bedil, maka perjalanan kembali dilanjutkan ke pulau kedua yakni Pulau Temudong. Perjalanan dari Bedil ke Temudong hanya ditempuh selama lima belas menit. Di pulau Temudong ini juga tidak kalah menarik, para wisatawan di lokasi ini bisa menghabiskan waktu di pantai pasir putih serta melihat-lihat keindahan terumbu karang di dasar laut.

Setelah mengunjungi Gili Bedil dan Temudong, maka perjalanan terakhir menuju Gili Kramat. Di lokasi ini wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan hamparan ilalang yang luas. Cukup membayar Rp250.000 untuk satu speed boat, kita bisa mengelilingi tiga gugusan pulau indah ini.

Wisata Pulau Moyo


Air TerjunMata Jitu


Karakteristik air terjun ini sendiri terbilang unik dan sangat berbeda dari air terjun biasanya. Airnya sangat bersih terlihat biru muda seperti air laut. Batu-batu di sekitar air terjun bukan batu padat melainkan batu kapur. Keindahan air terjun berundak-undak ini tidak hanya pada air yang turun dari atas. Bebatuan yang telah terbentuk sejak ribuan tahun lalu juga dapat disaksikan di sini.
Air Terjun Mata Jitu
Air Terjun Mata Jitu

Keindahan Air Terjun Mata Jitu ini sudah terkenal hingga ke manca negara. Bahkan, mendiang Putri Diana pernah berkunjung ke air terjun ini. Hingga mendapat julukan “Queen Waterfall”. Kebersihan di Air Terjun Mata Jitu terlihat sangatlah terjaga. Karena larangannya untuk tidak mandi disitu sangatlah dipatuhi sekali, sehingga membuat airnya sangat jernih dan bersih.

Air Terjun Diwu Mbai


Hijaunya pepohonan yang mengelilingi tempat wisata air terjun ini menciptakan suasana asri serta menjadi daya tarik tersendiri saat sampai di Air Terjun Diwu Mbai. Tiga gundukan yang merupakan ciri khas dari Air Terjun Diwu Mba;i ini menjadikan tempat ini sangat cantik untuk dinikmati.

Menurut cerita masyarakat setempat, dahulu banyak terdapat binatang buaya di sekitar air terjun ini. Sebab itu, air terjun ini sering sekali disebut juga dengan sungai buaya. Namun, anda tidak perlu kawatir jika sedang bermain dan juga menikmati air terjun satu ini, karena buaya yang dahulu kala menempati lokasi air terjun ini sudah tidak pernah ditemukan lagi.

Berayun-ayun dengan seutas tali yang diikatan di sebatang pohon layaknya seorang Tarzan akan menambah keseruan anda ketika berkunjung ke lokasi wisata air terjun ini. Dibutuhkan keberanian lebih untuk melakukan sebuah lompatan dari atas air terjun dengan ketinggian hingga mencapai 5 (lima) meter ini. Bergelantungan dan juga mengakhirinya dengan terjun tepat ke tengah kolam sungguh pengalaman yang sulit untuk dilupakan.

Takat Sagale


Pulau Moyo memang memiliki spot snorkeling yang banyak dan indah. Salah satunya di Takat Segele. Ribuan ikan berwarna-warni bisa Anda lihat saat melakukan snorkeling ataupun diving. Jarak tempuh Takat Segele hanya memerlukan waktu 20- 30 menit dari Dermaga Labuan Aji, Pulau Moyo.
Takat Segele
Takat Segele

Ketika Anda masih berada di kapal, dari kejauhan akan Nampak seperti gundukan karang putih. Tumpukan tersebut merupakan pecahan karang-karang karang yang hancur akibat pengeboman ikan di tempat ini.

Jangan lupa membawa kamera underwater untuk mengabadikan diri saat snorkeling dan bertemu bersama ikan warna-warni. Jika ingin berkunjung ke pulau Moyo, bulan yang paling tepat yaitu Juli hingga Agustus karena gelombang ombak laut yang masih tenang.


Pulau Satonda


Pulau satu ini merupakan sebuah daratan yang terbentuk oleh letusan gunung api dari dasar laut jutaan tahun lalu. Di daerah pesisir Pulau Satonda, Anda akan mendapati hamparan pasir putih pantai yang bersih dan mempesona. Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat melakukan berbagai aktivitas snorkeling atau diving untuk melihat ragam terumbu karang indah serta fauna dasar lautnya.
Pulau Satonda
Pulau Satonda

Daya tarik utama di Pulau Satonda adalah danau air asin yang hanya berjarak 200 meter dari tepi pantai. Padahal, danau tersebut tidak memiliki jalur atau celah sama sekali yang terhubung dengan laut. Uniknya lagi, riak air danau seolah bergerak seiring pasang-surutnya air laut yang mengepung Pulau Satonda itu sendiri. Sungguh suatu fenomena alam yang mengesankan.

