23 Objek Wisata Yang Populer Di Korea

23 Objek Wisata Yang Populer Di Korea

23 Objek Wisata Yang Populer Di Korea


Liburan ke Korea ? kenapa tidak. jika memiliki kesempatan untuk pergi ke Korea Selatan untuk berlibur bersama keluarga tercinta wisata dan objek-objek di korea begitu indah, menarikm dan unik jadi tunggu apa lagi untuk berlibur ke Korea Selatan.

Incheon-Gimpo-Jeju


Skin Annyversary


Disini akan dimanjakan dengan berbagai macam pelayanan kecantikan Korea. Bisa merasakan
perawatan kulit, makeup, serta segala hal yang menarik lainnya seperti trick art gallery, hallyu gallery, restaurant, dan cafe. Dengan berkunjung ke Skin Anniversary Beauty Town maka akan dibuat cantik, fashionable, dan juga kenyang.

Seaweed Museum


Tenpat untuk melihat berbagai macam olahan rumput laut. Disini juga sebagai tempat bagi wisatawan
yang ingin mengenakan pakaian tradisional korea ‘hanbok’.

Hanbok

Hanbok
Hanbok


Hanbok” berarti pakaian orang Korea, walaupun pada saat ini sebenarnya mengacu pada gaya
berpakaian Dinasti Joseon yang dipakai dalam cara formal dan semi formal seperti perayaan atau
festival. Jika sedang mengunjungi beberapa tempat wisata, luangkan waktu untuk mencoba memakai hanbok yang disediakan di lokasi tersebut. Kita akan juga diajari bagaimana cara memakai hanbok yang sebenernya tidak sulit. Ini dikarenakan hanbok berpotongan sangat sederhana dan mudah dikenakan.

Kimchi

Kimchi
Kimchi


Selain menjadi makanan yang paling populer di Korea, Kimchi juga sudah dianggap menjadi sebuah
“budaya”. Tak heran jika di Korea Selatan, tepatnya di Insa-dong Seoul kita bisa belajar memasak Kimchi di Chongga Kimchi World. Selain itu, Anda juga bisa melihat sejarah Kimchi dengan lengkap di Kimchi Museum. Di tempat ini kita bisa belajar membuat Kimchi dan beberapa makanan tradisional lainnya seperti Tteokbokki dari seorang koki secara langsung. Semua bahan sudah disediakan, Anda tinggal mengolahnya mengikuti instruksi para pengajar. Sedangkan di Kimchi Museum kita bisa mengetahui lebih lengkap tentang sejarah, jenis, cara pembuatan dan penyimpanan serta kandungan gizinya. Tidak itu saja, di museum ini juga menyimpan sejumlah buku dan artikel lama tentang Kimchi.

Jeju Island


Seongsan Sunrise Peak


Tempat ini merupakan daratan luas yang muncul ke permukaan air laut akibat aktivitas gunung berapi. UNESCO menyebut, Seongsan Sunrise Peak atau Seongsan Ilchulbong Peak adalah salah satu warisan dunia yang patut dilindungi. Seongsan Sunrise Peak terletak di ujung Pulau Jeju. Dari Jeju City dengan mobil, kawasan wisata itu bisa ditempuh kira-kira dalam waktu 50 menit. detikTravel datang ke tempat ini minggu lalu. Untuk menikmati keindahannya, para pengunjung wajib mendaki sebuah bukit yang lumayan tinggi. Jangan khawatir, sudah ada tangga yang bisa diakses menuju puncak.

Seongsan Sunrise Peak
Seongsan Sunrise Peak


Untuk sampai puncak, Anda harus melewati 500 anak tangga. Lumayan tinggi dan cukup melelahkan. Apalagi, pada siang hari biasanya matahari bersinar terik. Jadi lebih baik, Anda bawa bekal air minum. Rasa capek akan hilang dan berganti dengan takjub begitu Anda tiba di atas. Dari puncak, pemandangan kawah besar berdiameter 600 meter yang terbentuk dari letusan hidrovulkanik empat ribu tahun lalu tersaji dengan indahnya. Kawah memang ada di mana-mana, tapi yang satu ini beda. Kawah Seongsan Sunrise Peak unik karena tidak bisa menampung air seperti kawah-kawah kebanyakan.

Seopjikoji Hill


Saat kita menginjakkan kaki ke Seopjikoji, Anda akan disambut dengan sebuah padang rumput yang luas. Saat musim semi tiba, padang rumput ini berwarna hijau kekuningan. Sedangkan pada musim gugur, rumput berubah warna menjadi kecoklatan. Luasnya padang rumput ini hingga banyak yang
menyebutkan sebagai lautan terbuka. Benar-benar tidak ada satupun pohon yang tumbuh disini, yang
akan kita lihat adalah ruang terbuka yang sangat luas.

Seopjikoji
Seopjikoji


Suasana Seopjikoji akan semakin syahdu, saat angin tiba-tiba menerpa wajah Anda. Di Seopjikoji berdiri sebuah menara mercusuar dan kapel yang indah. Beberapa wisatawan yang datang ke Jeju selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi kapel serta mercusuar ini. Dari tempat ini, Seopjikoji tampak lebih indah. Bahkan konon, suasana di kapel dan mercusuar ini sangat romantis, cocok untuk pasangan yang sedang memadu kasih atau pengantin baru yang sedang menikmati bulan madu.

Seongeup Folk Village


Berada di kaki gunung Halla, Seongeup Folk Village memberikan ketenangan batin luar biasa. Udaranya yang bersih dengan pemandangan indah serta semua ornamen desa yang serba kuno. Desa-desa tradisional seperti Namsangol dan Bukchon hanok village memang selalu berhasil memberikan nuansa lain di tengah modernitas Korea Selatan. Kesuburan tanah Jeju juga dimanfaatkan benar oleh warga Seongeup Folk Village. Disini kita bisa melihat ladang yang ditanami aneka sayur dan buah.

 Seongeup Folk Village
 Seongeup Folk Village


Panorama hijau ini berpadu dengan lanskap alam Jeju yang dinaungi gunung Halla. Benar-benar nuansa pedesaan yang khas. Tidak hanya bangunannya yang memesona, pedesaan ini juga menampilkan cara penduduk desa hidup dan bagaimana mereka bekerja. Di sini, setiap rumah mempunyai pagar yang khas karena tingginya hanya selutut orang dewasa. Pagar ini hanya digunakan untuk mencegah hewan ternak masuk, bukan untuk menghalau pencuri. Disinilah terlihat bahwa kehidupan warga Seongeup Folk Village masih sangat arif. Antar tetangga saling mempercayai sehingga kasus kejahatan hampir tidak pernah ditemui.

