Konten [Tampil]
10 Alasan Harus Coba Bisnis Tour and Travel & Caranya!
Setiap usaha memiliki peluang dan alasan kuat untuk dipilih sebagai usaha utama agar sukses dalam usaha tersebut, termasuk dalam memulai bisnis tour and travel. Langkah penting yang diambil selalu membutuhkan pertimbangan yang matang dengan memikirkan keunggulan dan kesulitan (masalah-masalah) yang akan muncul pada bisnis tersebut. Pertimbangan dan alasan ini yang menjadi dasar seseorang yakin untuk memilih dan menentukan langkah penting.
Peluang untuk memulai bisnis tour and travel sangat tinggi karena banyak tempat wisata menarik yang bisa dijadikan destinasi, seperti laut, gunung, pantai, pagelaran acara, peninggalan sejarah, atraksi dan lainnya. Di Indonesia sendiri saja list lokasi sudah sangat panjang, apalagi jika ditambah dengan luar negeri. Selain itu, hal tersebut didukung dengan meningkatnya kebutuhan manusia akan wisata, terutama saat hari libur. Jika dulu liburan dan berwisata adalah kebutuhan tersier, sekarang tidak lagi, bahkan sudah menjadi kebutuhan primer untuk sebagian orang.
Ketika memulai sesuatu tentu pasti ada risiko yang harus ditanggung. Tapi jika tidak memulainya segera dan ragu-ragu, semua impian hanyalah angan dan tidak pernah terwujud. Ada pertimbangan dan risiko yang harus dihadapi, tapi keuntungan menggeluti bisnis tour and travel sangat besar. Apa saja alasan Anda memilih bisnis ini? Jawaban dapat kita ketahui dalam beberapa poin berikut ini.
Apa Itu Bisnis Tour Dan Travel?
Apa itu bisnis tour and travel? mengapa penawaran jasa tour adalah usaha yang menjanjikan? cakupan bisnis ini luas karena tidak hanya menyediakan penginapan dan tour guide tapi juga termasuk layanan makanan, restoran, transportasi, hotel, perjalanan bisnis, fotografi, kemah, kegiatan liburan dan lainnya. Wisatawan yang berkunjung juga tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga ada wisatawan mancanegara. Hal tersebut tentu membuat usaha tour & travel berpotensi besar.
Selain itu dalam memulai bisnis agen travel juga tidak memerlukan modal yang besar. Anda bisa merintisnya dari kecil. Jangan lupa untuk terus berinovasi dan beradaptasi. Apalagi sudah beberapa tahun ini kita mengalami pandemi dan belum lama lokasi wisata mulai bertumbuh lagi seperti sebelumnya. Hal tersebut membuat banyak sekali orang pergi liburan setelah suntuk bertahun-tahun hanya di rumah.
Bagaimana Memulai Usaha Travel?
Apa anda suka traveling, suka membantu orang dan sering membuat perencanaan yang detail? Nah, menggeluti bisnis tour and travel bisa jadi pilihan tepat. Ketika membangun bisnis wisata tentu anda perlu persiapan matang agar usaha berjalan dengan lancar. Di bawah ini ada cara memulai usaha travel, yaitu
1. Pilih Niche Market
Hal pertama yang harus dilakukan ketika memulai bisnis tour and travel adalah memilih niche market. Jika anda baru terjun ke dunia bisnis ini, sebaiknya memiliki target pasar yang spesifik. Mengambil semua jenis hal yang berkaitan dengan travel, bukanlah hal yang bijak. Karena anda akan mendapat saingan yang berat.
Untuk mendapatkan niche market, anda perlu riset terlebih dahulu. Bisa pilih riset yang berkaitan dengan tren travel baru yang belum banyak diterapkan/diambil agen travel lain. Berdasarkan booking.com, ada 72% wisatawan yang mencari pengalaman traveling yang cerminkan budaya lokal. Jadi tidak hanya liburan yang itu-itu saja. Misalnya liburan ke Yogyakarta dan mencicipi gudeg resep puluhan tahun yang sudah turun temurun, ke Bali dan mencoba latihan Tari Barong, ke Lombok untuk belajar menenun serta lainnya.
