travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Kastil St. Peter Bodrum

Destinasi Kaya Sejarah Kastil St. Peter Bodrum


Castle of St. Peter
Castle of St. Peter

Castle of St. Peter adalah salah satu icon kota yang wajib di kunjungi bila wisatawan mencatatkan Bodrum sebagai salah satu tujuan dari destinasi perjalanan di Turki. Dalam bahasa Turki Bodrum berarti ‘benteng’. Bangunan istana sekaligus benteng tersebut berada di sebuah bukit kecil yang berlokasi di pinggiran perairan. Selain keindahan arsitekturnya, sebuah museum bernama Museum of Underwater Archeology juga ada di sana.

Sejarah Castle of St. Peter Bodrum


Di area yang berdiri semenjak tahun 1962 tersebut tersimpan ratusan artifak yang di dapatkan dari hasil pencarian dan penggalian di bawah permukaan laut dan di dasar lautan. Beberapa diantaranya adalah peralatan, perlengkapan beraneka barang yang di temukan dari kapal-kapal yang telah karam selama 32 abad lamanya, dari 16 abad sebelum masehi (BC) hingga 16 abad sesudah masehi (AD).

Selain muatan-muatan kapal dan berbagai ‘harta karun’ berupa beragam perhiasan, pengunjung yang datang ke Castle of St. Peter juga bisa menikmati 2 buah kapal yang juga di pamerkan di sana. Salah satunya adalah kapal milik Carian, seorang putri bangsawan yang telah meninggal 300 tahun sebelum masehi. Kapal-kapal tersebut masing-masing bernama ‘Fatimi Ship’ yang karam pada tahun 1077 setelah masehi dan ‘Uluburun’ yang karam 14 abad sebelum masehi.

Pengunjung yang berada di bangunan Castle of St. Peter juga bisa menikmati beraneka vas yang berasal dari era Mycenaenaean (sekitar 14 hingga 12 abad sebelum masehi) dan barang-barang perunggu yang berasal dari masa 2500 tahun sebelum masehi. Koleksi-koleksi tersebut bisa di dapati di area bekas ruangan gereja.

Di area Italian Tower (menara Italia), pengunjungnya bisa menyaksikan beragam koleksi koin dan perhiasan dari masa lalu. Koleksi-koleksi beraneka barang yang terbuat dari gelas juga bisa di saksikan, begitu banyaknya koleksi yang di display sehingga Castle of St. Peter termasuk salah satu dari 4 besar museum yang menyimpan koleksi beraneka barang yang terbuat dari gelas.

Area istana-nya juga menarik untuk di jelajahi. Castle of St. Peter di bangun oleh para Knights Hospitaller atau para ksatria Hospitaller atas perintah King Mausolus. Knights of Hospitaller adalah bagian dari para pejuang agama Kristen di abad pertengahan yang sebagian besar bertempat tinggal di kepulauan Rhodes. Untuk memperkuat posisi di daratan, para Ksatria tersebut membangun sebuah benteng di atas sebuah kawasan dataran tinggi. 

Di tahun 1402, bangunan istana yang juga di kenal dengan nama ‘Petronium’ (berasal dari kata ‘Peter’) tersebut direnovasi dan di perkuat strukturnya. Batu-batu yang tadinya berada di Mausoleum (sebuah destinasi wisata lain) – yang berada tak jauh dari bangunan tersebut – turut pula di gunakan sebagai material di proses renovasi tersebut. Kegiatan pembangunan besar-besaran itu juga termasuk meng-ekskavasi sumur-sumur bawah tanah di bawah bangunan benteng.

Bangunannya sempat kembali lebih di perkuat oleh para Knights of Hospitaller di tahun 1494. Saat itu batu-batu dari bangunan Mausoleum kembali di gunakan. Kali ini pembangunannya di lebih di di fokuskan kepada tembok-tembok benteng yang menghadap ke daratan agar bisa menahan gempuran meriam-meriam kanon yang di tembakkan dari daratan.

Saat kota Constantinople (sekarang Istanbul) jatuh ke tangan Sultan Mehmet di tahun 1453, Castle of St. Peter juga sempat di coba untuk di rebut, namun pasukan Sultan Mehmet tak bisa menembus nya . Di tahun 1480, istana sekaligus benteng itu kembali di serang oleh pasukan Sultan Mehmet, namun lagi-lagi bala tentara kesultanan Ottoman tersebut harus pulang dengan tangan hampa.

Barulah di tahun 1500-an, pasukan Sultan Mehmet yang amat kuat berhasil merebutnya. Saat itu, Sultan Mehmet mengirimkan tak kurang dari 200,000 tentaranya untuk merebut benteng tersebut. Di tahun 1522, pasukan yang menyerbu lewat teluk Marmaris itu berhasil menaklukkannya.

Setelah berada di tangan Sultan Mehmet, istana tersebut di fungsikan sebagai bangunan masjid. Sebuah menara masjid di juga dibangun oleh Sultan Ottoman itu. Masjidnya sendiri di beri nama masjid Sulamniye. Sayangnya, menara masjidnya sempat hancur di tahun 1915 oleh serangan armada laut Perancis saat berkecamuknya Perang Dunia I.

Jika wisatawan berada di sana, menara masjid yang bisa di sakiskan di sana adalah hasil rekonstruksi yang di lakukan pada tahun 1997. Selain Castle of St. Peter dengan panorama lautnya yang indah, di Bordum, wisatawan juga bisa mendatangi destinasi wisata bernama Mausoleum yang tak kalah menarik.

Paket Tour Halal Turki Cheria


Destinasi ini Cheria Wisata rekomendasikan untuk Anda yang ingin menghabiskan liburan di Turki, jangan lupa mencoba destinasi seru lainnya dengan Paket Tour Halal Turki. Hubungi Cheria Wisata untuk informasi liburan ke Turki ya.

Yuk' Lihat cuplikan Paket Tour Halal Turki Cheria Wisata ^O^




Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.

» Thanks for reading Kastil St. Peter Bodrum