Cheonjiyeon Waterfall


Air terjun Cheonjiyeon adalah salah satu air terjun terindah di Pulau Jeju. Cheonjiyeon berarti ‘penghubung langit dan daratan’. Air terjun ini mempunyai tinggi 22 meter dan lebar 12 meter. Satu hal yang menarik adalah pemandangan di mana air yang terjun ke bawah terpecah menjadi beberapa arus yang lebih kecil, yang kemudian jatuh ke atas tebing-tebing batu yang muncul pada dinding tebing, yang membuat seolah-olah air mengalir lebih lambat.

Cheonjiyeon
Cheonjiyeon 


Sesudah itu air jatuh ke sebuah kolam buatan di bawahnya dengan kedalaman 20 meter. Kolam ini
adalah habitat alami dari ikan-ikan lele. Kolam ini dijadikan sebagai monumen alami. Di depan air terjun terdapat batu gunung yang sangat besar yang membentuk jembatan, di mana para wisatawan dapat berpose dan mengambil gambar.

O’Sulloc Tea Museum


Jika anda tertarik untuk mendalami proses produksi teh hijau O’sulloc, anda dapat mengunjungi
perkebunan teh sekaligus museumnya di Pulau Jeju. Museum ini dibuka untuk umum sepanjang tahun dari pukul 10.00-18.00. museum ini akan memuaskan rasa penasaran pengunjung akan kebudayaan teh di Korea. Gedung museum ini juga didesain menyerupai bentuk cangkir teh yang memadukan budaya timur dan barat.

O’sulloc
O’sulloc


Selain menikmati teh khas Jeju, pengunjung juga dapat bersantai dan melihat beberapa koleksi museum berupa peralatan upacara minum teh dan diorama-dioram tentang teh hijau. Pengunjung juga dapat mempelajari jenis-jenis teh yang ada di Korea. Di lantai dua, pengunjung dapat melihat hamparan kebun teh yang luas dan menenangkan.

Dragon Head Rock


Yongduam Rock (Karang Kepala Naga) adalah salah satu dari keunikan alam yang dapat Anda nikmati di Pulau Jeju. Tempat ini terletak di sebelah Utara Kota Jeju. Yongduam terbentuk dari erupsi vulkanik yang terjadi lebih dari dua juta tahun yang lalu, dan ditambah dengan hembusan angin yang sangat kencang disertai hempasan ombak secara terus menerus selama ribuan tahun.

Tempat ini akan menghadirkan pemandangan menakjubkan dimana batuan-batuan yang berwarna
hitam lekam secara kontras bersentuhan dengan warna biru laut yang apik. Pemandangan ini dapat
Anda nikmati sembari berjalan-jalan di sepanjang garis pantai atau sambil Anda menikmati secangkir
kopi di café-café yang berada di sepanjang pantai. Di pelabuhan Aewol, Anda juga dapat mengunjungi sebuah restauran kecil yang menghidangkan masakan laut. Di sini Anda juga dapat melihat kapal-kapal nelayan yang datang dan pergi melaut dengan hasil laut sebagai mata pencaharian mereka.

Mysterious Road


Mysterious road atau Dokkaebi ini terletak di sebuah bukit di kaki gunung dan menghubungkan dua
jalan raya utama di Jeju. Mengapa jalan ini disebut sebagai mysterious road karena adanya kandungan magnet yang membuat mobil atau benda apapun yang berjalan diatas Dokkaebi bisa bergerak sendiri ke atas. Misalnya, mobil yang diparkir dalam kondisi netral mampu berjalan sendiri tanpa dikendalikan sopirnya.

Mysterious road
Mysterious road


Air yang dituang diatas jalan ini juga tidak akan mengalir ke bawah melainkan justru naik ke
bagian jalan yang posisinya lebih tinggi. Di dunia, selain mysterious road yang ada di Jeju, masih banyak tempat lain yang juga mempunyai fenomena serupa. Misalnya seperti di magnetic hill Australia, Brazil, Kanada, China, Amerika dan juga Indonesia, tepatnya di Banyumas, Jawa Tengah

Teddy Bear Museum


Museum yang menjadi salah satu daya tarik Pulau Jeju ini memamerkan aneka koleksi boneka beruang termasuk 23 boneka bersejarah yang berumur lebih dari 100 tahun produksi The Steiff Co. Museum ini terbagi kedalam 3 bagian, yaitu Art Hall yang merupakan tempat desainer-desainer masa kini yang memamerkan hasil karya mereka dalam membuat boneka beruang ini. Lalu ada History Hall yang menampilkan koleksi antik dan langka dari pembuat-pembuat Teddy Bear jaman dulu.

Teddy Bear Museum
Teddy Bear Museum


Dan yang terakhir adalah Project Exhibition Hall, yakni ruang yang memperlihatkan macamTeddy Bear dengan berbagai gaya sesuai tema. Misalnya Teddy Bear versi luar angkasa, versi Albert Einstein, pasangan pengantin tradisional Korea dengan memakai hanbok (busana tradisional Korea Selatan), pasangan pengantin versi barat dengan jas dan gaun warna putih, versi The Beatles dan masih banyak lagi.

Gimpo-Mt. Sorak


Nami Island


Nami Island adalah salah satu pulau kecil yang sangat terkenal di Korea Selatan. Pulau ini berhasil
menjadi salah satu destinasi favorit di Korea Selatan berkat berbagai drama Korea yang berlokasi
shooting di sini. Sebagai tempat incaran wisatawan baik lokal maupun luar negeri, pulau ini menawarkan berbagai pemandangan dan suasana indah alamnya yang begitu romantis.

Nami Island
Nami Island


Berlokasi di wilayah Chuncheon-si, provinsi Gangwon-do, tempat ini memiliki taman yang selalu terlihat indah sepanjang tahun. Pada musim dingin putihnya salju membuat wisatawan seperti sedang shooting drama terkenal, Winter Sonata. Ketika musim semi, dedaunan berwarna cerah yang berumbuhan membuat mood menjadi bagus. Lanjut ketika musim panas, hijaunya dedaunan pohon membuat udara menjadi sejuk. Hingga musim gugur, dedaunan yang berguguran disertai warnanya yang merah keemasan benar-benar menciptakan suasana yang sangat romantis.