2. Tentukan Target
Setelah mendapatkan niche market, anda bisa menentukan target. Tentukanlah target setelah melakukan riset mendalam. Riset tersebut adalah riset pasar, riset kompetitor, sampai riset keuangan. Jika anda baru memulai bisnis tour and travel, untuk mengurangi risiko anda bisa menentukan target rendah yang masuk akal. Daripada target awal sangat tinggi untuk bisa mendapatkan uang secepat mungkin, tapi kenyataannya hasilnya jauh lebih sedikit dari target yang sudah ditentukan. Performa usaha turun terus menerus dan akhirnya bangkrut.
3. Buat Rencana Bisnis
Pembuatan rencana bisnis harus detail dan jelas, untuk hasil yang efektif. Jadi tidak asal yang penting sudah membuatnya. Karena business plan ini bisa membantu anda mencapai tujuan bisnis. Berikut adalah cara membuat rencana bisnis:
4. Buat Nama Usaha
Anda bisa membuat nama usaha yang unik tapi mudah diingat pelanggan. Daripada menggunakan nama yang terlalu umum, “Tour” dan “Travel”, sebaiknya memakai yang belum digunakan, ear catching tapi tetap berkaitan dengan wisata. Misalnya jasa anda menawarkan pengalaman wisata dengan mengikuti kegiatan warga lokal, namanya bisa menjadi KulTur (kultur dan tur) atau “Pulang Kampung”. Selain mudah diingat, keuntungan memiliki nama bisnis yang unik adalah anda akan mudah dalam menentukan nama domain untuk website.
5. Branding Kuat
Dalam hal ini anda harus membuat nama, logo dan tentukan warna. Branding ini sangat penting karena bisa menjadi identitas bagi usaha anda. Dengan branding yang kuat, akan memengaruhi persepsi masyarakat dan membuatnya mengasosiasikan niche travel dengan usaha milik anda. Cara membangun branding yaitu dengan:
- Pilih tujuan di balik brand - buat tujuan unik yang bisa menarik pelanggan
- Menjaga konsistensi brand - agar mudah diingat pelanggan dan membuat kesan positif, anda harus konsisten. Buat konsistensi brand dari ide, logo, warna dan gaya bahasa.
- Buat website - sebuah studi mengatakan kalau 82% orang mencari produk dari internet. jadi buatlah website yang apik.
6. Tawarkan Paket Wisata
Paket wisata isinya adalah agenda perjalanan. Di dalamnya ada tujuan, akomodasi serta aktivitasnya. Hal pertama adalah mencari tren pariwasata yang sedang hits. Cara ini cukup mudah, anda bisa riset di sosial media untuk mengetahui destinasi mana yang sekarang sedang viral.
Kedua adalah menentukan tujuan wisata dengan melihat target pasar. Misalnya, paket tur religius yang berisi lokasi dan aktivitas agama. Atau target pasarnya adalah orang di bawah 30 tahun dengan menawarkan paket wisata kekinian. Pilihlah objek wisata yang harganya terjangkau, dengan memperkirakan pendapatan orang yang usianya di bawah 30 tahun.
7. Berikan Diskon dan Promo
Anda bisa memanfaatkan waktu liburan untuk berikan diskon ataupun promo. Karena saat itulah banyak pelanggan yang ingin wisata dengan harga terjangkau. Atau anda juga bisa menawarkan akomodasi spesial di paket tur tersebut, seperti sarapan gratis. Apa diskon dan promo bisa diterapkan di low season? tentu saja bisa. Anda bisa berikan kuota atau batasan waktu. Misalnya waktu promo berlaku untuk 100 konsumen pertama.
8. Buat Website
Di era serba modern seperti sekarang, banyak orang yang mencari info menggunakan internet sebelum nantinya datang langsung. Dengan memiliki website anda juga bisa lebih berhemat, bisa buka 24 jam, promosi melalui brosur online jadi tidak perlu repot untuk promosi di jalan dengan menyebar brosur.
