travel umroh dan haji dan tour muslim yang halal

Mesir Destinasi Pecinta Sejarah

Egyptian Museum Di Mesir Destinasi Wajib Pecinta Sejarah


Disinilah ribuan peninggalan Mesir bersemayam. Dari singasana emas para Firaun hingga mumi yang ditempatkan dalam kota-kotak bebas oksigen. Penjagaan ketat diberlakukan bagi semua pengunjung, selain harus melalui metal detector barang bawaan pun diperiksa dengan sangat teliti.

Museum Mesir ini terletak di jantung kota Kairo, secara tampilan memang tak semegah atau seindah museum terkenal lainnya seperti Louvre di Paris atau . British Museum di London. Namun bila menilik koleksinya, museum ini jauh lebih istimewa karena memiliki benda- benda yang tak ternilai harganya.

Egyptian Museum


Egyptian Museum - Kairo
Egyptian Museum

Karena itu, tempat ini juga dikenal dengan nama The Museum of Antiquities, karena ada ribuan artefak dari zaman Mesir Kuno hingga Kekaisaran Romawi tersimpan disini. Semua ditampilkan secara kronologis sehingga memudahkan pengunjung untuk memahami perubahan setiap era yang ditampilan.

Terdapat 107 ruang, dengan sedikitnya 60.000 benda dari rentang waktu 5.000 tahun. Hampir semua bagian dalam ruang ini disesaki artefak, mulai dari masa prasejarah hingga era Romawi. Namun sebagian besar koleksinya adalah benda-benda peninggalan para Firaun. Museum ini sekitar.

Koleksi Museum Mesir yang tak ternilai hyarganya


Koleksi Tutankhamun
Koleksi Tutankhamun

Di lantai dasar pengunjung akan dibawa melihat-lihat koleksi berdasarkan kronologi waktu, sementara berbagai koleksi di lantai atas dikelompokkan sesuai kategorinya. Seperti koleksi Tutankhamun , koleksi benda-benda kayu, patung dewa-dewa, juga koleksi mumi.

Koleksi yang paling fenomenal disini adalah harta karun peninggalan raja Tuthankhamen yang ditemukan oleh arkeolog Inggris, Howard Carter pada tahun 1922. Koleksi peninggalan raja termuda di mesir ini benar-benar sangat indah dan membuat mata silau, karena semua terbuat dari emas murni. Salah satu peninggalan firaun yang berkuasa pada usia sekitar 9 tahun ini adalah peti jenazah dari emas seberat 110 kg. Tetapi yang selalu jadi incaran para wisatawan untuk berfoto adalah patung kepala King Tut.

Ya, di museum ini ada ruang khusus yang berisi koleksi mumi, satu kamar berisi 11 mumi dan satunya lagi 12 mumi namanya Royal Mummies Room. Selain itu, dikenakan biaya sekitar Rp 300 ribu untuk pengunjung yang ingin menikmatinya.

Peninggalan Firaun Tuthankhamen


Kamar khusus ini dilengkapi dengan alat elektronik untuk mengamati para pengunjung, juga pintu kaca anti peluru. Sementara suhu kamar dibuat dengan tingkat kelembaban antara 19 dan 20 derajat Celcius, serta penerangan yang remang-remang agar mumi yang ditempatkan di dalam kotak kaca bening tersebut tak cepat lapuk.

Mumi di ruang ini ditemukan dari beberapa lokasi, ada mumi Ramses II, raja yang paling terkenal dimasanya. Dengan tangan yang bersilang di dada, firaun ini konon meninggal diracun dalam usia 60 tahun. Juga terdapat mumi Ramses IV, mumi pendeta Amun, (penguasa Mesir selatan), juga mumi Ratu Hatshepsus dan Ratu Ahmose Meritamun.

Bila merunut sejarahnya, museum yang didirikan Auguste Mariette pada akhir abad 19 ini semula berlokasi di Boulaq, namun kemudian pada 1891 dipindahkan ke istana Ismail Pasha di Giza. Baru pada 1902 arsitek Marcel Dourgnon berhasil merancang gedung bergaya neoklasik ini yang menjadikannya museum pertama di dunia.

Yang jelas, sebagai museum dengan koleksi terlengkap di Mesir, jangan pernah lewatkan kesempatan untuk mengunjunginya. Yuk liburan ke Mesir dengan Paket Umroh Plus Mesir bersama Cheria Halal Wisata.



Salam +Cheria Halal Wisata Tour Travel, Jika berminat hubungi segera cs kami.

» Thanks for reading Mesir Destinasi Pecinta Sejarah