Mt. Sorak


Soeraksan adalah gunung tertinggi ke-3 di Korea Selatan setelah Gunung Halla di Jeju dan Gunung Giri di Gyeongsang Selatan. Selain sebagai tempat wisata, oleh Unesco Soeraksan ditasbihkan sebagai kawasan pelestarian Biosfer.

Soeraksan
Soeraksan 


Gunung Soerak tidak hanya terkenal dengan puncaknya yang indah namun juga lembahnya yang
menawan. Cheongbuldong juga sering disebut dengan lembah Soerak. Dinamakan Cheonbuldong
karena banyaknya puncak yang terlihat di kedua sisi seperti barisan seribu patung Buddha.
Cheonbuldong tepatnya berada di pegunungan Soerak, Sokcho, Korea Selatan.

Seoul


Gyeongbok Palace


Salah satu destinasi yang paling populer di Korea Selatan adalah Gyeongbokgung Palace atau Istana
Gyeongbokgung. Istana yang sudah dibangun sejak tahun 1395 ini merupakan istana utama Dinasti
Joseon. Nuansa kerajaan yang megah semakin terasa oleh pengunjung karena selain melihat bangunan istana yang luas, akan ada penjaga istana lengkap dengan pakaian khas masa Dinasti Joseon yang berdiri di beberapa sudut istana sambil membawa tombak pelindung.

Gyeongbokgung Palace
Gyeongbokgung Palace


Ditambah lagi, setiap beberapa jam sekali akan ada pertunjukan pembukaan dan penutupan Royal
Palace Gates lengkap dengan upacara pergantian penjaga istana. Upacara ini dilakukan dengan durasi 10 sampai 20 menit dan bisa disaksikan oleh semua pengunjung Istana Gyeongbokgung.

National Folklore Museum


Museum ini menjadi museum yang terbesar di Korea Selatan, memiliki koleksi benda-benda dan artefak yang pernah digunakan oleh masyarakat Korea Selatan di masa lalu hingga saat ini. Arsitektur museum ini mengikuti desain bangunan-bangunan seperti kuil Buddha yang terkenal di Korea.

National Folklore Museum
National Folklore Museum


Mempunyai 3 ruang pameran dalam museum, yaitu ruang yang menggambarkan tentang “Sejarah Orang Korea” di masa pra-sejarah sampai masa kerajaan Dinasti Joseon pada tahun 1910, adapun ruangan “Gaya Hidup Orang Korea”, serta ruangan “Pola Hidup Orang Korea dari Kecil hingga Meninggal”.

Presidential Blue House

Cheong Wa Dae
Cheong Wa Dae


Istana kepresidenan Korea Selatan secara resmi sebenarnya disebut dengan Cheong Wa Dae yang secara harfiah diterjemahkan sebagai rumah dengan genting biru. Cheong Wa Dae memang memiliki jenis genting yang berwarna biru. Cheong Wa Dae ini memiliki 150 genting keramik berwarna biru. Jumlah genting warna biru ini konon katanya juga memiliki perlambang khusus yang bersifat kemakmuran negara Korea Selatan. Blue House Cheong Wa Dae terletak di Kota Seoul yang juga merupakan ibukota Korea Selatan. Cheong Wa Dae adalah istana bergaya arsitektur tradisional khas Korea Selatan yang dibangun dengan konstruksi modern.

Ginseng Centre

Ginseng Centre
Ginseng Centre


Jalan-jalan ke Korea Selatan rasanya tidak lengkap tanpa berkunjung ke kota Geumsam. Kota yang
merupakan pusat ginseng terbesar di Korea Selatan, bahkan mungkin di dunia. Saat ini hampir kurang lebih 80% produksi ginseng Korea berasal dari daerah ini. Ginseng dapat tumbuh
dengan baik di kota ini karena kondisi tanah dan geografis yang sesuai. Umumnya para pengunjung yang datang ke sini membeli ginseng untuk bahan memasak dan minuman sehari-hari.
Geumsan Insam Center atau Pusat Ginseng Geumsan menjadi tempat dimana pengunjung dapat melihat dan membeli produk-produk ginseng baik yang masih mentah maupun sudah jadi.

Red Pine Shop


Salah satu toko herbal pemerintah korea yang wajib di kunjungi. Disini akan di jelaskan tentang pohon pinus merah yang hanya tumbuh di sana. Juga di jelaskan tentang khasiat minyak pinus merah yang dapat mengatasi sumbatan pembuluh darah. Untuk mencegah dan mengobati penyakit yang berhubungan dengan peredaran darah.

Amethyst Show Room

 Amethyst Korea
 Amethyst Korea

Ini adalah toko khusus Amethyst Korea. Toko populer yang banyak pelanggan datang dari seluruh dunia untuk membeli Amethyst Korea yang terkenal di dunia. Salah satu daya tarik permata ini bukan hanya warna dan keindahannya tapi juga inframerah dari Amethyst yang akan membuat rileks dan sirkulasi darah menjadi lebih baik.

Duty Free Shop


Yang suka berbelanja branded dan juga kosmetik. Disini tempatnya. Hampir semua nya ada dengan
harga yang free tax alias bebas pajak. Kumpulkan semua nota/invoice untuk mendaftarkan diri menjadi member lotte. Karena point nya bisa dikumpulkan, siapa tahu kembali lagi. Harga di sini semuanya menggunakan US dollar.

Jadi lebih baik membawa US dollar karena akan lebih murah dari pada membayar dengan won atau pun mata uang yang lain karena akan dikonversikan dari US dollar ke won atau mata uang yang akan dipakai. Dan mereka memberikan kurs yang agak murah.

Myeongdong Street


Myeongdong adalah salah satu distrik belanja Seoul yang terbesar, banyak terdapat toko-toko yang
menjual barang-barang dengan harga sedang sampai mahal dari produksi dalam negeri maupun
internasional. Myeongdong juga adalah pusat fashion dan kehidupan malam dari anak-anak muda Seoul.


Distrik ini mempunyai jalan kota termahal ke-9 di dunia dalam hal sewa floorspace. Outlet kosmetik Korea yang terkenal seperti Etude dan Face Shop juga tersebar di sini. Berbagai restoran fast food internasional seperti McDonald dan KFC bisa ditemukan di Myeongdong.