Awalnya Danau Satonda merupakan danau air tawar seperti kebanyakan danau di tengah pulau lainnya, namun letusan Tambora mengakibatkan tsunami dan mengubahnya menjadi danau air asin. Karena kadar keasinannya yang cukup tinggi, tidak banyak jenis ikan atau biota air lainnya yang hidup di danau ini.

Pantai Tanjung Pasir


Pantai Tanjung Pasir memiliki keindahan bawah laut yang luar biasa. Terumbu karangnya masih sangat terjaga. Jika Anda penghobi diving, pantai ini wajib menjadi destinasi liburan Anda di Pulau Moyo, Sumbawa, Nusa Tengara Barat.

Sesampainya Tanjung Pasir yang terlihat adalah hamparan pasir putih yang menjadi lanskap utama pantai ini. Gugusan bukit mewarnai panorama di sekeliling pantai tersebut. Perairannya sangat tenang. Tak ada ombak yang menghempas, berbeda dengan perairan Labuhan Aji yang sangat ganas. Hal ini disebabkan karena Tanjung Pasir berada sebelah timur pulau.

Begitu Anda menyelam, maka terlihatlah aneka warna terumbu karang masih sangat terjaga. Ikan- ikan di Tanjung Pasir pun memiliki habitat yang sempurna. Itu sebabnya saat diving Anda akan dikerumuni hewan air yang lincah berlarian kesana kemari. Tanjung Pasir terletak di ujung selatan Pulau Moyo. Untuk mencapai Tanjung Pasir diperlukan waktu sekitar 45 menit sampai 1 jam perjalanan dari Ai Bari. Ai Bari adalah titik terdekat dari Tanjung Pasir dan berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Sumbawa Besar.

Destinasi Wisata Menarik Sumbawa


Destinasi bagi anda yang sanggat suka jalan jalan denggan melihat alam alam yang menarik dan cukup menawan sekali, Cheria Holiday menghadirkan Paket Wisata Sumbawa yang menarik untuk liburan bersama keluarga tercinta.



Salam +Cheria Holiday, Jika berminat hubungi segera cs kami.

Menikmati Indahnya Pulau Di Labuan Bajo

Menikmati Indahnya Pulau Di Labuan Bajo

Menikmati Indahnya Pulau Di Labuan Bajo

Labuan Bajo adalah salah satu desa dari 9 desa dan kelurahan yang berada di kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. di sini anda akan menemukan berbagai objek wisata yang begitu indah dan menarik, anda tidak akan pernah melupakan ke indahan di Labuhan Bajo.

Pulau Rinca

Pulau yang merupakan salah satu bagian dari gugusan kepulauan komodo ini, ternyata juga merupakan habitat asli komodo dengan populasi terbanyak kedua setelah pulau Komodo. Meskipun luasnya lebih kecil dibandingkan dengan Pulau Komodo, populasi komodo sekitar 1500-an akan lebih mudah ditemui di Pulau Rinca dibandingkan dengan di Komodo.

Letak Pulau Rinca sendiri lebih dekat dari Labuan Bajo jika dibandingkan dengan Pulau Komodo, dengan titik tertinggi pulau ini berada di Doro (Gunung) Ora dengan ketinggian sekitar 670 mdpl. Tak hanya komodo saja, di pulau ini juga hidup berbagai jenis binatang seperti komodo, babi liar, kerbau dan burung.

Pulau Rinca
Pulau Rinca
Tersedia pilihan jalur trekking yaitu mulai dari trekking pendek, medium hingga yang panjang. Pengunjung bebas menentukan sendiri pilihan rute tersebut, disesuaikan dengan kondisi fisik demi keselamatan dan meminimalisir resiko di lapangan nantinya. Di sepanjang jalur trekking, pengunjung akan ditemani oleh pemandangan indah berupa jajaran perbukitan dan hamparan laut biru.

Tak hanya itu saja, Pulau Rinca juga menawarkan para pengunjungnya untuk ikut dalam melestarikan lingkungan dengan program penanaman tanaman bakau. Uniknya, bibit bakau dapat diberi label sesuai nama kita dan nantinya apabila pengunjung berkunjung lagi ke Pulau Rinca dapat mengetahui perkembangan pohon bakau sesuai dengan namanya.

