travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Mengenal Tempat-Tempat Penting Di Sekitar Kabah

Saat Anda berkesempatan menjalankan umroh di tanah suci, ada baiknya Anda menjadwalkan untuk mengunjungi tempat-tempat paling terkenal di sekitar Kaabah. Tempat apa sajakah itu? Yuk kita tengok satu per satu.

Maqom Ibrahim. Dilihat dari rangkaian katanya, seolah-olah Maqom Ibrahim adalah kuburan Nabi Ibrahim sebagaimana menjadi dugaan atau pendapat sebagian orang. Padahal bukan! Maqom Ibrahim adalah batu yang dijadikan pijakan Nabi Ibrahim saat membangun Ka’bah. Letak Maqom Ibrahim ini hanya sekitar 3 meter dari Ka’bah dan terletak di sebelah timur Ka’bah. Menurut kisahnya, batu ini bisa naik dan turun sendiri sesuai keperluan Nabi Ibrahim saat membangun Ka’bah. Bekas kedua telapak kaki Nabi Ibrahim masih nampak dengan jelas di atas batu tersebut. Di sekeliling batu Maqom Ibrahim itu kini diikatkan perak dan dibuatkan kandang besi berbentuk seperti sangkar burung untuk melindunginya. Pembangunan sangkar pelindung itu diperintahkan oleh Khalifah Al Mahdi Al Abbasi.

Multazam. Multazam adalah dinding Ka’bah yang terletak di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah. Tempat ini merupakan tempat utama dalam berdoa yang dipergunakan oleh jemah Haji dan jamaah Umroh. Baik untuk berdoa atau bermunajat kepada Allah SWT setelah selesai melakukan Tawaf. Saat bermunajat di depan Multazam ini, banyak jamaah yang terharu, tak sanggup menahan air mata, karena menyadari dan merasakan kebesaran Illahi. Multazam ini insya Allah merupakan tempat yang mustajab dalam berdoa. Insya Allah doa para jamaah haji di tempat ini dikabulkan oleh Allah SWT. Sebab Rasulullah SAW sendiri pernah bersabda, “Antara Rukun Hajar Aswad dan Pintu Ka’bah, yang disebut Multazam. Tidak seorangpun hamba Allah yang berdoa di tempat ini tanpa terkabul permintaannya.”

Mata Air Zamzam. Air Zamzam berasal dari mata air Zamzam yang terletak di bawah tanah, kurang lebih 20 meter di sebelah tenggara Ka’bah. Mata air atau sumur ini mengeluarkan Air Zamzam tanpa henti. Diamanatkan bagi jamaah haji agar sewaktu meminum air Zamzam harus dengan tertib sambil membaca niat. Setelah meminum air Zamzam para jamaah hendaknya menghadap Ka’bah. Sumur Zamzam mempunyai riwayat yang tidak dapat dipisahkan dari kisah isteri Nabi Ibrahim AS, yaitu Siti Hajar dan putranya Ismail AS.

Sewaktu Ismail dan Ibunya hanya berdua dan kehabisan air untuk minum, maka Siti Hajar pergi ke Bukit Safa dan Bukit Marwah sebanyak 7 kali. Namun tidak berhasil menemukan air setetespun karena tempat ini sangat tandus, hanya merupakan lembah pasir dan bukit-bukit gersang. Selain Siti Hajar dan Ismail, tidak ada manusia lain yang tinggal di situ. Mana mungkin sanggup hidup di tempat yang tak ada sumber airnya. Namun setelah 7 kali pulang-pergi dan sampai di bukit Marwah, Siti Hajar tiba-tiba atas kehendak Allah, menemukan sumber air yang memancar dari dalam tanah dengan sangat derasnya. Itulah mata air Zamzam.

Shafa dan Marwah. Shafa dan Marwah merupakan dua bukit yang terletak di dekat Ka’bah. Sejarah bukit Shafa dn Marwah juga tidak lepas dari kisah isteri Nabi Ibrahim AS, yaitu Siti Hajar dan putranya Ismail AS. Saat kali ketujuh atau terakhir Siti Hajar pulang pergi ke Bukit Shafa dan Bukit Marwah untuk mencari sumber air, ketika sampai di Marwah, tiba-tiba terdengar olehnya suara air yang sangat mengejutkannya. Llalu ia menuju ke arah suara itu dan ternyata itu sungguh-sungguh suara air yang memancar dari dalam tanah dengan derasnya. Air itu adalah air Zamzam.

Masjid Nabawi. Masjid ini berada di pusat kota Madinah. Nabi Muhammad SAW selalu menyebut masjid ini sebagai “Masjidku.” Rasul pernah bersabda,” Sholat di masjidku ini lebih utama daripada sholat seribu kali di masjid lain, kecuali Masjidil Haram.” Dalam satu riwayat lain, Rasul bersabda,” Barang siapa sholat di masjidku 40 waktu tanpa terputus, maka ia pasti selamat dari neraka dan segala siksa dan selamat dari sifat munafik.” Masjid ini didirikan oleh Rasul SAW bersama para sahabatnya pada tahun pertama hijriah (622 M). Masjid seluas 1.050 meter persegi ini terletak persis di sebelah barat rumah beliau.

Kini rumah itu menjadi makam Rasul SAW dan menjadi bagian dari bangunan masjid. Berziarah ke masjid Nabawi adalah masyru’ atau diperintahkan dan termasuk ibadah. Sebab Rasul pernah bersabda,” Janganlah kau mementingkan bepergian kecuali kepada tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjidku ini dan Masjidil Aqsa.” Jadi jika sudah sampai di Tanah Suci, daripada memikirkan belanja oleh-oleh haji dan jalan-jalan, lebih baik bepergian ke dua masjid ini. Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Sedangkan Masjid Al-Aqsa berada di Yerusalem, Palestina.


Masjid Al-Aqsa


Sedikit informasi mengenai Masjid Al-Aqsa, masjid ini merupakan tempat suci ketiga bagi umat Islam. Kaum Muslim percaya bahwa Nabi Muhammad SAW diangkat ke Sidratul Muntaha dari tempat ini setelah sebelumnya dibawa dari Masjid Al-Haram di Mekkah dalam peristiwa Isra' Mi'raj. Nabi Muhammad SAW hingga 17 bulan setelah hijrah ke Madinah juga mengajarkan pada umat Islam untuk berkiblat ke arah Masjid Al-Aqsa (Baitul Maqdis), sebelum akhirnya kiblat sholat adalah Ka'bah di dalam Masjidil Haram, Mekah, hingga kini.

Demikianlah beberapa tempat peziarahan yang sangat bersejarah bagi kaum Muslim di Tanah Suci. Semoga kaum Muslim semakin rindu dan terpanggil untuk melaksanakan Ibadah Haji dan para jamaah haji semakin bersemnagat dalam menjalankan ibadahnya di Tanah Suci. Selamat menunaikan Ibadah Haji, semoga menjadi Haji Mabrur.


Paket Umroh Plus Aqso Lengkap


Untuk berkonsultasi langsung mengenai Promo Paket Umroh Plus Aqso silahkan menghubungi kami.

Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.

» Thanks for reading Mengenal Tempat-Tempat Penting Di Sekitar Kabah