Tour Halal Muslim Korea Selatan

Bagaimana anda tertarik untuk mengujungi wisata dan objek-objek di korea selatan bersama keluarga tericinta atau kerabat terdekat dengan Cheria Halal Holiday di jamin wisata anda dan keluarga menyenangkan, Paket Tour Halal Korea.

Berikut Artikel Terkait Mengenai Tempat & Hal Menarik Korea :


Yuk' Lihat cuplikan Paket Tour Korea Halal bersama Cheria Holiday ^O^



  

Salam +Cheria Holiday jika berminat hubungi cs kami.
25 Objek Wisata Yang Wajip Di Kunjungi Bila Ke Korea

25 Objek Wisata Yang Wajip Di Kunjungi Bila Ke Korea

25 Objek Wisata Yang Wajip Di Kunjungi Bila Ke Korea

Korea Selatan terkenal dengan film berseri atau film lepas yang dikenal dengan nama K-Drama. Selain itu bagi pecinta music, Korea juga terkenal K-Pop yakni music yang digemakan oleh boyband dan girlband yang rupawan. K-pop terkenal juga karena jenis music yang dibawakan sangat keren dan menghibur, Wisata wisata di korea juga gak kalah menarik dan indah objek wisata di korea juga penuh dengan sejarah.

Nami Island


Nami Island memperoleh namanya yang diambil dari nama salah satu pahlawan Korea Selatan, yaitu Jenderal Nami. Makam sang jederal juga berada di pulau ini. Namun nama pulau ini menjadi semakin populer sebagai objek wisata setelah digunakan untuk shooting serial drama “Winter Sonata” yang dibintangi Bae Yong-jun dan Choi Ji-woo.


Memang Nami Island sangat lekat dengan image “Winter Sonata”, di seputar pulau ini berbagai lokasi yang pernah digunakan untuk shooting akan diberikan tanda khusus dan keterangan mengenai adegan dalam serial yang diabadikan di tempat tersebut, termasuk patung dari pemeran utamanya.
Selain memorabilia seputar “Winter Sonata”, pulau ini memang cukup menarik untuk dikunjungi.

Nami Island
Nami Island


Bagaikan negara sendiri, pada saat kita memasuki pulau, di bagian depan juga ada sebuah bangunan
kecil yang merupakan sebuah bank, dimana kita bisa menukarkan Won dengan mata uang negara
Naminara ini. Juga sebuah papan besar yang berisi sambutan “Welcome To Naminara Republic”. Di kiri- kanan jalan terdapat berbagai papan ucapan selamat datang, termasuk yang dari Indonesia. Naminara benar-benar sebuah negara kecil yang menjunjung persahabatan dengan semua negara-negara di dunia.

Teddy Bear Farm


Teddy Bear Farm dihiasi dengan boneka teddy bear yang lucu seperti yang dikisahkan dalam dongeng kerajaan. Boneka teddy bear tersedia dalam berbagai ukuran dari yang kecil, termasuk beoneka teddy bear yang digambarkan sedang mendaki gunung pada Ulsanbawi Rock, ski, bermain golf, dan bahkan naik perahu dari Abai Village ke pusat kota! Ada juga boneka teddy bear yang memiliki postur dan kostum yang berbeda yang menggambarkan pemandangan biasa dari masyarakat Sokcho.

Teddy Bear Farm
Teddy Bear Farm


Terdapat pula demonstrasi dongeng "Putri Salju" yang ditampilkan, dan boneka teddy bear yang mengenakan kostum rakyat dari seluruh dunia. Pengunjung dapat membeli boneka beruang di toko hadiah, dan ada juga beberapa program acara pembelajaran bagi penggemar boneka teddy bear.

Mt.Sorak-Seoul


Mount Sorak


Gunung Seorak merupakan gunung paling tinggi di deretan pegunungan Taebaek. Lokasinya berada di dekat kota Seokcho propinsi Gangwon, bagian timur Korea. Gunung ini adalah gunung ketiga paling tinggi di Korea dengan ketinggian 1,700 dari permukaan air laut. Gunung ini menjadi salah satu tempat wisata yang sangat popular dikunjungi tidak saja orang Korea tetapi wisatawan asing.

Gunung Seorak
Gunung Seorak


Walupun kita bisa berkunjung atau mendaki gunung ini sepanjang tahun tetapi waktu yang paling baik adalah ketika musim gugur. Warna-warna daun-daun sangat indah dipadu dengan batu –batuan dan juga sungai-sungai kecil yang mengalir di sekelilingnya.

Shinheungsa Temple

Selain menawarkan alam yang indah, sejak lama Seoraksan juga menjadi salah satu pusat peribadatan Buddha. Di sini berdiri Sinheungsa Temple, kompleks kuil tua Buddha yang dibangun pertama kali sekitar abad ke-7. Arsitektur bangunan kuil tampak indah, selaras dengan alam di sekitarnya, yang berbukit-bukit hijau.

Sinheungsa Temple
Sinheungsa Temple


Bagian atas atap bangunan yang ada di sini didominasi warna biru. Sedangkan konstruksi bangunan
banyak menggunakan warna merah kecoklatan. Ukiran detail berwarna-warni yang terpahat pada konstruksi atap kayu dan pilar-pilarnya, menambah keindahan bangunan tradisional klasik khas Korea ini. Pada dua sisi di pintu masuk kuil terdapat patung- patung besar yang merepresentasikan empat raja/dewa langit dalam kepercayaan Buddha Korea (Cheonwang).

Gwongeumseong Fortress


Lokasi favorit lainnya adalah Gwongeumseong Fortress, serta puncak Hendeulbawi-Ulsanbawi. Jarak dan tingkat kesulitannya bervariasi. Sedangkan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi-lokasi ini berkisar antara 1-2 jam. Ada juga yang membutuhkan waktu delapan jam bahkan dua hari. Bagi pengunjung yang memiliki waktu terbatas, dapat memilih untuk langsung ke Gwongeumseong Fortress, salah satu puncak Mount Seorak, yang dapat dicapai dengan menggunakan kereta gantung.

Gwongeumseong Fortress
Gwongeumseong Fortress


Dari ketinggian 1.200 mdpl ini, pengunjung dapat menyaksikan keindahan hamparan hutan, bukit dan
tebing-tebing batu di sekitarnya. Di kejauhan, tampak Laut Jepang dan Kota Sokcho. Cheonbuldong
Valley yang dipenuhi batu-batu putih tampak berkelok-kelok membelah kawasan Seoraksan.