9. Promosi Bisnis
Cara berpromosi melalui media internet sangat efektif dan biayanya murah. Ada strategi digital marketing yang bisa dicoba yaitu:
- Search Engine Optimization (SEO) dengan menerapkan teknik SEO seperti SEO Off Page dan SEO On Page
- Social Media Marketing
- Email Marketing dengan mengirim promo, artikel terbaru atau pengumuman lain melalui email
10. Pilih Lokasi Strategis
Pemilihan lokasi sangat krusial untuk kantor offline. Pilihlah tempat yang banyak dilewati orang berjalan kaki, dekat dengan orang berkumpul dan juga memiliki parkiran yang cukup luas. Selain lokasi offline, pikirkan juga lokasi onlinenya seperti sosial media, website dan forum komunitas traveler. Jangan lupa juga untuk menambahkan lokasi bisnis di Google Maps, agar calon pelanggan mudah mencari tempat anda.
11. Pakai Sosial Media
Hampir semua orang memiliki media sosial. Efek media sosial ini tidak bisa dianggap enteng. Menggunakan media sosial adalah salah satu digital marketing. Tapi untuk sektor traveling, anda bisa fokus menggunakan user generated content (UGC). UGC ini adalah gambar atau video yang asalnya dari konsumen. Berdasarkan laporan Stachla, UGC ini lebih berpengaruh mengajak orang traveling sampai 86% dibandingkan konten yang dibuat influencer ataupun brand. Orang akan lebih percaya karena menampilkan apa adanya dan bisa menjelaskan pengalaman langsung yang dirasakan konsumen ketika pergi berlibur ke tempat tersebut.
Anda bisa memposting ulang konten UGC dari konsumen yang sudah menggunakan jasa liburan anda. Konten dapat diposting di stories atau feed instagram. Jangan lupa untuk menuliskan akun asli orang yang memposting tersebut, jadi si pemilik akun dan followersnya juga bisa melihat. Dan hal itu tentu membuat anda bisa menjangkau lebih banyak orang.
12. Pelayanan Terbaik
Karena bergerak dalam bidang jasa, tentunya harus memikirkan pula tentang pelayanan. Salah satu cara cepat untuk membangun branding adalah dengan pelayanan. Konsumen yang senang tentu akan menceritakan ke banyak orang, terutama orang terdekatnya seperti keluarga, teman atau bahkan masyarakat melalui media sosial yang dimilikinya. Tapi anda jangan hanya fokus ke calon pelanggan, anda juga harus mempertahankan kepercayaan dari pelanggan lama. Caranya adalah:
- Komunikasi secara personal. Sebaiknya anda menyebut nama secara spesifik, bukan “pelanggan”
- Menyelenggarakan customer loyalty program. Dengan memberikan penawaran khusus atau hadiah bagi pelanggan setia
- Minta feedback konsumen. Feedback konsumen adalah pengalaman langsung yang dialami ketika menggunakan jasa travel anda. Dan pelanggan yang terlibat langsung ini akan tingkatkan engagement.
13. Luaskan Jaringan
Jaringan yang luas bisa membuat bisnis anda sukses dengan cepat. Berkenalanlah dengan orang yang memiliki bisnis travel di berbagai lokasi. Dari sanalah anda bisa membuat kolaborasi bisnis. Keuntungan lain karena jaringan yang luas adalah untuk pengumpulan data. Jika perlu data destinasi, restoran atau hotel, anda bisa menghubungi rekanan tersebut tanpa perlu survei langsung.
Sebenarnya memperluas jaringan tidak hanya pada orang yang berbisnis di bidang sama, tapi juga ke pemilik hotel/ restoran, pengurus tempat wisata sampai travel vlogger dan komunitas traveling. Karena makin banyak jaringan yang anda buat, maka informasi yang didapat juga makin banyak.
14. Daftar Merek & Izin Usaha
Jika brand anda sudah kuat, selanjutnya anda perlu mendaftarkan brand secara resmi ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Jangan sampai ide, nama, logo dan lainnya dicuri orang lain. Selain daftar HKI, anda juga perlu memiliki izin usaha.
Bagaimana Cara Mengembangkan Usaha Tour And Travel?
Kesulitan dan tantangan tidak hanya berhenti sampai anda membangun bisnis, tapi juga saat menjalankannya. Pasti anda ingin bisnis ini berjalan lancar dan terus berkembang menjadi besar. Tapi di tengah persaingan yang ketat tentu perlu ada stategi yang dibuat dengan matang. Berikut adalah cara menjalankan bisnis wisata dan mengembangkannya:
1. Nama Produk Unik
Pikirkan dan pilih nama produk yang unik agar mudah diingat pelanggan. Pilihlah yang berbeda tapi masih menggambarkan produk yang anda tawarkan.
