travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Tips Sehat Selama Beribadah Haji


TIPS SEHAT SELAMA BERIBADAH HAJI


Tips Sehat Selam Beribadah Haji


Ibadah haji merupakan ibadah yang mengandalkan fisik, yang seluruh rangkaiannya membutuhkan energi tubuh yang prima untuk menyelesaikan seluruh aktifitas ibadah haji, karena ibadah ini terbilang cukup melelahkan. Demikian juga, secara rentang waktu, ibadah haji memerlukan waktu yang cukup lama. Sementara harus dihadapkan pada iklim dan cuaca yang sangat berbeda di Tanah Air. Sehingga dengan cuaca yang berbeda, seringkali membuat jamaah haji Indonesia mengalami jatuh sakit. Tentu hal semacam ini tidak kita harapkan.


tips sehat berhaji


Selain itu, ditunjang dengan bertemunya banyak orang dari berbagai negara kumpul menjadi satu, yang bisa jadi salah satu dari mereka ada yang membawa penyakit yang menular. Sehingga hal ini tidak menutup kemungkinan akan menularkan pada orang-orang sekitarnya. Tentu, hal semacam ini harus diwaspadai oleh seluruh jamaah haji dari Indonesia. Jangan sampai kekebalan tubuh jamaah haji lemah, yang pada akhirnya akan tertular oleh penyakit yang berasal dari negara lain. Karena memang ibadah haji sangat rentan dengan penyebaran penyakit.

Tidak hanya itu, faktor makanan juga seringkali menjadi kendala bagi jamaah haji. Makanan yang telah disediakan oleh pihak penyelenggara terkadang tidak cocok di perut para jamaah haji. Sehingga, para jamaah tidak tertarik untuk mengkonsumsi makanan. Kalau sudah demikian, asupan makanan tidak ada, pada akhirnya jamaah akan mengalami lemah, baik lemah secara fisik maupun kekebalan tubuh, yang menyebabkan rentan dengan berbagai penyakit.


Makanan Sehat


Untuk itu, agar jamaah haji tetap dalam kondisi sehat, karena bagaimanapun juga sehat merupakan salah satu bagian terpenting untuk mendapatkan haji mabrur, jamaah harus senantiasa menjaga kesehatan. Ada baiknya ikuti Tips Sehat Selama Beribadah Haji yang telah disarankan oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, supaya jamaah haji tetap dalam kondisi sehat. Adapun tips-tipsnya sebagai berikut :

1.        Hal paling utama untuk diperhatikan jamaah haji adalah kebersihan minuman dan makanan yang dikonsumsi. Jamaah haji tidak direkomendasikan untuk meminum air kran, sebab air kran berbahaya untuk dikonsumsi, karena berupa air mentah yang masih banyak mengandung mikroorganisme. Perjalanan panjang selama 10 jam antara Madinah dan Makkah dalam cuaca panas terik pastilah akan membuat para jamaah haji lelah dan kehausan. Padahal disepanjang perjalanan tidak bisa dipastikan akan menemukan makanan, air minum bersih atau toilet.

2.    Ada baiknya para jamaah haji membekali diri dengan air mineral botol atau jika ingin yang natural bisa dipilih air zam-zam. Air zam-zam aman diminum walau mentah karena mengandung fluoride tinggi yang mampu membunuh kuman. Sehingga resiko dehidrasi selama dalam perjalanan tidak akan terjadi.

3.      Para jamaah haji pun harus memeriksa dengan teliti kebersihan tempat makan yang akan dipilih. Misalnya di distrik Haram, sebaiknya jamaah haji menghindari untuk makan di restoran yang kelihatan kurang bersih. Mengintip kebersihan restoran sebelum memesan makanan dan mencuci tangan dengan sabun sebelum makan adalah hal yang mutlak dilakukan.

4.     Disarankan jamaah haji untuk selalu membawa sabun pribadi di dalam tas yang selalu dibawa kemana-mana. Lebih baik sedikit repot dan bijak daripada terserang sakit perut dan ibadah menjadi terhambat, bukan? Dengan memerhatikan kebersihan dan kesehatan makanan dan minuman yang dikonsumsi, insya Allah kondisi fisik para jamaah haji selalu prima untuk mengikuti rangkaian ibadah haji dan Tanah Suci.