Great Bronze Budha


Tak jauh dari pintu masuk, berdiri The Great Buddha, sebuah patung Buddha berukuran besar, setinggi 18 meter. Patung perunggu yang dibangun sekitar abad 18 ini juga dikenal dengan sebutan Tongil Daebul. Di kaki pelataran patung, tampak deretan lempengan serupa genteng berwarna hitam, yang ditulisi permohonan dan harapan-harapan yang ditulis oleh para wisatawan.

Daepo Fish Market

Daepo Fish Market
Daepo Fish Market


Terletak di titik paling selatan Sokcho, kawasan pelabuan Daepohang dipenuhi dengan aneka restoran yang menjual ikan mentah maupun toko-toko yang menjajakan ikan yang sudah dikeringkan. Pelabuhan ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling populer bagi mereka yang pecinta ikan segar. Disini tersedia berbagai macam ikan yang masih hidup dan siap dimasak serta disajikan. Selain ikan mentah, Anda bisa membeli udang goreng, sosis ala Korea yang terbuat dari cumi-cumi. Jangan hanya puas berbelanja di bagian depan saja, susurilah gang-gang di kawasan ini, Anda akan dimanjakan dengan beragam restoran yang menggoda selera.

Yeoju Factory Outlet


Merupakan gerai terbaik dunia yang menjual 150 barang-barang branded 100 persen asli seperti
Armani, Christian Dior, serta Dolce dan Gabbana.

N’Seoul Tower


Namsan Seoul Tower menawarkan berbagai hal yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Contohnya,
pengunjung bisa menggunakan teropong digital jika ingin melihat suatu objek di tengah Kota Seoul
dengan lebih jelas. Tak hanya itu, selain melihat Kota Seoul dari atas, objek wisata ini juga menyediakan restoran mewah dengan menu makanan yang beragam dan lezat.

25 Objek Wisata Yang Wajip Di Kunjungi Bila Ke Korea
25 Objek Wisata Yang Wajip Di Kunjungi Bila Ke Korea


Terdapat tradisi kepercayaan di pagar yang penuh dengan gembok cinta pada area teras outdoor. Menurut orang-orang, jika sepasang kekasih menulis nama mereka di gembok yang dikunci di pagar Namsan Seoul Tower, niscaya hubungan akan menjadi awet sepanjang masa. Jangan lupa untuk membuang kuncinya supaya tidak ada yang bisa membuka gembok ikatan cinta tersebut.

Seoul


Gyeongbok Place

Istana Gyeongbok
Istana Gyeongbok


Menurut sejarahnya, Istana Gyeongbok merupakan salah satu dari 5 (lima) Istana yang ada di Seoul,
yang merupakan Istana pada jaman Dinasti Joseon berkuasa (sekitar tahun 1392 – 1910). Saat memasuki Istana ini dari pintu gerbang bagian depannya, pintu gerbang dengan 3 (tiga) buah pintu, maka yang tampak adalah hamparan halaman istana yang sangat luas, menyerupai lapangan, dengan beberapa bangunan berdiri megah disekelilingnya.

National Fotional Folk Museum

National Folk Museum
National Folk Museum



National Folk Museum merupakan museum nasional Korea Selatan yang berada di area Gyeongbokgung Palace. Museum ini menyajikan lebih dari 4.000 artefak sejarah yang digunakan dalam kehidupan sehari- hari masyarakat Korea. National Folk Museum terdiri dari tiga bangunan permanen dan dua untuk pergelaran khusus serta perpustakaan, toko souvenir dan fasilitas pendukung lainnya.

Blue House Presidential Palace

Cheong Wa Dae
Cheong Wa Dae


Cheong Wa Dae adalah sebutan istana kepresidenan Korea Selatan atau lebih sering dipanggil dengan sebutan “Blue House”. Cheong Wa Dae sendiri jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “Rumah dengan genting biru”. Area Cheong Wa Dae sendiri dikutip dari situs resminya memiliki luas kurang lebih 250.000 meter persegi. Dilengkapi dengan tempat Kantor Utama yaitu kediaman presiden, Yeongbingwan atau Rumah Tamu, Chunchugwan atau pavilion musim semi, daerah hamparan rumput, kebun bunga Mugunghwa dan lainnya.

Cheongye Stream


Aliran sungai Cheonggyecheon hanya sebuah aliran sungai yang terabaikan dan tertutup oleh jalan
layang. Namun, setelah mengalami perombakan pada tahun 2005, Sungai Cheonggyecheon seketika
berubah menjadi surga keindahan alam di tengah-tengah hiruk pikuk kehidupan kota Seoul.

Cheonggyecheon

Cheonggyecheon

Melewati total 22 jembatan sebelum mengalir ke Sungai Hanggang, Cheonggyecheon menjadi salah satu keindahan alam di tengah-tengah kota Seoul. Dua jembatan yang paling terkenal adalah Narae Bridge, mewakili kupu-kupu dalam penerbangan, dan Gwanggyo Bridge, melambangkan keharmonisan antara masa lalu dan masa depan. Kebersihan, dan ketinggian air yang tidak terlalu dalam membuat tempat ini menjadi salah satu destinasi favorit para wisatawan yang berkunjung ke Korea, dan tentunya bagi warga Korea sendiri untuk melepaskan penat dari banyaknya aktivitas. Di malam hari, Cheonggyecheon pun tidak sepi oleh pengunjung, bahkan beberapa festival sering diadakan di tempat ini ataupun di area sekitarnya.

Ginseng Outlet

 outlet ginseng
 outlet ginseng


Bila ke outlet ginseng, pengunjung lebih dulu akan dijelaskan soal tumbuh kembang tanaman yang juga berfungsi sebagai obat hingga akhirnya bisa dipasarkan. Konsep kunjungan ini tetap jualan, jadi jangan heran kalau ujung-ujungnya, setelah produk-produk itu dijelaskan mereka akan menawarkan barang itu untuk dibeli.

Cosmetic Shop


Myeongdong, terkenal dengan aneka produk kosmetik Koreanya. Traveler wanita yang gemar belanja pasti bakalan betah berlama-lama di Myeongdong. Tak hanya wisatawan lokal saja. Banyak wisatawan dari luar Korea yang terlihat mondar-mandir di sana.

