Promo Paket Umroh 2012

Promo Paket Umroh 2012
Spesial Umroh Ramadhan

Daftar Haji / Umroh Itu Mudah


Alhamdulillah Prima Saidah Sudah berdiri sejak tahun 1999, Dan Sudah Memberangkatkan lebih dari 7000 Jamaah Dari seluruh Indonesia, Kami akan mengatur perjalanan ibadah haji ONH Plus dan travel umroh sesuai budget Anda, Bisa pilih sendiri paket umroh 2012, jadwal keberangkatan, tujuan tambahan, jenis pesawat dan hotel juga pebimbing yang Anda sukai, Segera hubungi kami dan semuanya jadi lebih mudah !


Kami menerima permintaan perorangan, keluarga, perusahaan maupun rombongan dengan harga spesial .
Anda berada di: Home :: >> >> >> >> | Kegiatan Jamaah Haji Setiba di Tanah Suci

Kegiatan Jamaah Haji Setiba di Tanah Suci

Tiba di Airport King Abdul Aziz, Jeddah. Jamaah harus berkumpul di ruang tunggu sambil mendengarkan penjelasan dari petugas, menyiapkan PPH atau paspor, masuk ke ruang imigrasi untuk pemeriksaan PPH dan pemeriksaan barang dengan X-ray.Koper besar berisi maksimal 35 kg langsung diangkut ke Mekah dengan armada tersendiri oleh petugas Maktab dan akan diambil jamaah di pemondokan. Sedangkan tas tentengan berisi maksimal 10 kg dibawa sendiri oleh jamaah. Jamaah haji menuju ruang pemeriksaan paspor terakhir untuk mendapatkan stempel dan pengambil salah satu lembar copy paspor, lantas menuju ruang istirahat.
 Foto: Republika.co.id

Fasilitas yang tersedia di ruang istirahat antara kamar Wudhu', Musholla, dan Poliklinik. Setelah menerima makanan dari katering, jamaah haji gelombang I berangkat ke Madinah dengan bus dengan jarak 450 kilometer dan waktu tempuh 6 jam. Jamaah haji gelombang II bisa melaksanakan Miqat (batas-batas yang telah ditetapkan untuk memulai Ibadah Haji berdasarkan waktu/miqat zamani maupun tempat/miqat makani dengan mengenakan kain Ihram yaitu dua potong kain tanpa jahitan) dari Bandara King Abdul Aziz atau di dalam pesawat dan langsung berangkat ke Mekah dengan menggunakan bus. Jarak Jeddah ke Mekah sekitar 75 km. Ketika hendak memasuki bus, semua paspor diminta oleh petugas Maktab. Paspor akan diberikan lagi kepada jamaah saat akan pemulangan ke tanah air di bandara.

Di Madinah Al-Munawarah. Jamaah haji gelombang I bisa beristirahat di rumah pemondokan dan sholat di Masjid Nabawi. Setelah itu, memotong kuku, mandi, wudhu, memakai wangi-wangian, merapikan rambut, mengenakan pakaian Ihram, dan berangkat menuju Bir Ali (Dzul Hulaifah) dengan jalan kaki selama 15 menit.

Sebelum bus menurunkan jamaah di maktab/pemondokan, masing-masing mendapatkan kartu yang menunjukkan lokasi maktab dengan tulisan berbahasa Arab yang berisi identitas lokasi pemondokan dan kartu tersebut harus dibawa kemanapun jamaah pergi untuk memudahkan pencarian lokasi pemondokan jika tersesat atau minta petunjuk petugas. Ruangan yang ditempati di pemondokan sesuai dengan nomor regu. Kamar antara jamaah laki-laki dan perempuan meskipun suami-istri sekalipun hendaknya disepakati untuk dipisah karena jamaah dalam keadaan berihram.


Posted by: cheria travel
Travel haji onh plus umroh, Updated at: 14:48
Anda berada di: Home :: >> >> >> | Awal Proses Perjalanan Ibadah Haji di Tanah Air

Awal Proses Perjalanan Ibadah Haji di Tanah Air

Perjalanan menunaikan Ibadah Haji merupakan sebuah perjalanan yang panjang. Perlu suatu persiapan matang baik fisik maupun batin. Jamaah calon haji perlu untuk mengenali proses perjalanan Ibadah Haji untuk memperoleh gambaran tentang apa saja yang akan dijalani selama di Tanah Suci. Dengan memiliki gambaran akan hal itu, maka diharapkan jamaah haji akan memiliki suatu perencanaan yang matang, persiapan yang mantap, keteguhan mental, dan keihlasan hati yang sangat diperlukan dalam menempuh perjalanan panjang tersebut.

Di Tanah Suci pun, jamaah haji tak perlu kebingungan karena telah memiliki bekal pengetahuan mengenai urut-urutan perjalanan dan kegiatan Ibadah Haji. Berikut ini kami sajikan gambaran proses perjalanan dari tanah air. Pada artikel lanjutan, kami akan sampikan pula proses setibanya di di Tanah Suci, urutan proses Ibadah Haji, hingga akhirnya kembali ke tanah air. Semoga bermanfaat.

