Estimasi Kuota Haji Bisa Berubah

Estimasi Kuota Haji Bisa Berubah

Kudus, CyberNews. Estimasi kuota haji tahun ini belum bisa dipastikan dan diperkirakan hal ini bisa berubah. Hal ini dikarenakan sejumlah faktor. Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, H Dahwan Hadi, melalui Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh, H Sururi kemarin mengatakan, kuota haji tahun tahun lalu berjumlah 1.260 calon jamaah haji (calhaj). "Dan bisa diperkirakan tahun ini jumlahnya juga tidak jauh dari angka tersebut dan bahkan bisa bertambah maupun berkurang," katanya.

Sejumlah faktor yang mempengaruhi hal tersebut juga cukup kompleks. Mulai kendala waktu penetapan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) sampai dengan persoalan teknis penyelenggaraannya. "Dasarnya adalah pendataan yang dilakukan akhir tahun lalu adalah sampai dengan 1100207312, dan ini pun juga masih bisa berubah," ujarnya.

Disinggung soal kegiatan yang saat ini dilakukan, pihaknya menjelaskan masih tetap dilakukan proses pendaftaran ibadah haji. "Hingga saat ini masuk porsi haji tahun 2016 dan hampir usai," jelasnya.

Hal ini dikarenakan minat masyarakat untuk pergi haji masih tinggi, namun demikian masyaraka tetap melaksanakan pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Salah satunya masyarakat diimbau memahami sistem komputerisasi haji terpadu (siskohat) pada proses pendaftarannya," ujarnya.
Terima kasih telah membaca artikel tentang Estimasi Kuota Haji Bisa Berubah di blog Cheria Wisata Informasi lebih lanjut silahkan hubung bagian marketing Cheri Wisata.

Artikel terbaru :

Terima kasih telah memberikan komentar, kami akan respon secepatnya.

Cheria Tour Travel

Menyediakan Paket Umroh Plus dan Reguler Berangkat Setiap Pekan Dengan Pesawat Garuda Indonesia, Emirat, Turkish, Etihad dan Maskapai Ternama Lainnya.

Silahkan Menghubungi Kami Untuk Request Paket Wisata Halal

Dan Apakah mereka tidak Mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum mereka? orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. dan telah datang kepada mereka Rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak Berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang Berlaku zalim kepada diri sendiri (QS Ar-Ruum [30] 9).