Myeongdong
Myeongdong


Bule-bule juga banyak yang asyik melihat-lihat aneka produk kosmetik di Myeongdong. Udara yang
cukup dingin tak menyurutkan semangat pengunjung untuk belanja di Myeongdong. Kalau terus berjalan masuk ke area jalanan tempat belanja di Myeongdong, jejeran gerai kosmetik terlihat di kanan dan kiri. Mulai dari Etude House, Missha, The Face Shop, Skinfood, Nature Republic, innisfree, Tony Moly dan masih banyak lagi.

Duty Free Shop


Seperti terlihat dari namanya pertokoan ini memang menjual barang-barang bermerk tanpa dikenai
pajak yang hanya diperuntukan bagi turis asing. Berbeda dengan sistem pengembalian tax di Bandara, disini barang-barang yang dijual memang sudah dengan harga bebas pajak tapi tidak dapat diambil langsung ditempat. Kita dapat mengambil barang-barang yang kita beli di Bandara nanti pada saat kita akan meninggalkan negara ini.

Pada saat kita melalukan pembayaran passport dan nomor penerbangan kita dicek. Pusat pertokoan ini lumayan besar dengan bangunan bertingkat. Barang-barang yang dijual pun dengan brand international seperti long champ,Furla, Bvlgari, dan masih banyak lagi, dari mulai kosmetik, parfume, tas, jam tangan dll.

Dongaemun Merket

Dongdaemun Market
Dongdaemun Market


Dongdaemun Market merupakan street fashion yang sangat terkenal di Korea. Dongdaemun Market
atau Tongdaemun ( DDM) adalah sebuah distrik komersial besar yang terdiri dari pasar tradisional dan pusat perbelanjaan yang berada di Jongno-gu, Seoul, Korea Selatan. Dongdaemun Market ditunjunk sebagai Pariwisata Zona Khusus sejak tahun 2002 sebagai pusat perbelanjaan terpopuler dan tujuan wisata bagi wisatawan.

Seoul


Membuat Kimci


Di kota Seoul Korea Selatan, ada tempat belajar untuk membuat Kimchi, namanya Kimchi Making School. Tempat ini biasanya dijadikan salah satu tempat kunjungan bagi para wisatawan-wisatawan dari manca negara. Ada beberapa tempat di Seoul, hampir semuanya serupa tidak ada bedanya. Di tempat ini di dalamnya disediakan ruangan yang dapat menampung banyak peserta (kurang lebih dapat menampung 30 orang dalam satu ruangan). 

Kimchi Making School
Kimchi Making School


Bagi para wisatawan diajarkan secara sekilas. Para peserta dapat mengambil posisi tempat dengan mengelilingi meja yang telah disediakan. Peserta ditugaskan untuk mengoles kubis dengan bumbu cabainya hingga merata ke setiap sela-sela dari daun kubis. Setelah kubis terolesi bumbu cabai, kita bungkus dengan pelastik untuk kita endapkan. Kimchi yang telah jadi bisa kita simpan ke dalam lemari es pendingin, Kimchi dapat bertahan lama. Bagi peserta yang mengemas Kimchi dengan baik dapat sambutan meriah dari pengajarnya.

Memakai Honbok


Kini, hanbok atau pakaian tradisional Korea tidak hanya dibeli sebagai suvenir atau dipakai untuk
berfoto sesaat di lokasi-lokasi wisata Korea Selatan, namun juga dipakai sepanjang liburan di sana!
Awalnya hanya dipakai di hari raya tertentu, kini hanbok sudah jadi tren tidak hanya di masyarakat
Korea, namun juga wisatawan asing.

Hombok
Hombok


Tempat persewaan baju hanbok tersebar di banyak tempat di Seoul dan sekitarnya, khususnya di
tempat wisata yang ramai dan biasanya menjadi tujuan utama para wisatawan mancanegara yang
datang ke Korea. Harga sewanya pun terjangkau untuk para wisatawan.

Ihwa Mural Village


Ihwa merupakan salah satu kawasan yang terkenal dengan muralnya. Dalam waktu satu dekade,
daldongnae yang awalnya akan dihancurkan ini berubah menjadi kawasan yang menarik banyak
wisatawan. Bahkan harus datang pagi-pagi kalau tidak ingin terlalu ramai. Ihwa Mural Village dihiasi oleh mural bermotif terang dan penuh warna. Mulai dari lukisan bunga, ikan di tangga, hingga lukisan besar di sepanjang dinding di bawah jembatan.

Itaewon Shopping Street


Itaewon Street adalah tempat paling eksotis di Seoul untuk menghabiskan hari-hari dengan berbelanja, makan, dan nongkrong. Itaewon memegang sejarah panjang dalam pembuatan tempat dan merupakan tempat pertama yang membuat sebagian besar wisatawan ingin mengunjungi daerah ini di Korea. Itaewon menjadi sebuah tempat berbaur untuk wisatawan dari berbagai kewarganegaraan. Secara letak Itaewon berada di tengah Yongsangu yang berbatasan dengan bagian utara Sungai Hangang. 

Itaewon Street
Itaewon Street 


Serta dekat juga dengan Myeongdong dan Pegunungan Namsan. Apabila belum puas belanja di Myeongdong, maka sempatkanlah untuk belanja suvenir. Untuk makanan, Itaewon juga terkenal dengan banyaknya variasi makanan baik dari dalam hingga luar negeri. Jadi jangan heran jika menemukan restoran Prancis, Italia, India dan lainnya.

Masjid Itaewon




Terletak di pusat kota Seoul di Itaewon, Masjid Sentral Seoul ini merupakan masjid permanen pertama yang berada di Korea Selatan dan merupakan satu-satunya masjid di Seoul. Masjid ini dibangun tahun 1976, dengan bantuan dari pemerintahan Korea dan kontribusi moneter yang besar dari Arab Saudi dan negara-negara Islam lainnya. Masjid ini memiliki tiga lantai, yang memiliki fungsi berbeda. Di lantai pertama terdapat kantor Federasi Muslim Korea dan ruang pertemuan, sedangkan ruang salat berada di lantai dua dan tiga. Di tempat ini juga dibangun sebuah madrasah yang dijadikan sebagai lembaga pendidikan Islam bagi anak-anak, Pusat Penelitian Kebudayaan Islam dan Organisasi Islam lainnya.

Red Pine


Menuju showroom red-pine. Di sini dijelaskan tentang kegunaan dari red-pine. Red Pine bisa melancarkan peredaran darah yang tersumbat karena lemak, jadi bisa terhindar dari stroke dan lain – lain yang berhubungan dengan penyakit darah tersumbat lainnya.

