travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Menghormati Arwah Leluhur Di Obon Matsuri Jepang

Menghormati Arwah Leluhur Di Obon Matsuri Jepang


Obon Festival, biasa disebut Obon atau Bon saja, merupakan salah satu festival khas agama Budha yang bertujuan untuk menghormati arwah leluhur. Perayaan ini diangkat dari kisah Maha Maudgalyayana (Mokuren), salah seorang murid Budha yang telah kehilangan ibunya untuk selamanya.

Kisah Maha Maudgalyayana (Mokuren)


Mokuren memiliki penglihatan jika arwah sang ibu menderita, dan dia pun akhirnya bertanya pada Budha bagaimana caranya menolong sang ibu. Budha kemudian memerintahkannya melakukan beberapa ritual melalui pendeta Budha yang telah selesai menjalankan retret musim panas mereka. Mokuren menuruti perintah tersebut, dan dia lalu melihat arwah ibunya kini jauh lebih bahagia. Ritual tersebut kemudian disebarluaskan dan dilakukan oleh banyak orang, dan dikenal dengan nama Obon.

Menghormati Arwah Leluhur Di Obon Matsuri Jepang
Menghormati Arwah Leluhur Di Obon Matsuri Jepang

Obon dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda di seluruh Jepang, walau biasanya berkisar antara bulan Juli dan Agustus. Perbedaan tersebut terjadi karena adanya perubahan sistem penanggalan Jepang. Semula Jepang menganut kalender Bulan, namun pada periode Meiji berganti mengikuti kalender Gregorian. Akibatnya, perayaan Obon yang biasanya jatuh pada bulan ke-7 mengalami pergeseran tanggal.

Ada yang tetap merayakan Obon pada tanggal ke-15 pada bulan ke-7 berdasarkan kalender bulan (disebut Kyu Bon); ada yang merayakan pada tanggal ke-15 bulan ke-7 pada kalender Matahari (disebut Shichigatsu Bon); dan ada juga yang merayakan berdasarkan pada kalender Bulan, namun perayaannya mengambil waktu tanggal 15 Agustus (disebut Hachigatsu Bon). Bon yang terakhir ini yang banyak dirayakan di seluruh Jepang, sementara Kyu Bon masih dirayakan di daerah tertentu seperti wilayah Utara area Kanto, Shikoku, Chugoku, dan Okinawa.

Inti dari perayaan Obon adalah menghormati arwah leluhur. Secara singkatnya sih orang Jepang percaya jika arwah leluhur akan mengunjungi mereka pada periode perayaan Obon. Karenanya, pada perayaan Obon orang-orang akan menggantungkan lentera di depan rumah mereka untuk memandu arwah leluhur agar bisa menemukan jalan kembali ke rumah.

Akhir Periode Obon Jepang
Akhir Periode Obon

Selain menggantungkan lentera, orang Jepang juga akan mempersembahkan makanan bagi para leluhur tersebut. Makanan persembahan tersebut akan disajikan di altar rumah, maupun di kuil. Ritual lainnya adalah mengunjungi makam para leluhur untuk berdoa dan membersihkan makam. Selain itu, mereka akan menarikan bon odori (lihat pada bagian “tentang bon odori”). Barulah pada akhir periode Obon lentera-lentera tersebut akan dihanyutkan di sungai untuk menuntun kembali para arwah kembali ke alamnya.


Paket Tour Jepang Halal Cheria


Anda dapat berwisata ke Jepang untuk menyaksikan Matsuri ini, hubungi Cheria Wisata untuk membantu Anda melakukan perjalanan ke Jepang dengan Paket Tour Jepang Halal serta membantu Anda untuk memilih tanggal keberangkatan sebelum Matsuri.


Berikut Artikel Terkait Mengenai Tempat & Hal Menarik Jepang :


Yuk' Lihat cuplikan Paket Tour Halal Jepang bersama Cheria Wisata ^O^


Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.

» Thanks for reading Menghormati Arwah Leluhur Di Obon Matsuri Jepang