travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Kuil Indah Kamo Jinja Kyoto, Jepang

Jalan – Jalan Ke Kuil Indah Kamo Jinja


Jika Anda perhatikan, mayoritas kuil yang populer dikunjungi sebagai tempat wisata di Kyoto adalah sebuah kuil Budha. Memang di Kyoto banyak sekali kuil Budha yang memiliki sejarah panjang dan masih berdiri apik hingga saat ini, yang akhirnya menjadi daya tarik wisata utama di Kyoto. Namun bukan berarti di kota ini tidak ada kuil Shinto.

Di Kyoto juga terdapat beberapa kuil Shinto yang juga sudah memiliki perjalanan sejarah yang panjang. Tak hanya itu, kuil-kuil tersebut juga ada yang sudah diakui sebagai kanpei-taisha (kuil Shinto yang berada di peringkat atas) dan juga diakui sebagai situs warisan dunia.

Kuil Kamo Jinja Kyoto, Jepang
Kuil Indah Kamo Jinja Kyoto, Jepang

Salah satu kuil Shinto yang cukup ternama di Kyoto adalah Kamo Jinja (kuil Kamo). Namun jangan salah sangka. Jika menyebut nama Kamo Jinja, itu bukan nama sebuah kuil lho. Kamo Jinja merupakan sebutan umum untuk menyebut 2 nama kuil yang berada di sisi sungai Kamo, yaitu Kamigamo Jinja dan Shimogamo Jinja.

Kamigamo Jinja
Kamigamo Jinja

Kedua kuil tersebut sama-sama telah diakui oleh UNESCO sebagai World Heritage Site ‘Historic Monuments of Ancient Kyoto’. Keduanya juga sudah diakui sebagai Kanpei-taisha, yang berarti kuil ini memang memiliki kedudukan yang tinggi diantara kuil Shinto lainnya.

Shimogamo Jinja
Shimogamo Jinja

Namun sebetulnya apa yang membuat munculnya 2 kuil bernama hampir mirip itu? Dan apa perbedaan antara kuil Kamigamo dan Shimogamo?

Sejarah Dari Kuil Kamo


Sebelum mengenal masing-masing kuil tersebut, mari mulai mengenal sejarah dari kuil Kamo itu sendiri. Dalam kepercayaan setempat, pintu masuk yang terdapat di sisi timur laut penuh dengan ketidakberuntungan. Nah, salah satu sungai yang membelah kota Kyoto, yaitu sungai Kamo, mengalir dari arah timur laut.

Untuk mencegah ketidakberuntungan dan juga menjaga Kyoto dari segala hal buruk, dibangunlah 2 kuil Shinto di sisi sungai tersebut, yang akhirnya dikenal sebagai Kamo Jinja.

Kuil yang berada di posisi paling atas disebut Kamigamo Jinja (atau Kamo atas) dan kuil yang ada di bawah dinamakan Shimogamo Jinja (atau Kamo bawah).

Tertarik untuk mengenal lebih lanjut tentang Kamo Jinja? Mari mulai dari kuil yang berada di bagian paling atas, yaitu Kamigamo Jinja. Walau kedua kuil tersebut sama-sama berperan sebagai penjaga Kyoto, namun posisi Kamigamo dan Shimogamo berjarak 3,5 kilometer.

Adapun sejarah kuil Kamigamo yang memiliki nama resmi Kamo-wakeikazuchi Jinja ini sudah dimulai sejak tahun 678, jauh sebelum Kyoto resmi menjadi ibu kota Jepang. Setelah kekaisaran dipindahkan ke Kyoto yang menandai awal periode Heian, kuil inipun menjadi salah satu kuil utama bagi kekaisaran.

Sebagai kuil yang posisinya berada di sisi atas, kuil ini berlokasi di sekitar gunung yang dianggap sebagai gunung suci. Luas total kuil Kamigamo ini sendiri mencapai 690000 meter persegi, dan seluruh areanya sudah diakui sebagai Preservation Area of Historic Land (oleh pemerintah lokal) dan sebagai Historic Site (oleh pemerintah nasional).

Di lahan seluas itu terdapat beberapa bangunan yang berdiri terpisah. Pada prinsipnya, Anda dapat mengakses kuil ini melalui torii (gerbang kuil) dan menyusuri jalan setapak yang akan membawa Anda menembus rimbunnya hutan. Ada sungai kecil mengalir di tengah-tengah area kuil, sehingga Anda dapat menemukan banyak sekali jembatan.

Di kompleks kuil ini Anda dapat melihat beberapa kuil cabang dari Kamigamo Jinja sebelum tiba di bangunan utama. Beberapa diantaranya adalah Nara Shrine yang lokainya ada di dekat sungai, Sawada Shrine, Kataoka Shrine, dan Shingu Shrine. Namun jika Anda lebih tertarik dengan bangunan utama, Anda dapat langsung meneruskan perjalanan hingga ke ujung kompleks kuil.

Bangunan utama di kuil ini pun terdiri dari beberapa bangunan dan beberapa gerbang. Diantara gerbang tersebut ada yang hanya dibuka pada waktu tertentu, seperti Chu-mon yang hanya dibuka pada waktu tahun baru. Blok bangunan utama ini terakhir dibangun pada tahun 1863 oleh Kaisar Komei, dengan mempertahankan gaya arsitektur aslinya (telah diakui sebagai national treasure).

Di area kompleks bangunan utama ini terdapat beberapa bangunan menarik. Misalnya bangunan Honden yang merupakan tempatnya dewa utama dari Kamigamo dipuja, yaitu Kamo-wake- ikazuchi-no- kami. Kemudian ada bangunan Tsuchi-no- ya yang merupakan tempat dilakukannya berbagai ritual keagamaan dan juga penyucian diri.

Lalu ada Hoso-dono yang mudah dikenali karena adanya 2 gundukan pasir di bagian depannya. Gundukan pasir tersebut dipercaya memiliki kekuatan penyucian bagi seluruh area kuil, dan sudah dibuat sejak lama melalui berbagai prosesi ritual.

Seperti halnya kuil Shinto lainnya, di kuil Kamigamo ini juga biasa diselenggarakan berbagai festival keagamaan. Festival paling populer yang digelar di kuil ini adalah Aoi Matsuri, yang diselenggarakan setiap 15 Mei. Aoi Matsuri disebut-sebut sebagai salah satu festival terbesar di Kyoto, dan penyelenggaraannya juga dilakukan oleh kuil Shimogamo. Namun selain itu, di kuil ini juga kerap diadakan beberapa acara festival lainnya.

Wisata Halal Jepang


Bagi Anda yang tertarik untuk melihat festival yang dilakukan di kuil ini, cobalah untuk datang berkunjung pada tanggal 5 Mei. Pada saat itu, di kuil ini dilangsungkan pertandingan kuda sebagai persiapan untuk Aoi Matsuri. Lalu pada tanggal 30 Juni ada upacara penyucian musim pans. Dan pada tanggal 9 September, dilakukan ritual sumo untuk menghibur para dewa. Ikuti Paket Tour Jepang Murah bersama Cheria Halal Wisata.



Berikut Artikel Terkait Mengenai Tempat & Hal Menarik Jepang :


Yuk' Lihat cuplikan Paket Tour Jepang Halal bersama Cheria Halal Wisata ^O^







Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.

» Thanks for reading Kuil Indah Kamo Jinja Kyoto, Jepang