Amethyst Factory


Amethyst Showcase merupakan suatu demo dari pembuatan batu-batu indah seperti permata atau
berlian. Dalam showcase ini, para pengunjung dilarang untuk foto.

Myeongdong Fashion Street


Myeongdong adalah sebuah permukiman di kota Seoul di kawasan Jung-gu, berlokasi antara
Chungmuro, Euljiro, dan Namdaemun-ro. Sebagian besar wilayahnya adalah distrik komersil dan bisnis. Myeongdong juga terkenal sebagai salah satu tempat belanja tersibuk dikorea, lebih dari satu juta pengunjung bisa berbelanja tiap harinya ke Myeongdong. Bagi wisatawan, Myeongdong menjadi tempat yang sangat menarik, sebab disini terdapat banyak sekali toko yang bisa memenuhi hasrat pencinta belanja.

Di Myeongdong, kosmetik adalah barang yang paling dicari, bahkan kosmetik seperti masker wajah,
telah menjadi oleh-oleh yang umum yang dibawa oleh turis yang berkunjung kesini. Selain itu, baju baju ala korea menjadi jualan utama di Myeongdong, bagi yang mau ikutin gaya artis-artis Korea, inilah tempat yang cocok untuk mencari produk-produk fashion yang seru! Soal diskon, bisa temukan di   banyak gerai di daerah ini.

Tour Halal Korea


Bagaimana anda tertarik untuk mengunjungi wisata wisata di Korea Selatan . Objek wisata ini sungguh menarik apa lagi bila anda berlibur bersama keluarga tercinta atau kerabat terdekat menghabiskan waktu liburan anda bersama keluarga ke Korea di bulan Desember ini  Dengan Paket Tour Muslim Korea.

Berikut Artikel Terkait Mengenai Tempat & Hal Menarik Korea :

Terpana dengan Keindahan Fushimi Inari

Terpana dengan Keindahan Fushimi Inari

Terpana dengan Keindahan Kuil Fushimi Inari


Jika berbicara tentang Kyoto, pasti akan terlintas dalam pikiran Anda tentang Kuil khas yang terkenal bernama Fushimi Inari. Rasanya ada yang kurang jika Anda sudah menginjakkan kaki di Kyoto namun belum berkunjung ke kuil ini. Bangunannya yang khas dan terdapat tori berwarna merah dan berjejer rapat yang terbuat dari kayu. Tori ini menjadi spot foto favorit yang harus dicoba, jika sudah berfoto dengan tori-tori sebagai gerbang kedatangan berarti Anda sudah benar-benar pernah berkunjung ke Fushimi Inari. Dalam bahasa Jepang, gerbang disebut dengan torii. Semakin besar suatu torii berarti semakin besar pula sumbangan para pengunjung atau donatur lokal. Biasanya pengusaha yang menyumbang untuk kuil ini dengan harapan para penguasaha akan mendapatkan
kemudahan berbisnis. Jika menyumbang lebih banyak maka dipercaya rezeki pun akan mendekat.

Apa Itu Fushimi Inari?


Bagaimana cerita tentang pembangunan kuil ini? Menurut sejarah, ribuan gerbang ini merupakan sumbangan dari para pengusaha Jepang untuk Dewa Inari atau Dewa Pertanian yang merupakan salah satu dewa agama Shinto yang disakralkan. Fushimi Inari Taisha menjadi kuil utama dari 40, 000 kuil Inari lain di seluruh Jepang. Waktu terbaik untuk jalan-jalan atau mengambil foto di kuil ini yaitu pada sore hari. Banyak pepohonan yang tumbuh di sekitar kuil membuat para pengunjung kuil ini merasa adem atau sejuk dan pemandangan indah pun disuguhkan oleh kuil ini.Jika berkunjung pada hari biasa maka kuil ini tidak akan terlalu ramai.

Berbeda saat weekend atau Golden Week maka Anda harus rela berbagi keindahan Fushimi Inari Taisha dengan rombongan turis lainnya. Kuil Inari ini diyakini menjadi tempat persemayaman Dewa Padi yang membawa kemakmuran. Anda dapat melihat banyak patung rubah yang dipercaya menjadi utusan dewa padi dan penjaga kuil. Fushimi Inari Taisha menjadi spot favorit dan terkenal untuk hunting foto bagi para travel photographer atau traveler biasa.

Fushimi Inari Taisha


Fushimi Inari Taisha
Fushimi Inari Taisha


Waktu terbaik untuk berfoto di tempat ini yaitu saat aki atau musim gugur. Dedaunan warna-warni terlihat senada dengan bangunan kuno kuil. Kuil dengan pepohonan rindang ini menyegarkan jiwa
dan raga. Siapkan kamera terbaik untuk mengabadikan keindahan Fushimi Inari Taisha jika Anda memang menyukai fotografi.

Banyak wisatawan yang suka untuk mendaki bukit di belakang kuil karena keindahan pemandangannya. Terdapat jalan untuk hiking sepanjang 4 km setelah melewati tori yang besar. Mendaki bukit ini butuh waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk sampai puncak. Bagi Anda yang suka mendaki pasti akan tertantang untuk menaklukkan bukit ini. Setelah lelah mendaki bukit, Anda dapat menikmati makanan khas di restoran terdekat kuil yaitu Inari Sushi (sushi yang dimasukkan ke dalam gorengan tahu yang manis) dan kitsune udon (udon atau makanan yang terbuat dari udang berwarna kecoklatan seperti rubah). Sebelum menuju aula utama atau Honden, kita akan disambut oleh sebuah gerbang/gapura besar berwarna merah-oranye yang disebut Gerbang Romon.


Terpana dengan Keindahan Kuil Fushimi Inari
Terpana dengan Keindahan Kuil Fushimi Inari


Gerbang gagah nan megah ini dulunya disumbangkan oleh salah satu penguasa terkenal di Jepang yaitu Toyotomi Hideyoshi pada tahun 1589. Setelah memasuki Gerbang Romon, Anda bisa menyucikan diri dulu di chōzuya lalu berdoa di aula utama/honden. Jika Anda ingin berfoto-foto di antara ribuan torii yang terkenal dan menjadi spot foto utama di kuil Fushimi Inari, maka berjalanlah ke arah belakang kuil. Anda akan menemukan dua buah jalur yang ditutupi oleh ribuan torii (Senbon Torii) berwarna merah . Kalau Anda mengikuti jalur ini maka Anda akan sampai ke puncak Gunung Inari, jika Anda memang penasaran bagaimana pemandangan dari atas sana, maka setidaknya dibutuhkan waktu 2 hingga 3 jam perjalanan bolak-balik.