Pulau Kalong

Pulau Kalong adalah salah satu pulau di Taman Nasional Komodo yang berada diantara Pulau Rinca dan Pulau Papagarang. Seperti namanya, Pulau yang memiliki luas sekitar 5 hektar ini merupakan salah satu habitat kalong atau kelelawar yang ada di Labuan Bajo. Pulau ini dihuni oleh ribuan atau bahkan mungkin jutaan Kalong yang hidup diantara pohon bakau yang tumbuh di pulau tersebut.

Kalong-kalong yang berada di Pulau Kalong tersebut akan keluar mencari makan apabila senja datang. Matahari terbenam merupakan saat bagi mereka untuk keluar sarang. Beramai-ramai dengan suara yang riuh, terbang di atas air laut yang bersinar keemasan tertimpa sinar matahari senja. Kalong-kalong tersebut terbang kearah Timur dan baru akan kembali keesokan paginya.

Pulau Kalong
Pulau Kalong
Pulau Kalong yang terletak sekitar 8 km dari Pelabuhan Labuan Bajo ini bisa ditempuh melalui perjalanan laut selama kurang lebih 35 menit dengan menggunakan speedboat. Wisatawan bisa memasukan Pulau Kalong di daftar destinasi kunjungan paket trip Sailing Komodo. Untuk rutenya bisa disesuaikan dengan jadwal trip.

Tidak akan ada sesal ketika mengunjungi pulau ini. Keajaiban pulau ini akan nampak saat senja menjelang. Ribuan kelelawar yang dominan berwarna hitam dengan berbagai ukuran akan memenuhi langit Kepulauan Komodo dalam balutan sinar jingga matahari senja. Mereka terbang bebas di atas perairan yang membiaskan sinar kuning keemasan.

Pulau Komodo

Pulau Komodo terletak di Kepulauan Nusa Tenggara. Pulau Komodo dikenal sebagai habitat asli hewan komodo. Pulau ini juga merupakan kawasan Taman Nasional Komodo . Pulau Komodo berada di sebelah barat Pulau Sumbawa, yang dipisahkan oleh Selat Sape, termasuk wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Selain komodo, pulau ini juga menyimpan eksotisme flora yang beragam, pohon kayu sepang yang oleh warga sekitar digunakan sebagi obat dan bahan pewarna pakaian, pohon nitak (sterculia oblongata) ini di yakini berguna sebagai obat dan bijinya gurih dan enak seperti kacang polong Pulau Komodo sangat mengesankan , menelusuri pulau yang eksotis, menyelami birunya laut, dan bermandikan cahaya mentari sambil melihat jejak-jejak kehidupan masa lalu yang terpelihara dan akan menjadi bagian dari ragam keindahan Indonesia.

Taman Nasional Komodo Meliputi Pulau Komodo, Rinca and Padar, ditambah pulau-pulau lain seluas 1.817 persegi adalah habitat asli komodo.

Pulau Komodo
Pulau Komodo
Taman Nasional Komodo didirikan pada 1980 untuk melindungi kelestarian komodo. Tak hanya hewan langka tersebut, Taman Nasional Komodo juga untuk melindungi berbagai macam tumbuh- tumbuhan dan satwa, termasuk binatang-binatang laut.

UNESCO mengakui sebagai Situs Warisan Dunia pada 1986. Bersama dua pulau besar lainnya, yakni Pulau Rinca dan Padar, Pulau Komodo dan beberapa pulau kecil di sekitarnya terus dipelihara sebagai habitat asli reptil yang dijuluki “Komodo”.

Panorama savana dan pemandangan bawah laut merupakan daya tarik pendukung yang potensial. Wisata bahari misalnya, memancing, snorkeling, diving, kano, bersampan. Sedangkan di daratan, potensi wisata alam yang bisa dilakukan adalah pengamatan satwa, hiking, dan camping. Mengunjungi Taman Nasional Komodo dan menikmati pemandangan alam yang sangat menawan merupakan pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan.

Pink Beach

Dinamakan Pantai Pink karena memang pasir pantainya berwarna merah muda (pink). Namun masyarakat setempat lebih suka menyebutnya Pantai Merah, dan sementara para wisatawan asing lebih suka menyebutnya Pink Beach. Pasirnya yang berwarna pink dan juga sangat lembut ini akan tampak lebih jelas disaat pasirnya tersapu ombak.

Beberapa berpendapat bahwa warna pink berasal dari pecahan karang berwarna merah yang sudah mati dan memang banyak ditemukan di pantai ini. Pendapat lain menyebutkan warna pink pada pasir Pantai Pink adalah karena adanya hewan mikroskopik bernama foraminifera yang memproduksi warna merah atau pink terang pada terumbu karang.