2. Paket Wisata Menarik
Saat event tertentu bisa tawarkan promo, diskon atau paket wisata menarik. Tentunya pelanggan akan senang dengan hal tersebut. Apalagi anda menawarkan paket wisata yang mungkin masih jarang ditawarkan agen lain.
3. Modifikasi Produk
Modifikasi terhadap produk harus dilakukan agar pelanggan tidak bosan dan jenuh. Modifikasi produk ini akan menguntungkan dibandingkan memesan produk baru untuk tingkatkan kualitas.
4. Optimalisasi Promosi
Promosi harus dilakukan online ataupun offline. Sosial media dan website bisa menjadi pilihan untuk promosi online, sedangkan offline bisa dengan mengikuti pameran wisata bersama pebisnis lainnya.
5. Standarkan Penawaran Harga
Ketika ada modifikasi produk, biasanya ada kenaikan harga. Tapi hal tersebut harus ditekan, jadi jangan menaikkan harga setinggi-tingginya. Konsistensi terhadap harga awal dinilai penting agar kesetiaan pelanggan bisa dipertahankan.
6. Pemetaan Lokasi
Pemetaan lokasi dilakukan untuk mengangkat potensi wisata lokal atau destinasi wisata yang sangat digemari. Anda juga harus mencari alternatif rute jika rute utama ada kendala. Agar bisnis tour and travel bisa berkembang, jangan hanya fokus di satu destinasi atau satu rute saja.
Keuntungan Bisnis Tour And Travel
Apa keuntungan bisnis tour and travel? apa keuntungannya besar? Jika anda tertarik untuk berkecimpung di bisnis ini tapi masih ragu, berikut ada 10 keuntungan yang bisa anda jadikan pertimbangan. Yuk kita baca ulasannya!
1. Tingkat Kebutuhan Hiburan Masyarakat Semakin Tinggi
Kebutuhan manusia akan wisata semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kebutuhan manusia akan wisata yang dahulu tergolong kebutuhan tersier, sekarang ini telah berubah menjadi kebutuhan sekunder bahkan primer. Semua lapisan masyarakat, baik lapisan atas, menengah dan lapisan bawah, semua butuh wisata atau liburan karena rutinitas yang melelahkan sehingga tidak heran jika berpergian menjadi sebuah kebutuhan bahkan trend masyarakat saat ini.
2. Tergolong Bisnis yang Tidak Ada Matinya
Bisnis tour and travel akan selalu ada dan tidak akan ada matinya. Mengapa? Karena dunia wisata atau liburan sudah menjadi kebutuhan wajib masyarakat. Kenyataan tersebut membuat banyak orang membutuhkan liburan yang frekuensinya sering dilakukan. Fakta ini diperkuat dengan adanya kenyataan bahwa selalu ada orang yang berpergian keluar negeri atau perjalanan domestik, maka bisnis ini akan selalu ada.
3. Pertumbuhan Ekonomi yang Membaik
Kalangan pelaku usaha menilai bahwa prospek sektor industri pariwisata di Indonesia sangat menjanjikan. Salah satu indikatornya adalah kestabilan perekonomian Indonesia yang terus tumbuh setiap tahun. Pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, jumlah masyarakat kelas menengah berubah menjadi golongan kelas atas. Sebagaimana kita ketahui, golongan masyarakat ini adalah konsumen dominan bagi bisnis tour and travel.
4. Gencarnya Pemerintah Mempromosikan Pariwisata
Potensi wisata Indonesia sangat banyak yang meliputi Sabang hingga Merauke. Setiap daerah di Indonesia mempunyai tempat wisatanya masing-masing, mulai dari wisata laut, pantai, peninggalan kebudayaan, tradisi kebudayaan, sampai pada even-even budaya tertentu. Di sisi lain, kekayaan, keanekaragaman tradisi dan budaya membuat daya tarik tersendiri bagi para wisatawan domestik maupun asing. Atas kenyataan itu, saat ini hampir semua daerah di Indonesia gencar melakukan promosi pariwisatanya untuk menarik lebih banyak wisatawan.