1. Persiapan. Persiapan adalah hal pertama yang mutlak diperlukan. Persiapan pertama menyangkut persiapan batin. Mulai dari membulatkan niat untuk beribadah haji, merapikan atau menyempurnakan Sholat Fardhu sampai Sholat Sunnah, memperbanya membaca Al Qur’an, doa, dzikir dan istigfar. Juga melatih dan meningkatkan kualitas bersabar, sebab para jamaah haji akan menghadapi banyak situasi sulit yang membutuhkan kesabaran panjang. Misalnya harus menghadapi perbedaan cuaca dan suhu udara, kebiasaan selama di negeri orang, makanan yang berbeda dari kebiasaan sehari-hari, berbaur dengan orang lain yang tentu saja memiliki tabiat dan kebiasaan yang macam-macam, jenuh menunggu, mengantri dan berdesakan, tiba-tiba terserang penyakit atau kondisi tubuh drop, dan fasilitas yang harus dipakai bersama.

Calon jamaah haji juga harus mengikuti manasik haji dan bersilaturahmi untuk saling memaafkan. Jika batin sudah dipersiapkan, persiapan fisik pun harus dijalankan demi kebugaran badan saat melakukan perjalanan dan ritual haji di Tanah Suci. Memeriksakan kesehatan, meminta imunisasi, dan berolahraga terutama latihan berjalan kaki jauh.

2. Memastikan dan mengepak barang-barang dan perlengkapan yang akan dibawa. Kopor, tas tentengan, tas pasport, kain Ihram, sajadah, semprotan air, payung, kaca mata hitam, alat mandi dan perawatan diri, pakaian, baju hangat, sabuk haji, mukena, kain sarung, baju gamis, kaos kaki, celana panjang, sandal, obat-obatan, tasbih, senter, kantong, alat mencuci dan menjemur, peralatan makan, baju seragam, peci, logo panitia, dan makanan kering.

3. Mengikuti latihan Manasik Haji. Mulai dari pra manasik, bimbingan manasik, pemantapan manasik, upacara pelepasan jamaah haji, hingga penataran yang diselenggarakan panitia Ibadah Haji.


Posted by: cheria travel
Travel haji onh plus umroh, Updated at: 14:38
Anda berada di: Home :: | Tips Memilih Travel Umroh Dan Mendaftar Secara Online

Tips Memilih Travel Umroh Dan Mendaftar Secara Online

Bersyukur sekali bila Sahabat memperoleh rezeki di hari ini yang belum tentu semua orang menikmatinya, sungguh tepat bila kita yang mensyukuri nikmat Allah SWT dengan melakukan ibadah umroh ketanah suci untuk bermunajat serta berziarah ke tempat-tempat yang disunahkan dan mengambil ibroh ( pelajaran ) dari jejak para nabi, Rosulullah SAW dan sahabatnya.




Berikut Tips Memilih Travel Umroh Online Agar Ibadah Anda Lancar

1. Pilihlah travel yang memiliki Legalitas lengkap sepert SK Depag RI, tanyakan hal ini karena banyak yg tidak punya izin.
2. Jangan langsung percaya dengan 'harga yang terlalu murah' karena layanan jamaah pasti ada standarnya, Anda tak ingin disana ditelantarkan bukan?

Posted by: cheria travel
Travel haji onh plus umroh, Updated at: 09:36
Anda berada di: Home :: >> >> >> >> | Nasib Jamaah Haji Ilegal

Nasib Jamaah Haji Ilegal

Pemerintah Arab Saudi sudah sejak lama mengkampanyekan 'perang' melawan jamaah haji ilegal. Karena itulah pada musim haji November 2011 silam, Departemen Paspor Saudi memulangkan 89 ribu calon jamaah haji yang memasuki Makkah tanpa mengantongi surat izin berhaji. Departemen Paspor juga menangkap 1.600 warga asing yang masa tinggalnya sudah habis (overstay) dan mereka yang melanggar aturan kependudukan atau berupaya menyusup ke Makkah dengan memalsukan surat izin.

Di Tanah Suci terdapat 16 checkpoint untuk pemeriksaan paspor di seluruh Makkah dan 4 di Madinah. Semua kendaraan yang lewat diperiksa. Bahkan polisi mencegah masuk 4.158 kendaraan dan menyuruhnya balik karena para penumpangnya tidak memiliki surat izin haji. Mengapa Arab Saudi begitu getol memerangi haji ilegal? Karena jamaah haji ilegal dianggap akan mengganggu lalu lintas jamaah haji legal yang jumlahnya sedikitnya 2,5 juta orang tiap musim haji. Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 400 personel tentara untuk menghadang calon jamaah haji ilegal yang masuk melalui jalan-jalan gurun pasir.

