Apa Ada Masjid di Korea Utara? Ini Wujudnya!
Sebagai negara yang dikenal dengan ideologi komunisnya yang ketat, membuat orang sering bertanya-tanya apakah ada masjid di Korea Utara? Ternyata jawabannya ada, loh.
Keberadaan masjid ini menjadi simbol keberagaman di tengah masyarakat Korea Utara yang mayoritas non-Muslim, bahkan banyak yang tidak beragama (atheis).
Mari kita ulas tuntas Masjid Ar-Rahmah, satu-satunya masjid di Korea Utara yang masih berdiri hingga saat ini. Mulai dari arsitekturnya yang indah, hingga kisah di balik pembangunan bangunan suci ini.
Berapa Persen Orang Islam di Korea Utara?
Memperkirakan jumlah umat Islam di Korea Utara cukup sulit karena keterbatasan data dan kontrol ketat pemerintah terhadap informasi. Namun, diperkirakan jumlah Muslim di sana jauh kurang dari 1% dari total populasi.
Sebagian besar umat Islam di negara ini diperkirakan adalah diplomat, pekerja asing, dan keluarga mereka yang berasal dari negara-negara Muslim.
Ar-Rahman, Satu-Satunya Masjid di Korea Utara
Masjid Ar-rahman adalah masjid pertama dan satu-satunya di Korea Utara, yang didirikan pada tahun 2013 atas prakarsa pemerintah Iran. Masjid ini terletak di lingkungan Kedutaan Besar Iran di Pyongyang.
Dibangun dengan arsitektur Persia yang indah, masjid ini menjadi tempat ibadah bagi komunitas Muslim di sana, yang sebagian besar terdiri dari diplomat dan pekerja asing.
Jauh sebelum bangunan suci ini berdiri, keberadaan Islam di Korea Utara masih terbilang samar. Sejarah mencatat bahwa Islam pertama kali masuk ke Korea pada abad ke-10 melalui jalur perdagangan.
Namun, pengaruhnya tidak begitu signifikan hingga abad ke-20, ketika beberapa Muslim Korea belajar di Timur Tengah dan kembali ke negaranya.
Apa saja kegiatan yang diselenggarakan di sini, antara lain:
- Berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat Islam di Pyongyang, terutama diplomat dan pekerja asing.
- Buka untuk sholat lima waktu, sholat Jumat, dan kegiatan keagamaan lainnya seperti Ramadhan dan Idul Fitri.
- Dikelola oleh komunitas Muslim di Pyongyang dengan dibantu oleh staf dari Kedutaan Besar Iran.
Akses informasi lengkap tentang kegiatan di dalam masjid ini masih terbatas, sehingga tidak banyak publik yang tahu.
Apakah Ada Suara Adzan di Korea Utara?
Adanya suara adzan di Korea Utara masih belum bisa dipastikan. Informasi yang tersedia masih terbatas dan terkesan terfragmentasi, sehingga sulit untuk memastikan secara pasti apakah adzan dikumandangkan di sana.
Meskipun begitu, keberadaan Masjid Ar-rahman memungkinkan adanya suara adzan setiap tiba waktu sholat.
Aturan yang Perlu Diperhatikan Saat Berkunjung
Seperti yang sudah diketahui, Korea Utara merupakan negara yang sangat ketat dan taat pada peraturan, termasuk saat berkunjung ke tempat-tempat yang ada di sana. Berikut adalah beberapa aturan yang ada di Masjid Ar-Rahman:
- Pengunjung wajib mengenakan pakaian yang sopan.
- Pengunjung harus menjaga ketenangan dan kesopanan di dalam masjid (dilarang berbicara keras, berlari, atau bermain-main)
- Dilarang mengambil foto di dalam masjid tanpa izin.
- Dilarang membawa makanan dan minuman ke dalam masjid, merokok, dan membawa hewan peliharaan yang tidak diperbolehkan.
Aturan-aturan tersebut hanya sebagian kecil dari peraturan yang ada. Jadi, jika Anda berkunjung ke sana, sebaiknya patuhi setiap aturan yang ada dan jangan melakukan hal yang dilarang.
Jelajahi Paket Wisata Murah dari Cheria Halal Holiday! Jadikan Liburan Keluarga Anda Tak Terlupakan. Yuk, Mulai Rencanakan Liburan Anda Sekarang!"
Dengan Cheria Halal Holiday Tour & Travel, Anda dapat berlibur dengan tenang, karena kami mengutamakan wisata dengan makanan halal, salat terjaga dengan para tour leader berpengalaman yang ramah. Segera pesan paket wisata murah Cheria dan buat momen bahagia bersama keluarga menjadi kenangan tak terlupakan! Follow instagram Cheria @cheriaholiday
Untuk kontak & tanya paket tour atau bermitra dengan Cheria, bisa disini.