Menjelajahi Kota Bukhara Yang Legendaris | Cheria Holiday Menjelajahi Kota Bukhara Yang Legendaris

Menjelajahi Kota Bukhara Yang Legendaris


Bukhara merupakan sebuah kota yang memiliki sejarah panjang di uzbekistan. Kota terbesar kelima di negara ini, Bukhara juga memiliki arti penting bagi umat Islam khususnya karena dari tempat inilah lahir seorang ulama besar yang menyusun kitab hadist Shahih Bukhari.

Anda akan sangat terkesan jika melakukan Travel halal ke kota ini, karena Bukhara adalah museum kota, dengan sekitar 140 monumen arsitektur. Orang-orang telah mendiami wilayah sekitar Bukhara selama setidaknya lima ribu tahun, dan kota itu telah ada selama setengah dari waktu itu. Bahasa ibu mayoritas orang Bukhara adalah Tajik. Terletak di Jalur Sutra, kota ini telah lama menjadi pusat perdagangan, beasiswa, budaya, dan agama. UNESCO telah mendaftarkan pusat bersejarah Bukhara (yang berisi banyak masjid dan madrasah) sebagai Situs Warisan Dunia.

Kota Bukhara menyimpan banyak arsitektur peninggalan masa lampau yang tetap lestari sampai saat ini dan dapat di lihat dalam perjalanan Wisata Halal Anda, beberapa bangunan Arsitektur kota yang masih terjaga :

Masjid dan Menara Kalyan. Masjid Kalân (Masjid-i Kalân), bisa dibilang selesai pada 1514, Masjid ini mampu menampung dua belas ribu orang. Masjid Kalyan terdiri dari Dua ratus delapan puluh delapan tiang monumental berfungsi sebagai pendukung untuk atap multi-kubah galeri yang mengelilingi halaman Masjid. Sedang Menara Kaylan juga dikenal sebagai Menara Maut, sebagaimana menurut legenda itu adalah situs di mana penjahat dieksekusi dengan dibuang dari atas selama berabad-abad. Menara ini merupakan bagian yang paling terkenal dari ansambel, dan mendominasi pusat sejarah kota. Peran menara sebagian besar untuk tujuan tradisional dan dekoratif  dimensinya melebihi batas fungsi utama menara, yang adalah untuk memberikan titik pandang dari mana muazin dapat memanggil orang untuk Sholat. 

Mir-i Arab Madrassah (1535–1536). Pembangunan Madrasah Mir-i-Arab (Miri Arab Madrasah) dianggap berasal dari Sheikh Abdullah Yamani dari Yaman — disebut Mir-i-Arab — guru spiritual Ubaidullah-khan dan putranya Abdul-Aziz-khan. Ubaidullah-khan berhasil mengalahkan Iran dan mendapatkan tebusan yang besar untuk membangun bangunan ini. Di tengah lemari besi (gurhana) di Mir-i-Arab Madrasah terletak makam kayu Ubaidullah-khan. Di kepalanya terbungkus cetakan mentornya, Mir-i-Arab. Muhammad Kasim, mudarris (guru senior) dari madrasah (meninggal pada 1047 hijra) juga dimakamkan di dekat sini. Portal Miri Arab

The Lab-i Hauz (atau Lab-e hauz, Persia: لب حوض, artinya kolam) Ensemble (1568–1622) adalah nama daerah di sekitar salah satu dari sedikit hauz yang tersisa, atau kolam, di kota Bukhara. Kolam bertindak sebagai sumber air utama kota. Lab-i Hauz merupakan pusat dari ansambel arsitektur yang berasal dari abad ke 16 hingga 17. Ansambel Lab-i Hauz terdiri dari Madrasah Kukeldash abad ke-16, yang terbesar di kota, di sepanjang sisi utara kolam. Di sisi timur dan barat kolam terdapat rumah penginapan abad ke-17 untuk sufi keliling, dan madrasah abad ke-17.  Pada kompleks ini juga terdapat  patung logam Nasruddin Hodja, pria yang cerdas dan berhati hangat, merupakan legenda bagi anak – anak di kawasan Asia tengah.

Kompleks Arsitektur Bahoutdin adalah nekropolis yang memperingati Syaikh Baha-ud-Din atau Bohoutdin, pendiri tatanan Naqshbandi. Kompleks ini meliputi dahma (batu nisan) Bahoutdin, masjid Khakim Kushbegi, masjid Muzaffarkan, dan khanqah Abdul-Lazizkhan. Situs ini terdaftar pada daftar tentatif Situs Warisan Dunia UNESCO pada 18 Januari 2008.

Beberapa bangunan lainnya seperti mauseleum Chasma Ayud dan Mausoleum Ismail Samani, merupakan kompleks pemakaman pada abad ke 9 -10, yang merupakan makam pendiri dinasti Samanid Persia. Situs ini unik karena gaya arsitekturnya yang menggabungkan motif Zoroaster dan Islam. Terdapat juga makam ayah pendiri Pakistan, Muhammad Ali Jinnah, yang dikenal sebagai Mazar-e-Quaid di Karachi, dimodelkan setelah kuil

Beberapa bangunan Masjid peninggalan kebesaran kota Bukhara dapat Anda saksikan seperti masjid Masjid Magok-i-Attari, Masjid Mir Sayyid Ali Hamadani Syaikh pelindung lembah Khasmir, Char Minor (secara alternatif dieja Chor Minor, dan juga dikenal sebagai Madrasah Khalif Niyaz-kul) adalah sebuah bangunan yang terletak di jalur timur laut kompleks Lyabi Hauz. Struktur ini dibangun oleh Khalif Niyaz-kul.

Yuk ikut merasakan serunya WISATA HALAL bersama CHERIA HOLIDAY. Waktu shalat terjaga dan menu makanan terjamin halal.
DAFTAR DARI SEKARANG ! Sebab seat terbatas dan cepat penuh, jangan sampai Anda kehabisan seat tahun ini !

Hubungi kami sekarang di :
📞 021 7900 216
📞 021 7900 201
📞 021 7900 218

FOLLOW IG kami di ➡️ @cheriaholiday


» Thanks for reading Menjelajahi Kota Bukhara Yang Legendaris

0 Response to "Menjelajahi Kota Bukhara Yang Legendaris "

Posting Komentar

Terima kasih telah memberikan komentar, kami akan respon secepatnya.