5.      Tidak menyimpan jatah makanan. Jika jamaah haji mendapat jatah makanan yang masih hangat dan segar, hendaknya segera dikonsumsi, tdak perlu disimpan, sebab dikhawatirkan akan menjadi basi dan akan menyebabkan sakit perut jika dikonsumsi kemudian. Saat menerima jatah makanan, hendaknya juga diperiksa apakah masih hangat atau sudah basi. Sebab pengolahan makanan dalam jumlah besar sehingga kadang diolah jauh sebelum jam makan tiba. Jika sudah dalam kondisi tidak baik, sebaiknya tidak dikonsumsi.

6.    Memperhatikan penyakit yang telah diidap sedari di Tanah Air. Naik haji merupakan kegiatan yang berat, kendala fisik kadang-kadang berbahaya, terutama bagi orang tua. Seyogyanya sebelum keberangkatan, memeriksakan diri dan berkonsultasi pada dokter keluarga, sehingga dokter bisa memberikan saran bagaimana menjaga diri supaya kemungkinan komplikasi bisa dihindari.

7.        Kepala kelompok juga harus diberitahu mengenai kondisi kesehatan anggotanya, sehingga selalu tanggap dan waspada. Sebagian besar kaum lanjut usia mengalami resiko pembengkakan pembuluh darah yang mengakibatkan gagal vena atau masalah jantung. Bagi yang memiliki tekanan darah tinggi juga harus berhati-hati. Terutama pada beberapa obat yang bisa meningkatkan tekanan jantung, seperti obat flu dan pelega tenggorokan.

8.        Sebaiknya selalu berkonsultasi dengan dokter dalam kelompok. Bagi yang mengidap diabetes, tidak berarti harus berhenti makan karena takut gula darah naik. Sebaiknya tetap makan makanan diet seperti salad buah dan makanan kecil rendah gula, serta tidak tidur di siang hari dan lebih memperhatikan penanganan luka-luka kecil akibat terinjak atau terdorong.

9.   Memperhatikan kecukupan beristirahat. Jamaah haji butuh stamina yang baik untuk bisa mengikuti rangkaian ibadah haji. Untuk itu, cukup istirahat mutlak diperlukan. Jangan sampai gara-gara terlalu banyak jalan-jalan dan belanja, kondisi fisik menjadi drop dan menjadi tak cukup fit untuk mengikuti ibadah. Stamina jamaah haji harus benar-benar dijaga, agar bisa menjalankan ibadah di Padang Arafah saat puncak ibadah haji berlangsung.

10.    Menyediakan krim. Bagi jamaah haji yang berkulit sensitif, ada baiknya menggunakan krim anti jamur. Krim anti nyamuk juga dianjurkan untuk melindungi diri dari gigitan serangga. Krim untuk menjaga kelembaban kulit dan melindungi kulit dari sengatan matahari juga dianjurkan.

Nah, itulah Tips Sehat Selama Beribadah Haji yang telah direkomendasikan oleh Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan yang harus menjadi pedoman bagi calon jamaah yang hendak menunaikan ibadah haji. Insya Allah bila 10 tips tersebut dilakukan dengan baik, jamaah akan terhindar dari penyakit yang tidak diinginkan.

Untuk itu, agar jamaah haji selalu dalam kondisi sehat, Cheria tidak henti-hentinya memberikan pelayanan yang maksimal kepada seluruh jamaah yang berangkat menggunakan biro perjalanan haji Cheria Wisata, baik sebelum berangkat maupun saat berada di Tanah Suci.

Cheria Wisata juga menjadikan Tips Sehat Selama Beribadah Haji di atas sebagai pedoman wajib yang harus dipatuhi oleh seluruh jamaahnya. Sehingga, alhamdulillah sampai dengan saat ini, dengan perhatian penuh dari kami menjadikan jamaah haji kami selalu dalam kondisi sehat selama mengerjakan ibadah haji.

Oleh karenanya, bagi Sahabat Cheria yang hendak berkonsultasi lebih lanjut dapat menghubungi kami di alamat berikut :

PT. Cheria Wisata
Gedung Twink Lt. 3
Jl. Kapten P. Tendean No. 82 Mampang Prapatan
Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12790


Kantor :
(021) 7900-216
(021) 7900-218
(021) 7900-201
(021) 7388-8872
(021) 737-2864

Mobile :
0877-8184-7487 (XL)
0812-9857-0855 (Telkomsel)
0815-8435-0733 (Indosat)
0828-1709-4113 (Ceria Telecom)

» Thanks for reading Tips Sehat Selama Beribadah Haji