travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Wisata Religi di Pemakaman Baqi Madinah

Wisata Religi di Pemakaman Baqi Madinah


Pemakaman Baqi
Pemakaman Baqi

Mengunjungi kota Mekkah dan Madinah memang tidak jauh-jauh dari wisata religi. Semua orang berbondong-bondongingin beribadah jika diberi kesempatan untuk pergi ke kedua kota tersebut. Banyaknya orang yang beribadah membuat kedua kota ini terasa sangat suci, tentram, dan damai.

Di dalam Islam, ibadah tidak hanya sekedar shalat lima waktu. Berziarah kubur juga termasuk ibadah. Ibadah ini termasuk ibadah yang mulia di sisi Allah asalkan dikerjakan dengan benar, tidak berlebihan, dan tidak mengarah kepada kesesatan.

Ketika di Madinah anda bisa melakukan ziarah kubur di pemakaman Baqi. Pemakaman Baqi adalah sebuah pemakaman umum yang terletak tidak jauh dari Masjid Nabawi. Persisnya di sebelah tenggara Masjid Nabawi, sejauh 30 km. Anda yang sering bolak-balik ke Masjid Nabawi untuk beribadah, sesekali bisa jalan menyempatkan diri menuju pemakaman ini untuk berziarah.

Anda bisa berjalan kaki sekitar tiga sampai lima menit untuk menuju kesini. Dahulu, Pemakaman Baqi terletak di luar kota Madinah. Setelah Masjid Nabawi mengalami pengembangan dan perluasan, Pemakaman Baqi dipindahkan ke dalam area masjid, sampai saat ini.

Baqi berasal dari bahasa Arab yang artinya tanah yang luas dan ditumbuhi pepohonan. Pemakaman Baqi memiliki nama lain, yaitu Jannatul Baqi yang berarti taman surga, dan Baqi Al-Gharqad. Al-Gharqad adalah sejenis semak belukar yang tumbuh di daerah gurun (nama latin:Lycium shawii).

Sehingga Baqi Al-Gharqad adalah tanah luas yang banyak ditumbuhi oleh semak belukar Al-Gharqad. Dinamakan Baqi Al-Gharqad karena pada masa Nabi Muhammad sampai di Madinah setelah hijrah dari Mekkah, Beliau menemukan pemakaman Baqi merupakan tanah luas yang ditutupi oleh Al-Gharqad.

Pemakaman Baqi sudah ada semenjak kota Madinah masih bernama Yastrib. Pemakaman ini adalah pemakaman umum sehingga siapapun penduduk Madinah (pendatang maupun warga negara) yang meninggal dunia dapat dimakamkan disana. Tetapi saat ini, makam ini hanya dapat digunakan oleh penduduk asli Mekkah atau warga negara Saudi Arabia.

Makam ini sering diperbincangkan dan dikunjungi oleh para jamaah karena banyak keluarga dan para sahabat Nabi Muhammad serta para syuhada (pejuang Islam yang berjihad di Medan Perang) yang dimakamkan disini.

Selain karena hal tersebut, Nabi Muhammad juga sering berziarah disini terutama tahun-tahun terakhir sebelum Beliau tiada. Beliau juga pernah berjanji bahwa siapa saja yang meninggal di Madinah dan dimakamkan di Pemakaman Baqi, Beliau akan memberikan syafa’at (usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain).

Keluarga Rasulullah yang dimakamkan di pemakaman ini adalah Fatimah bin Muhammad, Hassan Ali bin Abu Thalib, Zain Abideen bin Hussain, Muhammad Baqir bin Zainul Abideen, Jafar as-Sadiq bin Muhammad Baqir, dan Abbas bin Abdul Muttalib.

Para sahabat Nabi Muhammad yang dimakamkan disini antara lain Utsman bin Affan, Abdullah bin Mas‘ud, Abdurrahman bin Auf, dan Saad bin Abu Waqqash. Utsman adalah orang pertama yang dimakamkan di sini.

Luas Pemakaman Baqi adalah 138.000 meter persegi. Pemakaman ini dibatasi oleh tembok setinggi 4meter. Tembok ini berada disekeliling makam dan dilengkapi dengan jeruji-jeruji besi. Pemakaman ini hanya memiliki satu gerbang utama untuk keluar masuk. Untuk memasuki pintu gerbang, anda harus menaiki beberapa anak tangga.

Di dekat pintu gerbang, tempat berziarah yang lebih tinggi sengaja dibangun agar para peziarah dapat melihat Pemakaman Baqi dari luar, tanpa harus masuk ke dalam area makam. Area dekat pintu gerbang lumayan hiruk-pikuk karena disana terdapat sebuah papan yang bertuliskan beberapa penjelasan tentang Makam Baqi.

Banyak orang yang berhenti untuk melihat papan tersebut. Di dalam area pemakaman terdapat jalur-jalur yang terbuat dari batu yang membagi pemakaman menjadi beberapa area. Para peziarah dapat berjalan dan berkeliling melalui jalur ini. Jam buka Pemakaman Baqi adalah setelah ibadah subuh hingga menjelang dzuhur.

Untuk jamaah laki-laki hanya ada beberapa waktu yang diperbolehkan untuk masuk ke dalam area makam. Sedangkan untuk jamaah perempuan, sama sekali tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam, kapanpun. Jamaah perempuan biasanya melihat pemakaman ini hanya dari luar, melalui pagar jeruji.

Bentuk pemakaman ini berbeda dengan pemakaman yang berada di Indonesia. Bila di Indonesia tanah yang digunakan untuk penguburan adalah tanah coklat, di pemakaman ini tanah yang digunakan adalah tanah berwarna coklat terang bercampur pasir khas daerah gurun.

Makam Baqi
Makam Baqi Hanya Ditandai Oleh Batu-batu

Berbeda juga dengan penggunaan nisan, bila di Indonesia satu kuburan ditandai oleh nisan batu atau kayu yang berisi nama, di makam Baqi hanya ditandai oleh batu-batu yang berukuran cukup besar.

Tanah satu  kuburan juga tidak secembung di Indonesia. Penggunaan batu (bukannya nisan) memang disengaja oleh pemerintah dan pengurus makam agar meminimalisir praktek-praktek syirik yang sering dilakukan masyarakat dengan tujuan meminta pertolongan kepada orang yang sudah meninggal tersebut.

Tetapi tidak adanya nisan yang disertai nama, membuat para jamaah kesulitan mencari kuburan orang-orang yang ingin mereka datangi. Para jamaah juga tidak bisa menanyakan hal ini kepada askar (sebutan untuk polisi di Arab) yang sedang bertugas disana, karena mereka hanya menjawab “tidak tahu” atau tidak menjawab sama sekali.

Mereka memang sengaja berbuat demikian karena tidak mau para jamaah berziarah secara berlebihan dan menjurus ke arah syirik.

Yuk, Tuniakan segera ibadah Umroh Anda bersama keluarga tercinta dengan Paket Umroh Reguler By GA Cheria Wisata. Untuk info detail hubungi segera Cheria Wisata ya...

Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.


» Thanks for reading Wisata Religi di Pemakaman Baqi Madinah