Bukan Sekadar Dongeng! Ini Nyata: Menjelajahi Arsitektur '1001 Malam' di Uzbekistan
Pernahkah Anda membayangkan berjalan di tengah latar film Aladdin? Di Uzbekistan, imajinasi itu menjadi nyata. Negeri ini bukan hanya tentang sejarah, tapi sebuah kanvas seni arsitektur Islam yang telah bertahan ratusan tahun di jantung Jalur Sutra (Silk Road).
Bagi Sahabat Cheria yang mencintai fotografi dan estetika, Uzbekistan adalah surga. Didominasi oleh warna biru turkis (turquoise), emas, dan warna pasir gurun, setiap sudut kota di sini bercerita.Inilah 3 lokasi "Wajib Foto" yang akan membuat feed media sosial Anda terlihat seperti lukisan hidup:
- The Registan Square (Samarkand): Jantungnya Jalur Sutra Jika ada satu tempat yang mendefinisikan kemegahan Uzbekistan, itulah Registan. Bayangkan berdiri di tengah alun-alun raksasa yang dikelilingi oleh tiga madrasah megah: Ulugh Beg, Sher-Dor, dan Tilya-Kori.
Keunikan: Fasad bangunannya dipenuhi mozaik keramik biru yang rumit dengan kaligrafi Al-Qur'an raksasa.
Momen Terbaik: Datanglah saat golden hour (sore hari). Sinar matahari senja akan memantul pada keramik biru dan kubah emasnya, menciptakan efek magis yang sulit dilukiskan kata-kata. Malam harinya, tata cahaya lampu sorot membuat bangunan ini tampak melayang.
- Kota Tua Bukhara & Menara Kalon: Saksi Bisu Genghis Khan Berbeda dengan Samarkand yang megah, Bukhara terasa lebih intimate dan kuno. Berjalan di lorong-lorong kota tuanya serasa kembali ke abad ke-10.
![]() |
| Kaylan Minaret |
Aktivitas: Berfoto di antara Trading Domes (kubah pasar kuno) sambil melihat pengrajin karpet dan pisau tradisional bekerja.
- Itchan Kala (Khiva): Museum Hidup di Tengah Gurun Khiva adalah definisi sesungguhnya dari "Negeri 1001 Malam". Area kota tuanya, Itchan Kala, dikelilingi tembok benteng lumpur raksasa yang masih utuh.
Vibe: Masuk ke sini seperti masuk ke mesin waktu. Tidak ada gedung modern yang merusak pemandangan.
Spot Foto: Kalta Minor Minaret, menara "gemuk" pendek yang seluruh permukaannya tertutup keramik biru dan hijau. Legenda mengatakan menara ini sengaja tidak diselesaikan pembangunannya, namun justru itulah yang membuatnya unik dan sangat instagenic.
.jpeg)
.jpeg)