Penyelenggara Program Haji Arbain Dan Non Arbain

Penyelenggara Program Haji Arbain Dan Non Arbain
Penyelenggara Program Haji Arbain Dan Non Arbain
Haji Arbain adalah Shalat fardhu sebanyak 40 kali di Masjid An-Nabawi Madinah tanpa terputus memang seringkali dikerjakan oleh jamaah haji kita. Sehingga setidak-tidaknya, mereka tinggal di Madinah saat haji selama 8 atau 9 hari. Dengan perhitungan, sehari akan shalat wajib sebanyak 5 kali dan selama 8 atau 9 hari akan tercukupi jumlah 40 kali shalat wajib tanpa terputus ( Haji Arbain )

Amalan haji arbain ini tentu saja sangat dianjurkan untuk dilakukan, karena buat apa kita datang jauh-jauh dari Indonesia, kalau sampai di kota Nabi malah tidak shalat di masjid tersebut, atau malah belanja atau jalan-jalan ke sana-kemari.

Dan seharusnya hal seperti itu tidak hanya dilakukan di Madinah saja, tetapi juga di mana pun, kita sebaiknya selalu shalat berjamaah di Masjid. Dan diupayakan tidak pernah terputus untuk mendapatkan haji arbain

Dari Anas bin Malik yang diriwayatkan secara marfu'' bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang shalat di masjidku (nabawi) sebanyak 40 kali shalat tidak terlewat satu kali pun, maka telah ditetapkan baginya kebebasan dari neraka, keselamatan dari adzab dan kemunafikan." (HR Ahmad dan At-Tabaranany)

Penyelenggara Biro Haji dan  Program Haji Arbain dan Non Arbain
Terima kasih telah membaca artikel tentang Penyelenggara Program Haji Arbain Dan Non Arbain di blog Cheria Wisata Informasi lebih lanjut silahkan hubung bagian marketing Cheri Wisata.

Artikel terbaru :

4 comments

Terima kasih telah memberikan komentar, kami akan respon secepatnya.

Cheria Tour Travel

Menyediakan Paket Umroh Plus dan Reguler Berangkat Setiap Pekan Dengan Pesawat Garuda Indonesia, Emirat, Turkish, Etihad dan Maskapai Ternama Lainnya.

Silahkan Menghubungi Kami Untuk Request Paket Wisata Halal

Dan Apakah mereka tidak Mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang sebelum mereka? orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. dan telah datang kepada mereka Rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak Berlaku zalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang Berlaku zalim kepada diri sendiri (QS Ar-Ruum [30] 9).