travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Acara Festival Sastra Dan Tradisi Korea di Hyeseok Cultural Festival

Acara Festival Sastra Dan Tradisi Korea di Hyeseok Cultural Festival


Hyeseok Cultural Festival


Korea Selatan tidak hanya mempunyai panorama yang indah namun juga gelaran festival budaya yang rutin diselenggarakan. Salah satunya adalah Hyeseok Cultural Festival didekasikan untuk penulis novel terkenal berjudul “When Buckwheat Flower Blooms”. Setiap tahunnya festival ini mengusung tema-tema yang berbeda. Novel ini menggambarkan hubungan antara kehidupan manudia dengan alam melalui keindahan pemandangan Bongpyeong yang mempesona. Bongpyeong sendiri adalah kampung halaman sang penulis yang sering disebut-sebut dalam novelnya.

Hyeseok Cultural Festival
Hyeseok Cultural Festival

Hyeoseok Festival diadakan setiap awal musim gugur. Pada tahun 2011 misalnya, Hyeseok Cultural Festival yang dilaksanakan pada 9 – 19 September itu mengusung tema “Heart-touching Literature, Scent of Nature & Literature Journey to The Field of Buckwheat Flowers”. Menandai 13 tahun perhelatan festival tersebut, saat itu digelar di Desa Hyoseok di Bongpyeong-myeon, Pyeongchang-gun, Gangwon-do. Gangwon merupakan tuan rumah penyelenggaraan Winter Olympics pada tahun 2018 mendatang.

Pemandangan Bongpyeong
Pemandangan Indah Bongpyeong

Acara festival meliputi berbagai macam hal yang berhubungan dengan dunia sastra dan tradisi Korea seperti pameran puisi, malam sastra, lomba menulis esai, membuat kerajinan tradisional, mewarnai kuku dengan balsam dan masih banyak lagi.

Hyeseok Cultural Festival
Berbagai Gelaran Hyeseok Cultural Festival

Pertunjukan budaya juga dipertontonkan, seperti tari tradisional Pungmulnori yang mengandalkan tetabuhan perkusi. Tidak itu saja, pengunjung juga diperbolehkan mencicipi sajian makanan tradisional Korea.  Pengunjung bahkan bisa berkeliling ke tempat kelahiran Lee Hyo-seok dan memorial hall. Pada tahun 2012, festival yang sama pun kembali dihelat yakni pada tanggal 7-16 September lalu.

Terlepas dari gelaran festival ini, Bongpyeong bukanlah hanya sekedar desa kelahiran sang penulis novel, lebih dari itu, desa ini ternyata telah memberikan makna yang besar bagi dunia sastra dan masyarakat Korea Selatan. Melalalui novelnya yang bersetting desa tersebut, pembaca menjadi tahu dan paham bagaimana keindahan dari Bongpyeong.

Bahkan novel yang menceritakan kondisi Bongpyeong ini menjadi salah satu bacaan wajib murid-murid sekolah menengah di Korea. Tak heran jika desa ini pada tahun 1990 oleh Menteri Kebudayaan Korea dinobatkan menjadi desa budaya pertama di negeri gingseng tersebut. Setelah itu, kemudian digagas pula gelaran Hyeseok Festival sebagai festival budaya rutin.

Paket Tour Promo Korea


Anda dapat menyaksikan Festival ini di Korea, hubungi Cheria Wisata untuk keberangkatan liburan Anda ke Korea dan juga Anda dapat mengambil Paket Tour Ke Korea Selatan dengan harga yang lebih terjangkau dari Cheria Wisata lho.

Berikut Artikel Terkait Mengenai Tempat & Hal Menarik Korea :



Yuk' Lihat cuplikan Paket Tour Halal Korea bersama Cheria Wisata ^O^



Salam +Cheria Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.


» Thanks for reading Acara Festival Sastra Dan Tradisi Korea di Hyeseok Cultural Festival