5. Tidak Perlu Stok Barang
Di dalam bisnis atau usaha tour & travel ini anda tidak perlu memikirkan modal yang lain atau kerugian yang akan datang, karena yang Anda jual hanya jasa sehingga Anda tidak perlu menyetok barang dagangan yang masa berlakunya singkat sehingga ada kemungkinan kadaluarsa atau tidak model lagi. Jikalau Anda rugi, kemungkinan besar rugi itu berupa waktu dan tenaga. Untuk kerugian uang ada kemungkinan jika pemasaran tidak efektif untuk menarik pelanggan wisata sehingga biaya perjalanan mungkin menjadi lebih mahal dari perkiraan.
6. Pasar yang Luas
Pertumbuhan industri pariwisata sangat diminati dari tahun ke tahun terutama Indonesia yang memiliki potensi keindahan alam yang tidak ada matinya. Pertumbuhan jumlah penduduk yang terus bertambah membuat sasaran industri pariwisata menjadi lebih luas dan terus bertambah setiap tahunnya. Selain itu, pasar industri ini semakin diminati sehingga jika populasi bertambah maka pertambahan wisatawan juga akan bertambah.
7. Minim Modal dan Minim Risiko
Dibandingkan Anda membuka bisnis lain, bisnis travel ini dianggap sebagai salah satu bisnis yang murah dan meriah. Hanya bermodalkan dana minimum sebesar 1 hingga 3 juta saja, Anda bisa memulai bisnis travel ini. Tidak perlu takut mencari tempat usaha, Anda bisa menjalankannya tanpa perlu menyewa lokasi jika usaha yang dibuat masih baru. Bahkan, Anda tetap bisa mengelola bisnis ini meski Anda sudah menjadi karyawan sebuah perusahaan. Sedangkan untuk risiko, hanya seputar komplen pelanggan jika mereka merasa tidak puas atau jika perjalanan mereka tidak sesuai dengan yang diharapkan.
8. Pertambahan Hal-Hal Pendukung Wisata
Saat ini kegiatan wisata semakin dilengkapi dengan hal-hal yang mendukung kegiatan wisata. Sebagai contoh, saat ini jumlah hotel atau penginapan semakin bertambah dan harganya bervariasi yang disesuai dengan kemampuan wisatawan. Jumlah restaurant atau tempat makan dengan berbagai variasi menu juga terus bertambah. Selain itu, pertambahan jumlah alat transportasi semakin mendukung kegiatan wisata sehingga wisatawan semakin mudah untuk bepergian mengunjungi tempat-tempat wisata.
9. Mobilitas Manusia Semakin Tinggi
Perpindahan manusia atau kebutuhan untuk bepergian ke berbagai tempat baik di dalam maupun di luar negeri sangat pesat dan berlangsung setiap hari. Penggunaan pesawat, kereta, dan kapal selalu dipadati oleh manusia. Terkadang, bepergian ke suatu tempat dengan alasan dinas atau tugas dari perusahaan dimanfaatkan oleh seseorang atau sekelompok orang untuk sekalian berwisata pada waktu luang sehingga hal ini sangat menguntungkan bagi para pengusaha travel atau wisata.
10. Potensi Keuntungan yang Besar
Semua bisnis dilakukan untuk mendapatkan keuntungan. Jika bisnis tidak menguntungkan maka bisnis itu tidak akan berlangsung lama. Usaha travel wisata ini dinilai dapat bertahan lama asalkan dikelola dengan baik. Jika usaha travel kita diminati oleh banyak orang maka keuntungan akan mengalir deras. Dengan modal yang tidak besar dan berbagai kreativitas kegiatan yang dapat dilakukan semakin meminimalisasi kerugian sehingga keuntungan besar akan didapatkan secara terus menerus.
Nah, di atas tadi sudah dijelaskan bagaimana cara memulai bisnis tour and travel, mengembangkannya sampai keuntungan yang bisa diperoleh jika anda bergelut di bidang tersebut. Jadi, jangan ragu untuk segera menjalankan bisnis! Untuk info lebih rinci lainnya tentang travel, anda bisa follow Instagram Cheria Travel @cheriaholiday atau berkunjung ke website Cheria Halal Holiday Tour & Travel. Bagi yang ingin belajar bisnis travel bisa menjadi mitra dan agen Cheria Wisata klik di sini.

