travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Sisa Sejarah di Mada’in Saleh Madinah

Sisa Sejarah di Mada’in Saleh Madinah


Mada’in Saleh
Mada’in Saleh

Memang tidak ada habisnya membahas objek wisata yang berada di Arab Saudi. Setelah membahas berbagai objek pariwisata yang terletak di kota Riyadh, Madinah, Mekkah masih ada saja objek wisata yang sayang apabila anda lewatkan begitu saja.

Objek wisata kali ini adalah Mada’in Saleh. Salah satu situs yang menawarkan keunikan bangunan kota tua pra sejarah Islam yang sangat indah. Kota tua ini pun sudah diangkat menjadi warisan dunia oleh salah satu organisasi antar bangsa.

Mada’in Saleh berlokasi di Al Ula, Provinsi Madinah, Arab Saudi. Mada’in Saleh terletak 20 kilometer dari utara Al Ula, 400 kilometer dari barat laut kota Madinah, dan juga 500 kilometer di sebelah tenggara kota Petra, Yordania.

Mada’in Saleh merupakan kota kuno yang termasuk situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2008 yang juga dikenal sebagai situs purbakala pra-Islam. Mada’in Saleh sering dikenal dengan nama Al Hijr. Pada zaman dahulu, kota kuno ini pernah dihuni oleh Nabi Saleh As dan kaumnya, yaitu kaum Tsamud.

Kaum Tsamud terkenal dengan keahliannya memahat gunung. Dengan keahliannya tersebut, Kaum Tsamud membuat tempat yang kokoh dan melubangi gunung-gunung sebagai tempat berlindung.

Alasan mengapa UNESCO menobatkan Mada’in Saleh menjadi situs warisan dunia adalah karena sisa-sisa sejarah dikota tersebut terawat dengan baik, terutama situs arkeologi Mada’in Saleh yang berupa 131 tempat tinggal dan makam kuno monumental berupa gunung yang di pahat dan memanjang sekitar 13 kilometer.

Mada’in Saleh sendiri merupakan situs warisan pertama yang berada di Arab Saudi. 45 dari 131 makam monumental tersebut berbentuk prasasti berupa naskah yang tertulis dalam bahasa aram akhir yang terleteak di atas pintu.

Banyaknya wisatawan yang datang membuktikan keindahan yang dimiliki Mada’in Saleh. Bangunan-bangunan yang ada disana berbentuk seperti istana-istana kuno yang megah tetapi uniknya, bangunan ini menyatu dengan gunung dan berwarna sama dengan gunung gurun tersebut yang berwarna pasir coklat keemasan.

Jika anda tertarik mengunjungi Mada’in Saleh, terdapat beberapa benda yang harus anda bawa. Untuk bulan April hingga Oktober, anda sebaiknya membawa kaca mata hitam dan topi untuk melindungi anda dari paparan sinar matahari dan juga untuk melindungi mata anda dari pasir yang berterbangan.

Untuk musim dingin, anda sebaiknya membawa dan memakai baju yang lebih tebal agar anda tidak kedinginan. Untuk sepatu, anda sebaiknya menggunakan sepatu hiking, agar mempermudah anda untuk beraktivitas selama disana.

Krim sunblock juga sangat berguna untuk melindungi kulit anda selama berada di Mada’in Saleh. Untuk makanan dan minuman, anda sangat disarankan agar membawa air putih yang banyak, terutama ketika musim panas. Apabila anda tidak terbiasa dengan panasnya suhu di Mada’in Saleh , kehausan, dan tidak minum anda bisa kekurangan cairan dan dehidrasi.

Historical Hills
Historical Hills

Selain menikmati bangunan-bangunan kuno di Mada’in Saleh ini, para turis dapat melakukan aktivitas lain seperti olahraga. Mada’in saleh memang bukan tempat yang pas untuk berolahraga. Untuk itu, anda bisa mengunjungi daerah Historical Hills yang hanya berjarak 15 menit dari Mada’in Saleh.

Disana anda bisa melakukan olahraga khas Arab Saudi yaitu seluncur pasir. Untuk melakukan seluncur pasir, pakaian yang harus anda kenakan adalah celana panjang yang tidak mudah robek, sweater apabila musim dingin atau kemeja tipis untuk musim panas.

Untuk sepatu, anda harus mengenakan sepatu boots beserta kaus kaki panjangnya. Papan seluncur untuk seluncur pasir ini mirip dengan yang digunakan untuk seluncur es profesional. Ada papan yang digunakan untuk berseluncur dengan cara berdiri ada juga yang bisa digunakan dengan cara duduk. Apabila tidak mempunyai papan seluncur profesional, anda dapat mencari ban licin yang bisa digunakan untuk berseluncur.

Agar bias mengunjungi Mada’in Saleh, anda tentu memerlukan tempat untuk menginap. Hanya ada beberapa hotel di daerah Mada’in Saleh ini. Hotel pertama adalah Al Ula Arac Ressort. Hotel ini merupakan hotel berbintang tiga. Al Ula Arac Ressort teletak di suatu lembah gurun yang ditumbuhi banyak pohon palem dan dikelilingi oleh formasi batuan.

Al Ula Arac Ressort menggunakan perabotan kayu yang bagus dan alas lantai yang ditutupi dengan karpet layaknya hotel-hotel berbintang di kota lain. Setiap kamar yang ada di hotel ini dilengkapi dengan televisi berwarna dengan tayangan internasional, meja kerja, akses internet gratis dan pendingin ruangan.

Anda bisa menikmati santapan khas kota tersebut dan santapan mancanegara di restoran yang berada di hotel ini. Restoran ini menghadap langsung ke taman hotel yang dibanggakan oleh hotel ini.

Taman Al Ula Arac Ressort dirancang dalam gaya suku badui dengan sentuhan warna tradisional yang berasal dari tradisi lama. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau yaitu mulai dari 890.000 rupiah untuk standard room hingga 3.900.000 rupiah untuk suite room.

Selain Al Ula Arac Ressort, ada hotel lain yang berada didekat Mada’in Saleh dan hotel ini berlokasi sangat dekat yaitu Mada’in Saleh hotel. Hotel ini mempunyai beberapa fasilitas seperti kolam renang yang bisa digunakan oleh laki-laki maupun perempuan. Total kamar dihotel ini sebanyak 65.

Selain kamar hotel, Mada’in Saleh Hotel menyediakan tenda yang bisa anda tinggali. Setiap kamar di hotel ini dilengkapi dengan pendingin ruangan, tv, dan mini bar. Tenda yang disewakan pun mempunyai fasilitas yang sama seperti kamar hotel. Tenda di hotel ini cukup elegan dengan sentuhan suasana tradisonal Arab Saudi yang sangat khas.

Rencanakan segera kunjungan Anda bersama keluarga ke Mada'in Saleh dan berwisata ke berbagai objek wisata menarik di Mada'in Saleh dengan Cheria Wisata. Ikuti juga Paket Umroh Reguler dengan Cheria Wisata ya. Untuk info lengkap hubungi saja Cheria Wisata.

Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.


» Thanks for reading Sisa Sejarah di Mada’in Saleh Madinah