Paket Tour Halal Jepang

Bagaimana anda tertarik mengujungi negara Jepang ini untuk melihat indah nya Fushimi Inari Taisha bersama keluarga tercinta atau kerabat terdekat, pasti seru bila bisa berlibur bersama orang yang anda sayangi ke negara sakura ini dengan Paket Tour Muslim Jepang.


Salam +Cheria Holiday jika berminat hubungi cs kami.
 Kota Terlarang yang Tidak Dilarang Untuk Dikunjungi

Kota Terlarang yang Tidak Dilarang Untuk Dikunjungi

Kota Terlarang yang Tidak Dilarang Untuk Dikunjungi

China terkenal dengan julukan tirai bambu memiliki banyak warisan budaya yang membuat dunia penasaran dan ingin tahu secara langsung sehingga datang ke China untuk berwisata sekaligus belajar. Salah satu tempat yang wajib dikunjungi di Beijing adalah Forbidden City (Kota Terlarang) yang dalam bahasa China bernama Zijin Cheng. Sebenarnya kota terlarang itu apa? Ini adalah sebuah kompleks istana kekaisaran China pada zaman dahulu yang digunakan sejak zaman Dinasti Ming hingga Dinasti Qing. Istana ini pernah dihuni oleh 24 kaisar China dari Dinasti Ming dan Dinasti Qing selama hampir 500 tahun (1420-1912).

Kota Yang Terlarang


Forbidden City
Forbidden City


Pasti Anda penasaran kenapa area ini disebut kota terlarang? Tempat ini disebut seperti itu karena pada zaman dahulu tidak ada seorang pun dapat masuk atau keluar area istana tanpa izin dari sang paduka kaisar. Forbidden city dibangun kurang lebih selama 14 tahun pada tahun 1406 hingga 1420. Area ini terdiri dari 980 bangunan yang meliputi area seluas 720.000 meter persegi. Forbidden city ditetapkan sebagai koleksi bangunan kayu kuno terluas di dunia sehingga menjadi warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO. Tak usah heran jika tempat ini banyak dikunjungi oleh wisatawan karena sudah dikenal oleh banyak orang di dunia.

Forbidden City letaknya tepat di Tiananmen. Anda berjalan menuju pintu masuk cukup panjang sampai menemukan pintu masuk dengan tulisan Automatic Guide di sebelah kanan gate. Bangunan tiket Forbidden City (tiket Palace Museum) terletak sebelum bangunan Automatic Guide, di sebelah kanan jalan.

Forbidden City


Begitu luasnya bangunan ini sepertinya tidak cukup untuk menjelajahinya dalam satu hari saja. Anda harus berkunjung paling tidak sebanyak 2 hingga 3 hari agar Anda puas dan mengetahui semua sudutnya. Forbidden City diberi nama Gugong (Istana Terdahulu) oleh masyarakat lokal. Saat ini
Forbidden City telah menjadi museum yang memajang koleksi karya seni dan artefak dari Dinasti Ming dan Dinasti Qing. Setelah membeli tiket masuk, Anda bisa masuk ke komplek bangunan ini untuk jalan-jalan, berfoto, dan bertanya-tanya tentang sejarah bangunan megah ini.

Gate of Supreme Harmony
Gate of Supreme Harmony


Bangunan-bangunan di Forbidden City sebagian besar berwarna merah dan kuning keemasan. Beberapa bangunan yang terkenal di area ini adalah Gate of Supreme Harmony, Hall of Supreme Harmony, Hall of Preserving Harmony, Hall of Central harmonyPalace of Earthly Tranquility dan Palace of Heavenly Purity.

Luasnya area ini membuat pemerintah China membatasi akses untuk masuk. Ada dua gerbang yang bisa dilewati pengunjung yaitu gerbang utama Meridian Gate (Wu Men atau Gerbang Selatan) dan Gate of Divine Might (Senwu men atau Gerbang Utara). Di sebelah selatan Forbidden City terdapat Tiananmen Square dan di bagian utara terdapat Jingshan Park. Batu-batu marmer berkualitas menghiasi seluruh ruangan di bangunan Forbidden City. Ada beberapa tangga marmer berbentuk naga yang dilarang diinjak karena fakto sejarahnya yang tinggi. Jadi tangga marmer tersebut dilindungi dengan kaca agar tidak rusak oleh para pengunjung.

Setelah mengunjungi halaman tengah Forbidden City, pengunjung boleh beristirahat di halaman belakang kuil karena disediakan puluhan kursi kayu yang nyaman namun Anda dilarang merokok di area ini. Toilet bersih mudah didapatkan dan gratis. Ada beberapa kamar para permaisuri dan selir yang kini dijadikan museum kecil untuk menyimpan beragam senjata kekaisaran Ming dan Qing. Pada bagian paling belakang Forbidden City terdapat Taman Kekaisaran yang dulunya taman ini digunakan untuk beristirahat oleh para keluarga kekaisaran. Ratusan bonsai kini menjadi ratusan pohon yang begitu indah menjulang tinggi yang umurnya tidak diketahui lagi karena terdapat guratan kayu yang menandakan betapa tuanya pepohonan tersebut. Bahkan banyak pohon yang harus diberi
besi penahan agar tidak tumbang.

Paket Tour Halal China


Anda bisa menikmati kemegahan dan keindahan Forbidden City bersama Cheria Halal Holiday yang menjamin kehalalan makanan dan terlaksananya shalat Anda. Berbagai fasilitas dan pelayanan akan diberikan oleh kami sehingga Anda tidak perlu bingung karena tidak bisa berbahasa mandarin. Kami menyediakan tour guide lokal berbahasa Inggris bahkan ada juga yang bisa berbahasa Indonesia. Anda ingin ke Beijing? Yuk hubungi customer service Cheria Holiday Dengan Paket Tour Halal China.


Beriktu Artikel Terkait Mengenai Tempat & Hal Menarik China :
Yuk' Lihat cuplikan Paket Tour China Halal bersama Cheria Holiday^^




Salam +Cheria Holiday jika berminat hubungi cs kami