Pink Beach
Pink Beach
Tidak hanya kondisi pantainya yang cantik, kehidupan bawah laut di Pantai yang satu ini juga menyimpan keindahan dan kekayaan yang menarik untuk diselami. Oleh karenanya, snorkeling atau diving adalah aktivitas yang tidak boleh dilewatkan begitu saja saat mengunjungi pantai cantik ini. Arus di pantai ini terkenal cukup kuat. Hal itu dikarenakan adanya pertemuan air laut tropis dari utara dan air laut dari selatan.

Saat melakukan kegiatan wisata di pantai ini agar selalu hati – hati, karena pantai yang tak berpenghuni ini merupakan habitat asli komodo. Waspadalah saat melihat hewan yang satu ini disekitar pantai, karena komodo merupakan binatang liar yang sewaktu – waktu dapat membahayakan. Oleh karena itu, lebih baik menyewa jasa pemandu yang sudah berpengalaman saat mengunjungi pantai ini.

Di Pantai Pink ini fasilitasnya masih sangat minim sekali dan bahkan bisa dibilang tidak ada. Disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman yang cukup karena tidak terdapat warung di pantai ini. Selain itu bawa juga berbagai macam kebutuhan yang diperlukan saat berkunjung kesana. Diantaranya yaitu sunblock, topi, kacamata hitam, obat – obatan pribadi, dan juga kamera tentunya.

Gua Batu Cermin


Berada disebuah bukit batu yang gelap di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Gua Batu Cermin terlihat sangat indah dan eksotis karena masuknya sinar matahari melalui lubang dan memantul di dinding batu yang seolah-olah mereflesikan cahaya kecil ke area lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin.

Gua Batu Cermin
Gua Batu Cermin 
Perlu Anda ketahui bahwa kilauan yang ada pada stalagtit dan stalagmit ini disebabkan oleh kandungan garam di dalam air yang mengalir pada saat turun hujan. Hal inilah maka gua yang sangat indah dan eksotis ini dinamakan Gua Batu Cermin oleh masyarakat setempat. Gua ini juga memiliki hutan dimana Anda dapat menemukan Kera Ekor Panjang dan Babi Hutan di alam bebas.

Ditemukan pertama kalinya oleh Theodore Verhoven, Seorang pastor Belanda dan juga seorang ahli arkeolog pada tahun 1951. Verhoven juga mengatakan bahwa dulunya Pulau Flores berada di dasar laut. Pernyataan ini berdasarkan pada penemuan koral dan fosil satwa laut seperti fosil kura-kura yang menempel pada dinding Gua Batu Cermin Labuan Baju saat ia menemukan gua ini.

Desa Melo

Kampung melo adalah sebuah desa adat yang berada di Manggarai Barat. Letaknya sekitar 40 km dari Labuan Bajo. Jika dicapai dengan menggunakan kendaraan, perjalanan akan menghabiskan waktu sekitar 45 menit. Desa ini tidak terletak di tepi jalan, melainkan harus masuk ke dalam dahulu.

Kampung ini berada di bukit dengan pemandangan lembah nan indah. Paling pas menikmati pemandangan dari pelataran kampung. Karena Kampung Melo memiliki denah yang cukup unik. Pintu masuk kampungnya merupakan pelataran luas seperti layaknya ruang tamu di dalam sebuah rumah. Di sana ada satu rumah besar yang biasa jadi pertemuan. Di pelataran terbuka itu, ada meja dengan beberapa kursi yang terbuat dari batu alami.

Kampung melo
Kampung melo
Desa dengan penduduk sekitar 1.800 orang ini memiliki udara yang sejuk. Meski Flores terkenal dengan cuaca yang panas, tapi tidak berlaku di sini. Bayangkan, suhu tertinggi di desa ini hanya mencapai 20 derajat Celcius saja. Desa ini terbuka untuk umum. Para warganya biasa kedatangan tamu wisatawan yang ingin mengetahui lebih dalam suku asli dan kearifan lokal yang ada di sana.

Tour Ke Labuan Bajo 


Nah tunggu apa lagi untuk mengunjungi wisata wisata di labuan bajo,diar tambah seru ajak keluarga tercinta atau kerabat terdekat dan berlibur bersama di Labuan Bajo jangan sampai kelewat untuk bergabung bersama Cheeria Halal Holiday.


Salam +Cheria Holiday jika berminat hubungi cs kami.