Selain memperketat izin haji, pemerintah juga melakukan razia bagi jamaah haji ilegal dengan ancaman sanksi berat termasuk kepada biro pemberangkatan jamaah ilegal. Pengetatan izin haji diberlakukan bagi semua warga negara termasuk warga Arab Saudi sendiri. Jamaah haji yang menggunakan paspor hijau juga akan di-sweeping dan kemudian didrop ke Masjidil Haram untuk ditindak oleh pemerintah Arab Saudi. Hanya jamaah haji dengan paspor cokelat saja yang boleh masuk.



Langkah Nyata Pemerintah Indonesia
Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan bahwa dari 220 biro perjalanan haji di Indonesia hanya 120 yang memenuhi persyaratan, sedangkan sisanya adalah ilegal. Banyaknya biro travel haji yang tidak memenuhi syarat itu menyebabkan banyak jamaah calon haji Indonesia yang terkatung-katung nasibnya karena mereka bukan termasuk dalam kuota. Untuk tahun 2011, kuota jamaah haji bagi Indonesia 208. 240 jamaah yang terdiri dari 191.000 jamaah haji reguler dan 17.240 jamaah haji khusus. Jamaah haji nonkuota bisa saja melakukan ibadah haji, namun tidak ada jaminan dalam hal pemondokan, transportasi, dan makan.

Posted by: cheria travel
Travel haji onh plus umroh, Updated at: 14:31
Anda berada di: Home :: >> >> >> >> | Tips Membeli Oleh-Oleh Haji

Tips Membeli Oleh-Oleh Haji

Sudah menjadi tradisi di Indonesia, setiap kali ada kerabat atau tetangga yang pulang dari menunaikan ibadah haji, selalu ditengok untuk sekadar mengucapkan selamat datang maupun mendengarkan kisah selama perjalanan ke Tanah Suci. Tak sedikit pula yang menanyakan oleh-oleh dari Makkah, Madinah, atau Jeddah. Kira-kira, apa saja ya oleh-oleh khas yang biasa dibawa pulang para jamaah haji?

Air Zam-Zam
Oleh-oleh yang paling dinantikan adalah air Zamzam dari mata air di Bukit Marwah. Sebab diyakini, air ini sangat sehat walau dalam kondisi mentah dan memiliki aneka khasiat bagi tubuh. Benar, air Zamzam mengandung kadar flouride tinggi sehingga baik untuk kesehatan gigi dan aman dikonsumsi langsung karena flouride mampu membunuh mikroorganisme jahat. Oleh-oleh khas lainnya adalah kurma, kacang, cokelat, kismis, manisan buah tin, tasbih, sajadah, Al’Quran, parfum, pacar henna, minyak zaitun, ramuan herbal othem, aneka souvenir khas Arab Saudi bergambar Ka’bah, cucing atau gelas air Zamzam, peci, kopiah, biskuit khas isi kurma, hati unta, kurma hijau, madu, rumput fatima, mukena, pasmina, jilbab, perhiasan emas, perlengkapan wanita (lipstik hare, krim, minyak rambut, sabun zaitun, celak mata) dan kaligrafi.




Kurma sendiri ada bermacam-macam jenisnya. Mulai dari kurma jomara, ambar dari Madina yang berkualitas super, ajwa yang paling mahal karena mutu dan ukurannya, jabari, tangkai, lulu yang bulat dan berwarna coklat muda, sayer, khudori, sampai salabi. Kacang khas Arab Saudi adalah kacang Kacang Pistachio yang gurih dan renyah dengan warna hijau kekuningan serta kacang Arab bulat tanpa kulit. Madu yang terkenal adalah Madu Kashmir yang berasal dari Hadramout, Ma’jun Syifa dan madu Al Barokah.
Lokasi untuk membeli perhiasan ada di dekat pemakaman Baqi, Madinah. Pembandingan harga dapat dilakukan di toko perhiasan yang banyak berjejer di belakang masjid Nabawi di bawah hotel Taiba.

Jika akan membeli kurma, di Pasar Kurma Madinah Dantes Market di sebelah selatan masjid Nabawi. Sajadah dan karpet ada di bawah Hotel Taiba, Madinah. Kebutuhan lainnya (baju gamis,baju Abaya, Uqal, Sorban, peci haji, tasbih, dll bisa diperoleh di pertokoan di sekitar Hotel Rawdah Madinah. Bagi yang suka parfum, Jeddahlah surga untuk berbelanja parfum. Toko yang paling komplit dan murah di sana adalah Toko Ali Murah & Amir Perfumes.


Posted by: cheria travel
Travel haji onh plus umroh, Updated at: 17:27

Berita Terbaru

Cloud Content Travel Umroh

info tips syarat bimbingan manasik kbih perjalanan wisata badal biaya haji umroh daftar umrah 2012 khusus plus harga kuota mendaftar ongkos naik murah onh paket ramadhan romadhon pendaftaran program travel prima saidah rahmatan lil alamin biro penyelenggara kbih tours wisata muslim depag nonkuota video haji tata cara arbain reguler khusus 2013 kuota