Asyiknya Menjelajahi Wisata Sejarah Di Kyoto | Cheria Holiday Asyiknya Menjelajahi Wisata Sejarah Di Kyoto

Asyiknya Menjelajahi Wisata Sejarah Di Kyoto


Kyoto pernah berfungsi sebagai ibukota Jepang, merupakan tempat kediaman kaisar dari tahun 794 sampai dengan tahun 1868, kini Kyoto tidak lagi menjadi Ibukota Negara Jepang namun Kyoto telah menjadi salah satu kota terbesar di jepang dan memiliki sejarah yang sangat berharga. Di Kota ini Anda dapat melakukan Wisata Halal dengan mengunjungi bangunan bersejarah yang tetap berdiri dikota ini. 

Ada dua bangunan bersejarah yang menjadi ikon kota Kyoto yaitu Kuil Kiyomizudera di Timur Kyoto dan Kuil Fushimi Inari yang terletak di Kyoto bagian Selatan. Kiyomizudera yang berati "Kuil Air Murni" adalah salah satu kuil paling terkenal di Jepang. Didirikan pada 780 di situs Air Terjun Otowa di bukit berhutan di sebelah timur Kyoto, dan mendapatkan namanya dari air murni musim gugur. Kuil ini awalnya dikaitkan dengan sekte Hosso, salah satu sekolah tertua dalam Buddhisme Jepang. Pada tahun 1994, kuil ini ditambahkan ke daftar situs warisan dunia UNESCO.

Kiyomizudera terkenal karena panggung kayunya yang menonjol keluar dari aula utamanya, 13 meter di atas lereng bukit di bawahnya. Aula utama, yang bersama-sama dengan panggung dibangun tanpa menggunakan paku. Dari sini Anda akan melihat pemandangan kota kyoto dan pohon-pohon cery dan maple yang akan bermekaran indah pada musim semi.

Di belakang aula utama Kiyomizudera berdiri Jishu Shrine, sebuah kuil yang didedikasikan untuk dewa cinta dan perjodohan. Di depan kuil adalah dua batu, ditempatkan terpisah 18 meter. Jika Anda berhasil melewati  jalan dari satu batu ke lainnya dengan mata tertutup akan membawa anda pada keberuntungan dan menemukan cinta, jika anda memakai pembimbing maka berarti cinta Anda pun perlu perantara baru berhasil.

Pada dasar aula utama Kiyomizudera terdapat Air Terjun Otowa yang alirannya terbagi menjadi tiga aliran yang terpisah, Anda dapat minum air dari aliran tersebut yang menurut legenda masing masing berarti  umur panjang, kesuksesan di sekolah dan kehidupan cinta yang beruntung. Namun, minum dari ketiga aliran dianggap serakah.

Struktur lain di halaman kuil yang luas termasuk Okunoin Hall, yang menyerupai aula utama dalam skala yang lebih kecil dan juga memiliki panggung. Di dekat Okunoin terdapat aula yang didedikasikan untuk Buddha Shaka dan Buddha Amida, serta aula kecil dengan hampir 200 patung batu Jizo, pelindung anak-anak dan pelancong. Pagoda Koyasu bertingkat tiga berdiri di antara pohon-pohon di ujung selatan ujung kuil, dan kunjungan dikatakan membawa kelahiran yang mudah dan aman.

Sedangkan bila melakukan Travel Halal ke sebelah selatan Kyoto berdiri Kuil Fushimi Inari yang merupakan kuil Shinto yang didedikasikan untuk Inari, dewa padi Shinto.  Kuil ini terkenal dengan ribuan gerbang torii vermilion, yang mengangkangi jaringan jalan setapak di belakang bangunan utamanya. Jalan setapak mengarah ke hutan kayu dari Gunung Inari yang suci, yang berdiri pada ketinggian 233 meter dan menjadi milik pekarangan kuil. Kuil Fushimi Inari memiliki sejarah yang sangat tua, mendahului kepindahan ibukota ke Kyoto pada 794.
Anda dapat menjelahi jalur gunung untuk sampai ke kuil dari sana anda akan menemukan Gerbang Romon yang dibangun oleh Pemimpin terkenal Toyotomi Hideyoshi pada tahun 1589 Di belakang berdiri aula utama kuil (honden) di mana pengunjung harus menghormati dewa penduduk dengan membuat persembahan kecil.

Di bagian paling belakang halaman utama kuil adalah pintu masuk ke jalur pendakian yang tertutup gerbang torii, yang dimulai dengan dua deretan gerbang paralel yang disebut Senbon Torii ("ribuan gerbang torii"). Gerbang torii di sepanjang jalur adalah sumbangan oleh perorangan dan perusahaan, dan Anda akan menemukan nama donatur dan tanggal donasi yang tertulis di bagian belakang setiap gerbang. Biaya mulai sekitar 400.000 yen untuk gerbang berukuran kecil dan meningkat menjadi lebih dari satu juta yen untuk gerbang besar.

Pendakian ke puncak gunung dan kembali membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam, namun, pengunjung bebas berjalan sejauh yang mereka inginkan sebelum kembali. Sepanjang jalan, ada beberapa tempat suci yang lebih kecil dengan tumpukan gerbang torii mini yang disumbangkan oleh pengunjung dengan anggaran lebih kecil.  

Setelah sekitar 30-45 menit pendakian dan penurunan bertahap dalam kepadatan gerbang torii, pengunjung akan mencapai persimpangan Yotsutsuji kira-kira setengah jalan ke atas gunung, di mana beberapa pemandangan indah ke Kyoto dapat dinikmati. 

Yuk ikut merasakan serunya WISATA HALAL bersama CHERIA HOLIDAY. Waktu shalat terjaga dan menu makanan terjamin halal.
DAFTAR DARI SEKARANG ! Sebab seat terbatas dan cepat penuh, jangan sampai Anda kehabisan seat tahun ini !

Hubungi kami sekarang di :
📞 021 7900 216
📞 021 7900 201
📞 021 7900 218

FOLLOW IG kami di ➡️ @cheriaholiday


» Thanks for reading Asyiknya Menjelajahi Wisata Sejarah Di Kyoto

0 Response to "Asyiknya Menjelajahi Wisata Sejarah Di Kyoto"

Posting Komentar

Terima kasih telah memberikan komentar, kami akan respon secepatnya.